<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Erupsi Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/erupsi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/erupsi/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Aug 2025 04:55:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Erupsi Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/erupsi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rabu Pagi Gunung Semeru Kembali Erupsi</title>
		<link>https://jakpos.id/rabu-pagi-gunung-semeru-kembali-erupsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 04:55:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=90413</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 10.08 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/rabu-pagi-gunung-semeru-kembali-erupsi/">Rabu Pagi Gunung Semeru Kembali Erupsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 10.08 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://jakpos.id/go/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali erupsi dengan tinggi letusan sekitar 700 meter di atas puncak pada Rabu pagi.</p>
<p>&#8220;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 10.08 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 mdpl,&#8221; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian dalam laporan tertulis yang diterima di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.</p>
<p>Menurutnya, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 167 detik.</p>
<p>Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu sebelumnya juga erupsi pada pukul 05.24 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak (4.276 mdpl).</p>
<p>Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan itu dibuat, erupsi terekam masih berlangsung.</p>
<p>Aktivitas Gunung Semeru masih didominasi oleh gempa letusan yang tercatat aktivitas kegempaan pada Selasa (5/8) sebanyak 37 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm, dan lama gempa 65-188 detik.</p>
<p>Mukdas menjelaskan Gunung Semeru masih berstatus Waspada atau Level II, sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).</p>
<p>Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.</p>
<p>&#8220;Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang aliran airnya berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/rabu-pagi-gunung-semeru-kembali-erupsi/">Rabu Pagi Gunung Semeru Kembali Erupsi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/faktualnews.co/images/2024/09/gunung-semeru-erupsi-1.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusan Setinggi 1.200 Meter</title>
		<link>https://jakpos.id/gunung-semeru-kembali-erupsi-letusan-setinggi-1-200-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2025 02:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Semeru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87217</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gunung-semeru-kembali-erupsi-letusan-setinggi-1-200-meter/">Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusan Setinggi 1.200 Meter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi dengan letusan setinggi 1.200 meter di atas puncak Mahameru pada Rabu pagi.</p>
<p>&#8220;Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 06.12 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.200 meter di atas puncak atau 4.876 meter di atas permukaan laut (mdpl),&#8221; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Rabu.</p>
<p>Baca juga: Gunung Semeru kembali erupsi dengan letusan setinggi 700 meter</p>
<p>Menurutnya, erupsi tersebut juga mengeluarkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut, bahkan saat laporan tersebut dibuat, petugas merekam bahwa erupsi gunung tertinggi di Pulau Jawa itu masih berlangsung.</p>
<p>Gunung yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl itu tercatat sudah tiga kali erupsi pada Rabu, yakni pukul 00.59 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak, kemudian erupsi kedua pukul pukul 02.37 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati 500 meter di atas puncak dan pukul 06.12 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.200 meter.</p>
<p>Liswanto menjelaskan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi terkait dengan status Gunung Semeru yang masih Waspada atau Level II, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).</p>
<p>Di luar jarak tersebut, kata dia, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.</p>
<p>&#8220;Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,&#8221; katanya.</p>
<p>Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gunung-semeru-kembali-erupsi-letusan-setinggi-1-200-meter/">Gunung Semeru Kembali Erupsi, Letusan Setinggi 1.200 Meter</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/img.okezone.com/content/2021/12/07/337/2513420/lagi-gunung-semeru-muntahkan-3-kali-guguran-awan-panas-hari-ini-TxAmA0sbHv.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
