<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gempa Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/gempa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/gempa/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Sep 2025 11:45:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Gempa Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/gempa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah, Lebih dari 800 Jiwa</title>
		<link>https://jakpos.id/korban-tewas-gempa-afghanistan-bertambah-lebih-dari-800-jiwa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 11:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91256</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Lebih dari 800 orang tewas akibat gempa kuat yang mengguncang Afghanistan pada Minggu&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/korban-tewas-gempa-afghanistan-bertambah-lebih-dari-800-jiwa/">Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah, Lebih dari 800 Jiwa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Lebih dari 800 orang tewas akibat gempa kuat yang mengguncang Afghanistan pada Minggu (31/8) malam waktu setempat, disusul sejumlah gempa susulan yang meratakan rumah-rumah di wilayah pegunungan terpencil.</p>
<p>Gempa terjadi jelang tengah malam, getarannya terasa hingga Kabul dan ibu kota Pakistan, Islamabad. Menurut US Geological Survey (USGS), lebih dari 1,2 juta orang merasakan guncangan kuat hingga sangat kuat.</p>
<p>Juru bicara utama pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, menyebut sekitar 800 orang tewas dan 2.500 terluka di provinsi terpencil Kunar, yang menjadi pusat guncangan. Di provinsi tetangga Nangarhar, 12 orang meninggal dan 255 lainnya terluka.</p>
<p>&#8220;Banyak rumah hancur,&#8221; kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Abdul Mateen Qani, kepada AFP. Sebagian besar warga Afghanistan tinggal di rumah bata lumpur yang rentan roboh saat gempa.</p>
<p>Badan migrasi PBB memperingatkan sejumlah desa terdampak parah di Kunar masih sulit diakses akibat jalan terblokir. Kementerian Pertahanan Taliban menyebut sudah melakukan 40 penerbangan untuk operasi penyelamatan.</p>
<p>Seorang pejabat pertanian di distrik Nurgal, Kunar, mengatakan warga berusaha membersihkan jalan menuju desa-desa terisolasi, namun wilayah terdampak sangat terpencil dengan jaringan komunikasi terbatas.</p>
<p>&#8220;Ada banyak ketakutan dan kepanikan&#8230; anak-anak dan perempuan berteriak. Kami belum pernah mengalami hal seperti ini sepanjang hidup kami,&#8221; ujar warga, Ijaz Ulhaq Yaad. Ia menambahkan banyak korban merupakan bagian dari jutaan pengungsi Afghanistan yang kembali dari Iran dan Pakistan dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p>Gempa ini terjadi pada kedalaman dangkal delapan kilometer, berjarak 27 kilometer dari kota Jalalabad di Nangarhar, menurut USGS. Wilayah Nangarhar dan Kunar berbatasan langsung dengan Pakistan, termasuk perlintasan Torkham yang sering menjadi jalur masuk gelombang pengungsi.</p>
<p>Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan belasungkawa dan menyatakan solidaritas penuh kepada rakyat Afghanistan atas bencana ini.</p>
<p>Setelah gempa utama, setidaknya lima gempa susulan mengguncang sepanjang malam, termasuk yang terkuat bermagnitudo 5,2.</p>
<p>Afghanistan memang sering dilanda gempa, terutama di kawasan Pegunungan Hindu Kush yang berada di pertemuan lempeng Eurasia dan India.</p>
<p>Provinsi Nangarhar sebelumnya juga dilanda banjir pada akhir pekan lalu yang menewaskan lima orang serta merusak lahan pertanian dan rumah warga.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, Afghanistan berkali-kali diguncang bencana serupa, termasuk gempa besar di Herat pada Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 1.500 orang, serta gempa di Paktika pada Juni 2022 yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.</p>
<p>Negara yang telah dilanda perang selama lebih dari empat dekade ini kini juga menghadapi krisis kemanusiaan, diperparah dengan berkurangnya bantuan asing sejak Taliban kembali berkuasa.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/korban-tewas-gempa-afghanistan-bertambah-lebih-dari-800-jiwa/">Korban Tewas Gempa Afghanistan Bertambah, Lebih dari 800 Jiwa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/akcdn.detik.net.id/visual/2025/09/01/gempa-guncang-afghanistan-250-orang-tewas-1756706743675_169.jpeg?w=1200&#038;q=80&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>250 Orang Tewas Usai Gempa di Afghanistan</title>
		<link>https://jakpos.id/250-orang-tewas-usai-gempa-di-afghanistan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 05:53:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91242</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Lebih dari 250 orang tewas dan 500 lainnya terluka saat gempa magnitudo 6,0&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/250-orang-tewas-usai-gempa-di-afghanistan/">250 Orang Tewas Usai Gempa di Afghanistan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Lebih dari 250 orang tewas dan 500 lainnya terluka saat gempa magnitudo 6,0 mengguncang wilayah timur Afghanistan pada Minggu (31/8) malam waktu setempat, kata Kementerian Informasi negara tersebut kepada Anadolu.</p>
<p>Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pukul 23.47 waktu setempat (Senin, 02.17 WIB), dengan pusat gempa berlokasi 27 kilometer sebelah timur laut Jalalabad pada kedalaman 8 kilometer.</p>
<p>Seorang pejabat kementerian mengatakan kepada Anadolu bahwa korban jiwa telah dilaporkan di distrik Nur Gal, Sawki, Watpur, Manogi, dan Chapa Dara di provinsi Kunar.</p>
<p>Ia mengatakan angka kematian dan korban luka belum final karena para pejabat masih berkomunikasi dengan penduduk setempat di banyak daerah terpencil dan tim bantuan sedang dalam perjalanan.</p>
<p>Jalan menuju Dewa Gul di distrik Sawki dan Mazar Dara di distrik Nur Gul terblokir akibat longsor, sehingga menyulitkan tim penyelamat untuk mencapai daerah terdampak.</p>
<p>Warga setempat menggambarkan gempa tersebut sebagai salah satu yang terkuat yang pernah melanda negara mereka.</p>
<p>Sementara itu, Juru bicara pemerintahan sementara Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengonfirmasi bahwa gempa tersebut telah menimbulkan korban jiwa.</p>
<p>“Sangat disayangkan, gempa malam ini telah menyebabkan hilangnya nyawa dan kerusakan properti di beberapa provinsi timur kami,” tulisnya di platform media sosial X milik perusahaan AS.</p>
<p>Mujahid menuturkan pejabat lokal dan penduduk terlibat dalam upaya penyelamatan, dengan tim bantuan dari provinsi pusat dan sekitarnya menuju ke daerah tersebut.</p>
<p>“Semua sumber daya yang tersedia akan dikerahkan untuk menyelamatkan nyawa,” ujarnya.</p>
<p>Setidaknya dua gempa susulan dengan magnitudo 5,2 mengguncang daerah yang sama setelah gempa besar, menurut USGS.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/250-orang-tewas-usai-gempa-di-afghanistan/">250 Orang Tewas Usai Gempa di Afghanistan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.daaruttauhiid.org/wp-content/uploads/2023/10/F2.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>BNPB Mulai Pembangunan Rumah Rusak Akibat Gempa di Bengkulu</title>
		<link>https://jakpos.id/bnpb-mulai-pembangunan-rumah-rusak-akibat-gempa-di-bengkulu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 02:07:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87059</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pembangunan kembali kembali rumah warga yang mengalami&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/bnpb-mulai-pembangunan-rumah-rusak-akibat-gempa-di-bengkulu/">BNPB Mulai Pembangunan Rumah Rusak Akibat Gempa di Bengkulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pembangunan kembali kembali rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat gempa bermagnitudo 6,3 di Kota Bengkulu, dimulai hari ini, Senin.</p>
<p>Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan pembangunan ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan dampak bencana yang sudah dimulai sejak hari ketiga setelah gempa terjadi. Rumak rusak di Perumahan Rafflesia Asri, Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, menjadi fokus utama pembangunan.</p>
<p>&#8220;Sudah ada komitmen dari pemerintah daerah untuk membangun rumah bagi warga terdampak, khususnya yang rusak berat. Ini adalah komitmen yang sangat kuat dan patut diapresiasi,&#8221; kata Raditya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.</p>
<p>Menurut data BNPB, terdapat tujuh rumah rusak berat yang menjadi prioritas untuk dibangun ulang. Selain itu 40 rumah yang mengalami kerusakan sedang dan ringan juga akan direhabilitasi secara bertahap.</p>
<p>Sebelum pembangunan dimulai, proses demolisi atau pembongkaran rumah yang rusak berat telah dilakukan pada Minggu (25/5) dengan dukungan alat berat dan personel gabungan dari Brimob, Korem 041/Gamas, BPBD, Dinas PUPR, Basarnas, serta instansi lainnya.</p>
<p>&#8220;Proses berlangsung lancar tanpa penolakan warga,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dia memastikan warga menyambut baik langkah tersebut karena rumah mereka telah tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan segera. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan rumah rusak berat dapat selesai dalam waktu satu bulan, menggunakan berbagai sumber pendanaan, seperti APBD, CSR, Baznas, serta bantuan kepala daerah se-Provinsi Bengkulu.</p>
<p>BNPB juga merekomendasikan agar rumah yang dibangun kembali menggunakan spesifikasi Rumah Tahan Gempa (RTG). Koordinasi akan dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan dinas terkait agar hasil pembangunan lebih tangguh terhadap bencana ke depan.</p>
<p>Selain pembangunan fisik, BNPB turut memberikan dukungan berupa dana tunggu hunian, stimulan, logistik, dan peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan pemerintah daerah agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan bantuan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/bnpb-mulai-pembangunan-rumah-rusak-akibat-gempa-di-bengkulu/">BNPB Mulai Pembangunan Rumah Rusak Akibat Gempa di Bengkulu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/asset.kompas.com/crops/sTcX04Kil_qoAgq18l43nzXjf9Q=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2025/05/23/6830109a48353.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>700 Rumah Rusak Terdampak Gempa di Bandung</title>
		<link>https://jakpos.id/700-rumah-rusak-terdampak-gempa-di-bandung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 08:48:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=75644</guid>

					<description><![CDATA[<p>BPBD Jabar masih melakukan identifikasi tingkat kerusakan maupun pendataan dampak lain pascagempa</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/700-rumah-rusak-terdampak-gempa-di-bandung/">700 Rumah Rusak Terdampak Gempa di Bandung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>BPBD Jabar masih melakukan identifikasi tingkat kerusakan maupun pendataan dampak lain pascagempa</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>BANDUNG</strong></a> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) mencatat sebanyak 700 unit rumah warga mengalami kerusakan usai gempa berkekuatan magnitudo 5.0 melanda wilayah Kabupaten Bandung pada pukul 09.41 WIB.</p>
<p>“Hingga pukul 14.00 WIB, total rumah terdampak berjumlah 700 unit,” kata Pranata Humas Ahli BPBD Jabar Hadi Rahmat di Kabupaten Bandung, Rabu.</p>
<p>Hadi mengungkapkan, hingga saat ini BPBD Jabar masih melakukan identifikasi tingkat kerusakan maupun pendataan dampak lain pascagempa.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, kerusakan paling banyak terjadi di Kabupaten Bandung sebanyak 491 unit rumah dan Kabupaten Garut 209 unit rumah.</p>
<p>“Pada rumah terdampak, BPBD Jabar masih menunggu informasi dari BPBD di tingkat kabupaten untuk menentukan tingkat kerusakannya,” kata dia.</p>
<p>Setelah upaya tersebut rampung, BPBD Provinsi Jawa Barat bersama BPBD kabupaten segera melakukan perbaikan fasilitas umum, pembersihan materiil dampak dari gempa, serta perbaikan rumah warga.</p>
<p>Selain tempat tinggal atau rumah, gempa bumi yang terjadi pada hari ini juga merusakkan fasilitas publik, seperti tempat ibadah, sekolah, perkantoran, dan sarana kesehatan atau rumah sakit.</p>
<p>Sementara itu, BPBD mencatat jumlah korban luka-luka sejumlah 82 orang. Mereka yang luka-luka teridentifikasi di Kabupaten Bandung 81 orang dan satu orang warga Kabupaten Garut.</p>
<p>“Dengan rincian 59 warga mengalami luka ringan dan 23 orang luka berat. Hingga kini tidak ada laporan adanya korban jiwa dampak gempa magnitudo 5.0 tersebut,” katanya</p>
<p>Untuk warga yang mengalami luka berat, kata dia, saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bedas Kertasari dan Puskesmas Bedas untuk menjalani perawatan lebih lanjut.</p>
<p>“Korban yang tertimpa reruntuhan sudah dilarikan ke RS bedas Kertasari dan ke Puskesmas Kertasari,” kata dia.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/700-rumah-rusak-terdampak-gempa-di-bandung/">700 Rumah Rusak Terdampak Gempa di Bandung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.vibrasi.co/wp-content/uploads/2024/09/bandunggempa.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
