Menguatkan Ketsiqahan dan Menyebarkaan Keshahihan melalui Pendidikan dan Komunikasi

DEPOKPOS – Beberapa tahun terkahir, maraknya berita berita yang di sebarkan oleh ognum ognum tidak bertanggung jawab mencemari cara pandang masyarkat terlebih lagi kaum remaja. Apakah hal ini merupakan salah satu ciri-ciri masyarakat tidak bisa mengaplikasikan etika pendidikan dengan baik?

Apa sebenarnya arti dari pendidikan dan apa hubungan nya dengan komunikasi sehingga pendidikan sering dikaitkan sebagai salah satu faktor penting bagi manusia sebagai perisai untuk menyikapi segala informasi dengan rasional dan ilmu dasar yang baik.

Bacaan Lainnya

Pendidikan dan komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat ketsiqahan sebuah argumen atau pesan yang disampaikan. Ketika kita mampu menyebarkan keshahihan melalui pendidikan yang berkualitas dan komunikasi yang efektif kita turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang penuh informasi yang benar dan terpercaya (tsiqah).

Pendidikan adalah proses pembelajaran penyampaian pengetahuan dan nilai-nilai dari seorang guru atau lembaga pendidikan kepada siswa. Sedangkan komunikasi adalah proses penyampaian dan pertukaran informasi yang melibatkan pengirim dan penerima pesan.

Pendidikan adalah proses pengembangan diri manusia menjadi lebih baik melalui proses belajar. (Anugrah Dwi:2023) mengatakan bahwa pendidikan merupakan kunci untuk meraih kesuksesan di masa depan dan memiliki banyak kemungkinan dalam kehidupan.

Kita tau bahwa pendidikan dapat mengembangkan kepribadian, pikiran, dan keterampilan sosial seseorang. Memperoleh pendidikan dibidang tertentu membantu orang berpikir, merasa dan berperilaku dengan cara berkontribusi pada kesuksesan mereka dan meningkatkan tidak hanya kepuasan pribadi, tetapi juga masyarakat. Hal ini juga untuk mempersiapkan pengalaman hidup. Pendidikan memiliki banyak manfaat seperti karir yang baik, posisi yang baik di masyarakat dan kepercayaan diri.

Pendidikan berperan penting yang dapat menjadi pengalaman belajar untuk memahami perspektif yang berbeda. Pendidikan memberi pengetahuan tentang dunia sekitar kita dan mengubahnya menjadi lebih baik. Selain itu peran pendidikan dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang, karena membuat seseorang sadar akan lingkungannya, serta bisa mengekspresikan pendapat dan berkomunikasi lebih baik.

Pikiran menjadi matang dengan pelatihan yang tepat dan seseorang dapat menilai mana yang benar dan mana yang salah. (Heru Widoyo:2023) dalam artikelnya memaparkan bahwa pendidikan memungkinkan orang untuk mencapai potensi penuh mereka sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.

Namun pendidikan saja tidak cukup. Komunikasi juga memegang peran penting dalam menyebarkan keshahihan. (Gantir:2021) memaparkan dalam jurnalnya bahwa kita hidup dalam era kemajuan informasi dan komunikasi.

Kemajuan untuk memudahkan orang berkomunikasi dan mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia. Media sosial dan platfrom digital telah menjadi ruang utama di mana informasi tersebar dan dipertukarkan dengan cepat.

Media informasi dan komunikasi menjadi sarana penghubung antarmanusia yang melintasi batas ruang dan waktu. Media sosial, sebagai salah satu perwujudan dari kemajuan itu, yang digunakan hampir oleh semua orang dari semua kategori usia, bukan hanya untuk tujuan yang positif melainkan juga untuk menyebarkan hal-hal negatif misalnya berita palsu atau hoax.

Hoax merupakan berita palsu yang dibuat dan disebarkan dengan sengaja untuk menipu atau menyesatkan orang lain. Unsur yang hadir dalam hoax adalah pemutarbalikan fakta, pemalsuan, dan penipuan. Hoax bisa tampil dalam dua wujud yaitu fitnah dan dusta.

Dalam era digital media sosial menjadi sumber informasi yang paling banyak diakses oleh masyarakat. Media sosial dan platform digital telah menjadi ruang utama dimana informasi tersebar dan dipertukarkan dengan cepat Oleh karena itu peran media sosial dalam memperkuat keshahihan (kebenaran) informasi sangatlah penting.

Pemerintah dan lembaga pendidikan juga berperan dalam memperkuat ketsiqahan dan menyebarkan keshahihan melalui program-program yang relevan. Program-program literasi media dan literasi informasi harus diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan serta dilakukan secara terus menerus dengan mengikutsertakan semua pihak yang terlibat.

Komunikasi dalam pendidikan sangat berperan penting. Bahkan, sangat berpengaruh dalam ketsiqahan dan keshahihan. Komunikasi pada umumnya adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memberikan informasi dari satu tempat ke tempat lain. (Sabita Amanda:2022) Mengatakan bahwa dalam dunia pendidikan saat ini, komunikasi mendapatkan perhatian lebih karena dengan komunikasi yang baik, tujuan kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien dapat tercapai. Hal itulah yang menyebabkan bahwa saat ini, sering dikatakan bahwa tinggi rendahnya suatu mutu pendidikan dipengaruhi oleh komunikasi.

Dalam kesimpulannya pendidikan dan komunikasi yang efektif adalah kunci dalam memperkuat ketsiqahan dan menyebarkan keshahihan di era digital saat ini. Pendidikan kritis dan analitis dapat melatih individu dalam mengenali dan memahami informasi yang benar sedangkan komunikasi yang efektif dapat membantu menyebarkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.

Melalui upaya bersama dari individu pemerintah dan lembaga pendidikan, kita bisa membangun masyarakat yang lebih bertanggung jawab dalam menyebarkan kebenaran. Dengan demikian masyarakat akan memiliki kemampuan untuk menangkal fenomena disinformasi dan hoax yang dapat merusak persatuan serta kemajuan.

oleh : As’at Fika Umam
Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Pos terkait