5 Skill yang Dibutuhkan oleh Seorang Mahasiswa

DEPOKPOS – Mahasiswa biasanya dinilai memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi, kecerdasan dalam berpikir, serta perencanaannya dalam bertindak. Maka dari itu, berpikir kritis dan bertindak secara cepat serta tepat menjadi sifat yang cenderung melekat pada diri setiap mahasiswa.

Untuk itu memperbanyak reverensi pengalaman, pertemanan, kegagalan, rasa sakit, dan menikmati proses adalah hal yang manis untuk dikenang jika kita memaksimalkan waktu dengan mempersiapkan diri dengan skill-skill yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan perkuliahan.

Oleh karena itu, penting untuk memiliki berbagai skill agar bisa menjalani dunia perkampusan dengan lancar. Apa saja skill tersebut?

Berikut, 5 skill yang di butuhkan oleh seorang mahasiswa.

Manajemen Waktu

Saat perkuliahan kita akan sibuk dengan organisasi, UKM, kepanitiaan, maupun tugas kampus. Belum lagi harus bagi waktu untuk refreshing, bermain dengan teman misalnya. Dengan begitu, kita harus bisa membagi waktu dengan baik.

Caranya adalah dengan mengetahui prioritasmu. Misalnya, jika kita punya tugas yang harus dikumpulkan besok, maka kerjakan itu dulu sebelum mengerjakan kegiatan lainnya yang masih bisa dikerjakan lain hari.

Persistence dan konsisten

Memutuskan untuk berubah dan optimis dengan perubahan itu adalah hal yang gampang. Yang justru sulit adalah konsisten.

Nah dalam perjalanan sebagai mahasiswa / saat kita mengejar target tentu turun naik semangat akan terjadi dan percaya itu adalah hal yang wajar, seperti ngerasa capek dan demotivated. Maka ambil dulu waktu nya dan alirkan dulu energi nya karena hidup ini perjalanan bukan perlombaan.

Nah menariknya persistence dan konsisten ini akan membuat dan memaksa kita untuk keep doing dan keep moving yaitu tetap bergerak dan berusaha. 1% per day is super best solution.

Mau beradaptasi dengan perubahan

Maka memastikan bahwa kita adatif dan relate dengan perkembangan zaman, mulai dari apa yang dibicarakan, strategi yang gunakan, cara yang kita pakai adalah sebuah keharusan dan selama kita masih memegang standar nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.

Salah satu cara agar kita tetap adatif dan relate semasa kita kuliah adalah dengan cara:

  • Bergabung organisasi
  • Ikut komunitas
  • Menjadi sukarelawan
  • Ikut perbincangan baik internal maupun eksternal kampus

Misalnya ketika angkatan kita membuka seleksi Hima/bahkan di tingkat keluarga kita, maka segera lekatkan diri dengan tanggung jawab, karena dari sini akan memaksa diri kita untuk bertemu dan menemukan masalah dan dari masalah ini kita akan berproses untuk mencari solusinya.

Saat solusi ini di eksekusi itu bisa jadi kita akan gagal, kecewa, sedih dan marah, namun justru proses ini yang membuat kita tetap relate sehingga memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dengan perubahan yang terjadi & tanpa kita sadari soft skill komunikasi, bernegosiasi, memimpin semua akan terinstal dengan sendirinya di dalam diri kita.

Bekerja sama

Soft skill berikutnya yang harus kamu punya adalah dapat bekerja sama. di perkuliahan sebagian besar kita akan menerima banyak sekali tugas atau project yang dilakukan secara kelompok.

Dengan begitu, kita harus bisa menerima pemikiran atau saran dari teman sekelompok. jika ada tugas kelompok di kuliah, manfaatkan kesempatan ini untuk melatih kemampuan dalam bekerja bersama tim. Nantinya skill ini akan sangat berguna ketika kita terjun di dunia kerja.

  • Sosial emphaty
  • Kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang
  • Membaca apa yang publik rasa
  • Memposisikan diri menjadi mereka

Melawan arus bukan menjadi pemberontak. Karena, segala sesuatu harus ada Senin dan caranya..

The best way to practice sosial emphaty

  • Take responsibility
  • Be part of changes

Minimal untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, bahkan Indonesia.
Akumulasi perubahan kecil setiap hari atau partikel kecil perubahan pada hati dan pikiran.

Hurul Aini Asofa Marwah

Pos terkait