Kelompok 69 FISIP Bakti Desa Universitas Brawijaya Terapkan Edukasi Kepada Kelompok Ibu-ibu PKK Melalui Sosialisasi Tumbuh Kembang Anak Lewat Kalender Informatif

Desa Kebobang, 10 Juli 2025 – Kelompok FISIP Bakti Desa (FBD) 69 Universitas Brawijaya telah melaksanakan pengabdian terhadap Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dalam rangka meningkatkan perhatian dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, Ibu-Ibu PKK Desa Kebobang kini didukung dengan hadirnya kalender informatif hari anak. Kalender ini menjadi alat edukasi penting yang memberikan informasi terkait hak-hak anak, perkembangan anak, dan kegiatan positif yang dapat mendukung masa depan buah hati.

Kalender informatif hari anak ini mengandung panduan lengkap untuk para ibu, mulai dari tahap kehamilan, masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), hingga pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Melalui kalender ini, para Ibu PKK dapat lebih mudah memantau dan memastikan tumbuh kembang anak secara optimal, serta mengisi kegiatan yang mendukung kesehatan dan edukasi anak. Dilengkapi dengan jadwal harian yang mendukung kegiatan anak bersama Ibu. Ketua PKK, Ibu Rini, juga mendukung adanya kalender informatif yang dapat diakses oleh ibu-ibu PKK ini secara mudah.

Selain memberikan informasi yang mudah dipahami, kalender ini juga mengandung pesan-pesan motivasi dan anjuran untuk menjaga hak anak serta mengoptimalkan peran ibu dalam pengasuhan. Hal ini sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2025, yaitu “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, yang mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya kelompok Ibu-Ibu PKK sebagai pilar keluarga untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak demi masa depan bangsa.

Sebagai bagian dari sinergi pemberdayaan keluarga, Ibu-Ibu PKK Desa Kebobang menggelar pertemuan rutin yang sekaligus menyosialisasikan penggunaan kalender ini agar menjadi panduan nyata dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak desa. Melalui langkah ini, diharapkan peringatan Hari Anak tidak hanya menjadi momen seremonial, tetapi juga sebagai pengingat komitmen bersama dalam memastikan setiap anak di Desa Kebobang tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia.

Pos terkait