<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adara Relief Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/adara-relief/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/adara-relief/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Sep 2025 23:26:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Adara Relief Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/adara-relief/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Adara Relief Internasional, Perwakilan Indonesia Selangkah Lagi Tembus Gaza</title>
		<link>https://jakpos.id/adara-relief-internasional-perwakilan-indonesia-selangkah-lagi-tembus-gaza/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 23:26:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Adara Relief]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91267</guid>

					<description><![CDATA[<p>TUNISIA &#8211; Perwakilan Adara Relief Internasional tiba di Bandara Carthage, Tunisia, pada Minggu (31/8). Bersama&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/adara-relief-internasional-perwakilan-indonesia-selangkah-lagi-tembus-gaza/">Adara Relief Internasional, Perwakilan Indonesia Selangkah Lagi Tembus Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>TUNISIA</strong> </a>&#8211; Perwakilan Adara Relief Internasional tiba di Bandara Carthage, Tunisia, pada Minggu (31/8). Bersama puluhan delegasi Indonesia lainnya Adara bergerak bersama dalam misi Global Sumud Flotilla. Agenda utama di Tunisia adalah mengikuti pelatihan selama empat hari sebelum berlayar menuju perairan Gaza. Maryam Rachmayani, Direktur Utama, dan Latifah Hariawati, Direktur Program dan Penyaluran mewakili Adara Relief Internasional dalam misi kemanusiaan kali ini.</p>
<p>“Kami berangkat membawa nama baik Indonesia. Kami mohon dukungan pemerintah Indonesia agar kami dapat mencapai tujuan. Jika pun terjadi sesuatu, kami berharap pemerintah memberikan bantuan diplomasi bagi kami. Mohon doa agar rombongan Indonesia berhasil membuka blokade Gaza, sehingga jalur bantuan dapat terbuka dan makanan, obat-obatan, serta air bersih bisa masuk,” ujar Maryam.</p>
<p>Sebelum keberangkatan menuju Tunisia pada Sabtu pekan lalu, Maryam telah bertolak ke Kuala Lumpur (24/8) menghadiri pelepasan Sumud Nusantara pelepasan ini diresmikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa, “Seperti Indonesia yang telah merdeka dari Belanda, dan Malaysia yang merdeka dari Inggris, maka Palestina juga bisa merdeka dari penjajahan.”</p>
<p>Pada pelepasan Sumud Nusantara, Maryam menegaskan bahwa, “Pemberangkatan kapal dalam program Sumud Nusantara ini sangat penting, program Sumud Nusantara merupakan bagian dari pembelaan kita untuk Gaza di mana akan berangkat kapal dari Tunisia ke Gaza.” Beliau juga mengingatkan bahwa, “Kita membela Palestina dengan segala cara, baik dengan donasi, edukasi, sosialisasi tentang Palestina, juga dengan fisik. Kita tunjukkan bahwa keberangkatan kita ke Gaza merupakan pembelaan kita kepada penduduk Gaza.”</p>
<p>Sebelumnya, perkumpulan sipil telah melakukan berbagai cara untuk menembus blokade Gaza melalui Global March To Gaza, Freedom Flotilla Coalition, Sumud Afrika Utara, Sumud Nusantara, hingga akhirnya bersatu di bawah Global Sumud Flotilla.</p>
<p>Global Sumud Flotilla merupakan koalisi sipil yang terdiri dari pekerja kemanusiaan, dokter, seniman, pengacara, jurnalis, influencer, hingga pelaut yang bergerak dengan kepercayan pada harkat dan martabat manusia serta memiliki semangat dalam satu nilai kemanusiaan.</p>
<p>Latifah menyatakan bahwa, “Dengan kondisi genosida dan kelaparan ekstrem yang terjadi saat ini upaya kita harus lebih besar. Baik melalui diplomasi, donasi, doa, aksi, serta boikot. Namun tugas terbesar adalah bagaimana membuka blokade serta menghentikan genosida. Global Sumud Flotilla merupakan ikhtiar nyata masyarakat dunia untuk membuka blokade di Gaza agar bantuan bisa masuk dengan optimal,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/adara-relief-internasional-perwakilan-indonesia-selangkah-lagi-tembus-gaza/">Adara Relief Internasional, Perwakilan Indonesia Selangkah Lagi Tembus Gaza</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/asset-2.tribunnews.com/jabar/foto/bank/images/1Adara-Relief-Internasional-Perwakilan-Indonesia-Selangkah-Lagi-Tembus-Gaza.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Adara Relief Luncurkan Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa</title>
		<link>https://jakpos.id/akselerasi-edukasi-adara-relief-luncurkan-gerakan-satu-rumah-satu-aqsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 04:14:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Adara Relief]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73931</guid>

					<description><![CDATA[<p>"Masjid Al-Aqsa sudah dijajah sejak 1967, tugas kita adalah berusaha agar masjid Al-Aqsa tetap berdiri dan membebaskannya dari tangan-tangan kotor Zionis Israel"</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/akselerasi-edukasi-adara-relief-luncurkan-gerakan-satu-rumah-satu-aqsa/">Adara Relief Luncurkan Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>&#8220;Masjid Al-Aqsa sudah dijajah sejak 1967, tugas kita adalah berusaha agar masjid Al-Aqsa tetap berdiri dan membebaskannya dari tangan-tangan kotor Zionis Israel&#8221;</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Dalam rangka percepatan edukasi mengenai Baitul Maqdis kepada umat Islam di Indonesia, Adara Relief international meluncurkan Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa. Bertempat di Balai Sidang Jakarta (JCC) Hall A, dalam perhelatan Islamic Book Fair Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa resmi diluncurkan (Rabu, 14/08).</p>
<p>&#8220;Melalui gerakan ini kami berharap rumah-rumah di Indonesia memajang gambar Al-Aqsa, agar muslim di Indonesia senantiasa mengingat masjid Al-Aqsa dan ingat pada perjuangan membebaskan Masjid Al-Aqsa dan memerdekakan Palestina.&#8221; jelas Maryam Rachmayani selaku Direktur Utama Adara Relief International mengenai gerakan Satu Rumah Satu Aqsa.</p>
<p>Gerakan ini merupakan upaya akselerasi edukasi mengenai Baitul Maqdis, Masjid Al-Aqsa dan Palestina. &#8220;Kita ketahui bersama sejak jatuhnya agresi 7 Oktober kemarin, perhatian masyarakat khususnya umat muslim untuk mengikuti berita terkini mengenai Palestina sangat besar. Namun seringkali kami temukan di lapangan bahwa tingginya perhatian ini belum disertai dengan pengetahuan yang baik terhadap Baitul Maqdis,&#8221; jelas Fitriyah Nur Fadilah selaku kepala divisi riset dan pengembangan Adara Relief International.<br />
&#8220;Masih banyak umat muslim yang mengira bahwa Masjid Al-Aqsa telah hancur. Mereka mengira Al-Aqsa berada di dalam Gaza. Ada pula fakta yang masih sering kami temukan di media sosial tentang umat muslim yang saling berselisih membahas apakah Al-Aqsa yang berkubah emas atau berkubah perak. Di sinilah Adara mengambil peran untuk mengakselerasi pengetahuan dasar mengenai Baitul Maqdis,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Sekretaris Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta Husni Kamil mewakili IKAPI dan jajaran panitian Islamic Book Fair dalam penyerahan simbolis gerakan Satu Rumah Satu Aqsa pada kesempatan ini. Sepanjang kegiatan Islamic Book Fair yang diselenggarakan sejak 14-18 Agustus 2024, sekitar dua ribu eksemplar hiasan dinding Al-Aqsa telah tersebar kepada peserta pameran.</p>
<p>&#8220;Masjid Al-Aqsa sudah dijajah sejak 1967, tugas kita adalah berusaha agar masjid Al-Aqsa tetap berdiri dan membebaskannya dari tangan-tangan kotor Zionis Israel. Gerakan ini diharapkan menjadi salah satu upaya kita dalam membebaskan Masjid Al-Aqsa melalui upaya terkecil, dengan menghadirkannya di rumah-rumah kita,&#8221; ucap Hasanah Ubaidillah direktur program Adara Relief International</p>
<p>Sekitar 500 pengunjung Islamic Book Fair 2024 mengikuti peluncuran gerakan ini, “Satu gambar Al-Aqsa untuk satu rumah adalah awal dari gerakan ini. Selanjutkan kami menginisiasi agar gambar yang ada di rumah dapat dipublikasikan di media sosial dan mengajak muslim lainnya untuk turut serta dalam menyebarkan gerakan ini. Jadi gambar yang ada tidak hanya menjadi hiasan, tapi ia mampu membawa tujuan awalnya untuk mengingat perjuangan membebaskan Masjid Al-Aqsa,” pungkas Fitriyah.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/akselerasi-edukasi-adara-relief-luncurkan-gerakan-satu-rumah-satu-aqsa/">Adara Relief Luncurkan Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/asset-2.tstatic.net/jabar/foto/bank/images/Akselerasi-Edukasi-Adara-Luncurkan-Gerakan-Satu-Rumah-Satu-Aqsa.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>3000 Yatim Palestina Siap Diasuh Indonesia Melalui Adara</title>
		<link>https://jakpos.id/3000-yatim-palestina-siap-diasuh-indonesia-melalui-adara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2024 20:01:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Adara Relief]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=66129</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hingga bulan Februari 2024 sebanyak 1.895 yatim Palestina telah menerima manfaat setiap bulannya dari orang tua asuh Indonesia</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/3000-yatim-palestina-siap-diasuh-indonesia-melalui-adara/">3000 Yatim Palestina Siap Diasuh Indonesia Melalui Adara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Adara berharap sedikitnya 3.000 anak yatim Palestina dapat diasuh oleh Indonesia di sepanjang tahun 2024</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Program Dekap Yatim Palestina diinisiasi Adara sejak agresi yang terjadi pada bulan Mei 2021 lalu. Lebih dari 1.000 yatim telah diasuh oleh orang tua asuh Indonesia melalui Adara, angka ini terus bertambah seiring meningkatnya eskalasi penyerangan Israel ke Palestina.</p>
<p>Terhitung hingga bulan Februari 2024 sebanyak 1.895 yatim Palestina telah menerima manfaat setiap bulannya dari orang tua asuh Indonesia. Adara berharap sedikitnya 3.000 anak yatim Palestina dapat diasuh oleh Indonesia di sepanjang tahun 2024, dalam rilisnya pada Sabtu (02/03/2024).</p>
<p>Sejak 2008 Adara Relief International telah berkomitmen dalam menjalankan misi kemanusiaan khususnya untuk anak dan perempuan pada kawasan krisis kemanusiaan di dunia. Adara menjadikan Palestina sebagai salah satu fokus utama pemberian bantuan karena penjajahan dan blokade yang masih berlangsung di wilayah tersebut hingga saat ini.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen tersebut, tepat sepekan yang lalu pada tanggal 14-20 Februari 2024 tim penyaluran Adara baru saja bertolak ke kamp pengungsian Palestina di Turki Selatan. Tim yang beranggotakan Maryam Rachmayani selaku Direktur Utama, Indah Kurniati selaku Direktur Keuangan, Nurul Fitriani sebagai Ketua Divisi Penyaluran terjun langsung menyerahkan bantuan dari masyarakat Indonesia.</p>
<p>Turut membersamai penyaluran langsung tersebut dua orang perwakilan dari Komunitas Qur’an Peduli Palestina (KQPP) yang merupakan salah satu mitra komunitas Adara. Bantuan disalurkan dalam bentuk alas tidur dan pakaian hangat bagi para yatim di pengungsian Palestina.</p>
<p>“Di Indonesia yang beriklim tropis, tidak terbayangkan bahwa musim dingin dapat menjadi bencana kemanusiaan tersendiri, apalagi di wilayah pengungsian yang memiliki banyak keterbatasan. Namun saat penyaluran langsung seperti ini kami melihat dengan mata kepala kami sendiri bagaimana kondisi mengenaskan yang dialami anak-anak dan perempuan pengungsian, mereka harus tidur hanya bernaungkan tenda di musim dingin yang menusuk,” tutur Maryam Rachmayani menjelaskan situasi yang ia dapatkan di pengungsian.</p>
<p>“Adara percaya pada pentingnya peran anak dalam membangun sebuah peradaban. Inilah yang menjadi landasan bagi Adara untuk mengambil peran dalam mendidik anak-anak yatim di Palestina lewat program Dekap Yatim Palestina.” lanjut Maryam, “Adara berharap meski mereka harus kehilangan ayahnya akibat agresi, namun melalui program ini mereka dapat menjadi generasi gemilang yang akan membangun Palestina di masa mendatang.” pungkasnya.</p>
<p>Alhamdulillah, selama lebih dari dua tahun menjalankan program DYP, Adara mendapatkan banyak testimoni yang positif dari para anak asuh. Dima, salah satu yatim asuhan Adara menuturkan kisah hidupnya, “Aku dilahirkan di sebuah rumah yang sangat sederhana, bahkan tanpa pintu dan jendela. Aku baru berusia 3 tahun saat ayahku wafat akibat rudal yang ditembakkan Israel pada 2014. Namun allhamdulillah, Allah menambahkan keberkahan pada waktu dan pemahamanku, sehingga aku bisa menyelesaikan 30 juz hafalan Al-Quran di usia 12 tahun, selain itu aku juga sudah hafal ratusan hadits.”</p>
<p>“Aku juga memenangkan banyak perlombaan, dan nilai kelulusanku juga sangat memuaskan mencapai 96%. Aku persembahkan keberhasilanku ini pertama-tama untuk kedua orang tuaku, dan juga tentunya untuk orang tua asuhku di Indonesia. Setiap hari, aku berdoa agar Allah mengampuni dosaku, dosa kedua orang tuaku, orang tua asuhku di Indonesia, dan semua orang yang aku sayang,” tutup Dima.</p>
<p>Tahun 2023 telah menjadi tahun yang kelam bagi Palestina. Hampir 30.000 rakyat sipil telah terbunuh dalam kampanye genosida Israel atas Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober.</p>
<p>Jumlah korban anak terbunuh mencapai lebih dari 12.000 orang, dan sedikitnya 25.000 anak Gaza telah menjadi anak yatim baru karena kehilangan kedua orang tua ataupun ayah mereka. Hal ini menjadi penguat Adara untuk terus berkomitmen meningkatkan bantuan DYP.</p>
<p>Penyaluran program DYP mencakup bantuan secara utuh karena akan disalurkan dalam bentuk bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, dan asah bakat agar bantuan tak hanya bersifat sesaat namun juga berkelanjutan melalui peningkatan dapat meningkatkan kualitas hidup manusianya.</p>
<p>“Sumber daya manusia adalah modal utama perjuangan, menjadi jaminan keberlangsungan suatu bangsa. Kita pastikan anak-anak yatim Palestina ini memiliki kapasitas sebagai pelanjut generasi, pelindung Baitul Maqdis melalui program DYP,” ucap Hasanah Ubaidillah, Direktur Program Adara Relief International.</p>
<p>Menjalankan program DYP, Adara berperan sebagai implementor program sekaligus penghimpun bantuan dari para orang tua asuh Indonesia. Adara bekerja sama dengan relawan lokal di berbagai wilayah untuk menyalurkan secara tepat setiap bulan kepada yatim Palestina. Sementara itu secara berkala, orang tua asuh akan mendapatkan laporan penyaluran berupa dokumentasi yang akan dikirim secara personal atas pembiayaan yatim mereka.</p>
<p>“Orang tua asuh yang mendaftar merupakan warga negara Indonesia yang tinggal di dalam Indonesia dan dari berbagai belahan dunia lainnya,“ jelas Ana Rahmawati kepala divisi Jaringan dan Aliansi. “Saat ini terdapat orang tua asuh dari Amerika, Australia, Belanda, Finlandia, Hongkong, Inggris, Jepang Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Qatar, Singapura, Turki dan Uni Emirat Arab. Kami terus membuka peluang bagi para muhsinin yang ingin menjadi bagian dari keluarga yatim Palestina, jika bapak/ibu berminat silakan hubungi tim kami di platform media sosial,” tutupnya.</p>
<p>Target Adara mencapai 3000 yatim di 2024 mungkin hanya sedikit bila dibandingkan dengan puluhan ribu anak yatim baru di Gaza. Meski demikian, Adara berharap bahwa bantuan ini dapat memberikan peningkatan kualitas manusia, agar kedepannya mereka mampu berdikari dan mengembangkan kemampuan mereka bagaimanapun kondisinya.</p>
<p>Sementara di dalam negeri, Adara turut menggulirkan berbagai program unggulan untuk anak dan perempuan meliputi bantuan sumur dan sanitasi air bersih di daerah 3T, pencegahan stunting, santunan anak yatim, bantuan berkelanjutan melalui program wakaf, bantuan hygiene dan trauma healing untuk anak dan Perempuan di lokasi bencana dan lainnya. Seluruh program yang diinisiasi oleh Adara merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup dengan mengikuti arahan program SDGs menghapus kemiskinan, mengakhiri kelaparan, kesehatan yang baik dan kesejahteraan, dan akses air bersih dan sanitasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/3000-yatim-palestina-siap-diasuh-indonesia-melalui-adara/">3000 Yatim Palestina Siap Diasuh Indonesia Melalui Adara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/www.mnctrijaya.com/uploads/news/IMG-20240303-WA0011.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
