Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras menegaskan jajarannya akan mengawasi dengan sangat ketat pelaksanaan program MBG
DEPOK – Mengantisipasi terjadinya kasus keracunan pada anak seperti yang terjadi di beberapa daerah, Polres Metro Depok mengambil langkah serius untuk memastikan program makan bergizi gratis (MBG) berjalan tanpa menimbulkan dampak serius.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras menegaskan jajarannya akan mengawasi dengan sangat ketat pelaksanaan program MBG.
Pernyataan itu ditegaskannya pada saat peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Pondok Terong, Pancoran Mas, Depok, Rabu (6/8/2025).
“Arahan dari Bapak Kapolri, kita wajib antisipasi dan pastikan makanan aman,” tegas Abdul Waras.
Pembangunan SPPG ini menjadi bagian penting dari program MBG nasional yang dilaksanakan di 205 lokasi se-Indonesia. Polres Depok sendiri dipercaya membangun dua lokasi dapur bersama, yaitu di Pondok Terong dan Tajur Halang.
Abdul Waras menekankan, dapur yang dibangun harus mampu menjangkau sekolah-sekolah sekitar secara aman dan efisien, dengan distribusi makanan yang memperhatikan jarak tempuh dan higienitas.
“Distribusi makanan tidak boleh sembarangan. Jarak dan waktu tempuh ke sekolah harus diperhatikan,” katanya.
Untuk menjaga keamanan makanan, Polri akan menurunkan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokes) sebagai bagian dari pengawasan lintas sektor. Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN), TNI, dan pemerintah daerah akan turut mengawal seluruh proses distribusi makanan.
“Ini soal masa depan anak-anak kita. Kita tidak boleh main-main,” ujar Abdul Waras.
Sekitar 3.000 hingga 3.500 siswa dari sekolah-sekolah di sekitar Pondok Terong akan menjadi penerima manfaat program MBG ini. Semua tahapan distribusi akan dikawal tim gabungan agar terhindar dari risiko kontaminasi makanan.
Program MBG merupakan inisiatif Presiden prabowo Subianto untuk mengatasi stunting dan mendukung terwujudnya generasi emas 2045. Abdul Waras berharap dengan sistem pengawasan ketat, tidak akan ada lagi kejadian siswa keracunan akibat makanan gratis.