<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Headline Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/headline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/headline/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Feb 2025 07:49:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Headline Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/headline/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</title>
		<link>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/</link>
					<comments>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 09:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pecinta kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kucing]]></category>
		<category><![CDATA[wisata muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=19196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi sebagian orang, mengunjungi museum, perpusatakaan, cafe, atau taman adalah sebuah &#8216;pelarian&#8217; bermakna yang bisa&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/">6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sebagian orang, mengunjungi museum, perpusatakaan, cafe, atau taman adalah sebuah &#8216;pelarian&#8217; bermakna yang bisa menjadi obat penenang saat merasa jengah dengan suasana kota.</p>
<p>Namun bagi para pecinta binatang, khususnya kucing, mereka akan lebih mencari tempat yang bisa menyalurkan hasrat membelai hewan berbulu ini. Biasanya hewan berkaki empat ini mudah ditemukan di penjuru kota, namun hanya sedikit tempat yang membuat mereka merasa nyaman sehingga memungkinkan untuk didekati.</p>
<p>Mengutip dari CNN, berikut adalah beberapa tempat bersantai untuk para pecinta kucing di seluruh dunia.</p>
<p><strong>1. Kafe kucing, Tokyo &#8211; Jepang</strong></p>
<figure id="attachment_19198" aria-describedby="caption-attachment-19198" style="width: 698px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19198" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533805981/neko21_waxkba.jpg" alt="" width="698" height="463" /><figcaption id="caption-attachment-19198" class="wp-caption-text">Kafe kucing merupaan sebuah kafe yang bertemakan kucing, dimana para pengunjung dapat bercengkrama dan bermain dan bermain bersama kucing di dalam kafe ini. (Foto: jalan2kejepang.com)</figcaption></figure>
<p>Jepang adalah negara yang memiliki tingkat kepemilikan kucing tertinggi di dunia. Sehingga tidak heran jika cukup banyak tempat bersantai yang menjadikan kucing sebagai koleganya.</p>
<p>Ada lebih dari 100 buah cafe kucing di ibu kota negara Jepang ini, beberapa yang terkenal adalah Shimokitazawa, Nekobukuro, Curl Up Café, dan Nyafe Melange. Namun mencari cafe kucing di kota ini bukanlah hal yang sulit.</p>
<p><strong>2. Festival Kucing, Ypres &#8211; Belgia </strong></p>
<figure id="attachment_19199" aria-describedby="caption-attachment-19199" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19199" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806219/img_20120509122233_4fa9ff19b4ca3_cdoyh2.jpg" alt="" width="699" height="468" /><figcaption id="caption-attachment-19199" class="wp-caption-text">Festival kucig di Belgia. (Foto: travel.detik.com)</figcaption></figure>
<p>Festival kucing atau The Kattenstoet, digelar setiap tiga tahun sekali pada hari Senin pekan kedua bulan Mei. Dalam acara ini, para peserta akan larut dalam berbagai acara yang erat kaitannya dengan kucing. Bahkan ada yang berdandan menyerupai kucing.</p>
<p><strong>3. Museum Ernest Hemingway, Florida &#8211; Amerika Serikat</strong></p>
<figure id="attachment_19200" aria-describedby="caption-attachment-19200" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19200" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806503/unelashed-hemingway-house-cats_720_i5mapt.jpg" alt="" width="699" height="466" /><figcaption id="caption-attachment-19200" class="wp-caption-text">Museum Ernest Hemingway, Florida. (Foto: bravotv.com)</figcaption></figure>
<p>Bagi para penggemar kucing sekaligus pemuja karya-karya Hemingway, tempat ini adalah surga yang tidak boleh diabaikan. Di tempat ini tedapat lebih dari 50 kucing dari berbagai jenis, salah satunya adalah jenis kucing terbesar di dunia Maine coon.</p>
<p><strong>4. Teater kucing, Moskow &#8211; Rusia</strong></p>
<figure id="attachment_19201" aria-describedby="caption-attachment-19201" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19201" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806749/teater_kucing_wmkgkr.jpg" alt="" width="699" height="553" /><figcaption id="caption-attachment-19201" class="wp-caption-text">Teater kucing, Moskow &#8211; Rusia. (Foto: lovecatofficial.blogspot.com)</figcaption></figure>
<p>Yuri Kuklachev dan putranya, Dimitri, adalah pendiri tempat ini pada tahun 1990. Mereka pertama kali tampil di tempat ini bersama dengan 120 ekor kucing. dalam tempat ini digelar beragam atraksi yang meibatkan kucing, mulai dari berjalan di atas tali hingga yang melibatkan hewan lain seperti kuda.</p>
<p><strong>5. Museum Kucing, Kuching &#8211; Malaysia</strong></p>
<figure id="attachment_19202" aria-describedby="caption-attachment-19202" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19202" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806941/1_44_zyin4n.jpg" alt="" width="640" height="427" /><figcaption id="caption-attachment-19202" class="wp-caption-text">Cat Mudeum atau musium kucing yang terletak di Kuching, Malaysia. (Foto: attractionsinmalaysia.com)</figcaption></figure>
<p>Kucing mendapat tempat spesial di beberapa negara, salah satunya Malaysia. Dalam museum kucing yang terdapat di Kuching, terdapat beberapa karya yang berkaitan dengan kucing seperti lukisan. Bahkan terdapat mumi kucing mesir yang berusia seribu tahun.</p>
<p><strong>6. de Poezenboot, Amsterdam &#8211; Belanda</strong></p>
<figure id="attachment_19197" aria-describedby="caption-attachment-19197" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19197" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533805706/akurat_20170818072958_yG3W30_wblwpv.jpg" alt="" width="699" height="465" /><figcaption id="caption-attachment-19197" class="wp-caption-text">&#8216;de Poezenboot&#8217; (Perahu Kucing). Kapal penyelamat ini berfungsi sebagai tempat yang aman bagi kucing di Amsterdam selama beberapa dekade. (Foto: photovide.com)</figcaption></figure>
<p>Biasanya kucing dan air tidak pernah akur, namun hal ini tidak terjadi di Amsterdam. Pada tahun 1966 seorang legenda lokal bernama Henriette van Weelde, mengadopsi beberapa kucing lokal untuk ditempatkan di rumah perahu miliknya.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, kucing-kucing itu beranak pinak dan menjadikan tempat tersebut sebagai destinasi wisata. Di tempat ini para pengunjung bisa berdonasi untuk kelangsungan hidup sang kucing, hingga mengadopsinya. (Diah Ayu Pitaloka)</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/">6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Belanja, Apa Saja Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Bandung?</title>
		<link>https://jakpos.id/selain-belanja-apa-saja-aktivitas-yang-bisa-kamu-lakukan-di-bandung/</link>
					<comments>https://jakpos.id/selain-belanja-apa-saja-aktivitas-yang-bisa-kamu-lakukan-di-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Jun 2018 10:18:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=18687</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKPOS &#8211; Bandung tak lepas dari kegiatan menikmati kota sejuk di dataran tinggi Jawa Barat.&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/selain-belanja-apa-saja-aktivitas-yang-bisa-kamu-lakukan-di-bandung/">Selain Belanja, Apa Saja Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Bandung?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jakpos.id/"><strong>JAKPOS</strong></a> &#8211; Bandung tak lepas dari kegiatan menikmati kota sejuk di dataran tinggi Jawa Barat. Selain sebagai ibukota provinsi, tidak hanya tempat wisata di Bandung saja yang menarik minat wisatawan, berbagai elemen yang mendorong pariwisata juga wajib dinikmati biar petualangan kamu makin komplit.</p>
<p>Kalau selama ini kamu pergi ke Bandung dengan pikiran pengen wisata belanja, yuk, coba susun lagi rencana liburan ke sana dengan fokus lainnya. Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, Bandung tidak  cuma keren dalam dunia belanja, lho. Ada banyak cara untuk melewatkan liburan ceria di kota ini. Apa saja?</p>
<p><strong>Menyusuri Taman-Taman Kota</strong></p>
<p>Bandung punya banyak ruang bagi warganya untuk beraktivitas dan berkreativitas. Berbagai taman dengan tema-tema menarik menghiasi sudut-sudut kota Bandung. Beberapa di antaranya adalah Taman Pustaka Bunga Kandaga Puspa, Taman Jomblo, Taman Lansia, Taman Skateboard, Taman Musik, dan berbagai taman lainnya. Bahkan hampir di setiap taman tersedia wi-fi gratis untuk yang membutuhkan koneksi.</p>
<p><strong>Naik Bus Bandros</strong></p>
<p>Hampir setiap kota Indonesia punya bus tur keliling kota. Bandung juga punya unit bus yang dinamai Bandros, singkatan dari Bandung Tour on Bus. Berkeliling kota naik Bandros menjadi aktivitas di Bandung yang populer bagi warga lokal. Kamu jangan sampai melewatkan kesempatan menikmati tur dengan bus ini sekaligus mengenal tempat wisata di Bandung dengan lebih dekat. Jangan lupa untuk cari informasi mengenai harga tiket terbaru, serta jadwal keberangkatan Bandros, ya.</p>
<p><strong>Saung Angklung Udjo</strong></p>
<p>Mencintai Indonesia tidak harus belanja produk-produk lokal. Kamu bisa menghargai hasil karya budaya dalam negeri dengan menikmati kesenian khas negeri ini. Kalau di Bandung, cobalah mampir ke Saung Angklung Udjo. Di tempat ini, kamu akan disambut dengan alunan lagu-lagu jempolan, yang digubah ulang dengan menggunakan angklung. Selain itu, coba cek dulu jadwal berbagai pertunjukan di sanggar seni ini.</p>
<p><strong>Cari Inspirasi di Kampung-Kampung Kreatif</strong></p>
<p>Suka dengan kreativitas? Ada puluhan kawasan permukiman di kota tersebut yang sengaja difasilitasi untuk menjadi tempat wisata di Bandung, sekaligus wadah berkreasi bagi setiap penduduknya. Misalnya saja, Kampung Cicukang yang selalu ramai dengan suara instrument musik dapur, tari jaipong, marawis, hingga pertunjukan teater. Ada juga Kampung Dago Pojok yang erat kaitannya dengan wayang golek, musik Celempung, serta Pencak Silat.</p>
<p><strong>Terakhir, Manjakan Lidah dengan Kuliner Khas Bandung</strong></p>
<p>Bandung itu dikenal dengan kulinernya yang bersahaja, tapi punya kelezatan mewah saat sampai di lidah. Karena itu, jangan sampai kelupaan untuk mampir di warung-warung terbaik yang ada di kota tersebut. Sebut saja Kehidupan Tidak Pernah Berakhir, Rumah Makan Nasi Bancakan, atau menyantap Nasi Kalong, yang bukan nasi dengan daging kalong, melainkan warung yang buka malam hari sampai jam tiga pagi.</p>
<p>Begitu banyak kesenangan yang bisa kamu dapatkan saat jalan-jalan tanpa harus belanja di kota yang identik dengan peuyeum ini. Segera siapkan jadwal liburan khusus untuk menjelajahi berbagai tempat wisata di Bandung.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/selain-belanja-apa-saja-aktivitas-yang-bisa-kamu-lakukan-di-bandung/">Selain Belanja, Apa Saja Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan di Bandung?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/selain-belanja-apa-saja-aktivitas-yang-bisa-kamu-lakukan-di-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/asset-2.tstatic.net/jabar/foto/bank/images/Pertunjukan-di-Saung-Angklung-Udjo-Jalan-Padasuka-Kota-Bandung.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Romantisme Puasa; Sahur Tempe Buka Ikan Asin</title>
		<link>https://jakpos.id/romantisme-puasa-sahur-tempe-buka-ikan-asin/</link>
					<comments>https://jakpos.id/romantisme-puasa-sahur-tempe-buka-ikan-asin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 May 2018 06:02:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=18314</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Sebel deh, cowok gue gak romantis banget”’ begitu kata cewek ABG mengeluh. Emang kalo romantis&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/romantisme-puasa-sahur-tempe-buka-ikan-asin/">Romantisme Puasa; Sahur Tempe Buka Ikan Asin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_18315" aria-describedby="caption-attachment-18315" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-18314 wp-image-18315" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1526623187/susi7_doa_aamwsa.jpg" alt="" width="699" height="456" /><figcaption id="caption-attachment-18315" class="wp-caption-text">Ilustrasi. (Dok. Pribadi)</figcaption></figure>
<p>“Sebel deh, cowok gue gak romantis banget”’ begitu kata cewek ABG mengeluh.</p>
<p>Emang kalo romantis itu harusnya ngapain sih? Ngasih bunga gitu. Atau ngasih coklat sama cincin emas. Atau foto bareng biar kayak orang-orang. Ahh, itu mah romantisme yang sempit.</p>
<p>Emang sih, romantis itu artinya mesra; mengasyikkan. Dan biasanya ada hubungannya dengan cinta. Tapi romantis itu gak harus orang, gak harus manusianya. Suasana hati dan pikiran juga boleh kok romantis.</p>
<p>Seperti di bulan puasa yang penuh romantisme.</p>
<p>Sahur boleh menunya tempe. Dan buka puasa cuma pakai ikan asin. Tapi kalau cara-cara puasanya bersemangat, penuh gairah dan mengasyikkan seperti ulama. Itu sudah cukup jadi romantisme puasa.</p>
<p>Puasa itu romantis. Karena berpuasa dasarnya cinta. Cinta pada Illahi Rabbi, Sang Maha Pencipta. Hanya di bulan puasa, tiap manusia sering “tenggelam” dalam bujuk rayu Sang Ilahi. Dari subuh, hingga petang bahkan malam, selalu ingin bermesraan dengan-Nya. Suasana dan gairah yang sulit dilakukan pada bulan-bulan lain selain bulan puasa.</p>
<p>Romantisme itu dianggap metode merayu yang memikat. Harus mampu menawan hati target-nya. Barat coklat dibikin sampe meleleh. Membuai hingga sang target terlena, bersandar di bahunya …</p>
<p>Begitu pula romantisme puasa.</p>
<p>Ini soal kemauan kita untuk bermesraan dengan-Nya. Keinginan manusia untuk selalu dekat dengan Sang Khalik yang mencipatkannya. Bersenggama tiada henti, untuk selalu menyebur asma-Nya. Begitu romantis, antara kita manusia dengan sang pencipta. Ada di bulan puasa.</p>
<p>Bukan sebaliknya, kita malah gagal menawan hati target-nya. Gagal mendekatkan diri kepada Sang Khalik di bulan puasa. Apalagi di bulan-bulan lainnya. Jika begitu, persis kita seperti “si raja gombal”. Mengaku mencintai-Nya, tapi di saat yang sama terlalu mudah melupakan-Nya.</p>
<p>Romantisme itu gak melulu soal rasa. Tapi juga harus punya sikap.</p>
<p>Sikap untuk tetap harmonis, menjaga keseimbangan. Karena gakk ada manusia yang sempurna. Jika ada kelebihan pasti ada kekuarangan. Jika ada suka pasti ada duka. Jika ada musim kering pasti ada musim subur. Saling mengisi, saling melengkapi. Itu baru romantisme.</p>
<p>Persis, seperti di bulan puasa. Sebut saja “romantisme puasa”.</p>
<p>Pagi hingga sore kita menahan rasa lapar dan haus. Lalu tiba waktunya berbuka puasa. Di malam hari pun, khusyuk sholat tarawih dan tadarus Al Quran. Siang hari bekerja, malam hari ibadah. Sebelumnya tukang ngomong, kini menjadi tukang merenung. Tukang komen jadi tukang introspeksi diri. Itulah romantisme berpuasa. Mampu menahan diri, selalu ikhtiar menjaga keseimbangan.</p>
<p>Romantisme puasa.</p>
<p>Kemarin, mungkin kita punya catatan yang mengecewakan dan menyakitkan. Hidup penuh keluh kesah, kebencian hingga kemarahan. Biarkan itu semua ada di “kantong sebelah kiri yang berlubang”.</p>
<p>Sebaliknya, mungkin kita juga punya catatan indah dan menyenangkan. Menebar kebaikan, penuh toleransi, dan gemar berbuat baik. Maka biarkan pula semua itu ada di “kantong sebelah kanan yang tidak berlubang”.</p>
<p>Apa artinya romantisme puasa?</p>
<p>Sungguh tidak lain, Tentang pentingnya menyimpan semua yang baik dan indah dalam hidup kita di &#8220;saku yang tidak berlubang&#8221;. Agar tidak satupun yang baik hilang dari hidup kita. Romantisme puasa pun, menyuruh kita menaruh semua hal yang buruk dan menyakitkan di &#8220;saku yang berlubang&#8221;. Agar keburukan itu mudah jatuh dan hilang. Agar kita tidak perlu mengingatnya kembali.</p>
<p>Setiap manusia pasti punya romantika.</p>
<p>Maka bulan puasa pun pantas menjadi bulan romantika. Bulan suci untuk muhasabah diri; menghitung-hitung lebih banyak baiknya atau buruknya. Mulai dari pikiran, sikap, dan perilaku. Lebih sering baik atau buruk?</p>
<p>Romantisme puasa itu indah.</p>
<p>Bila kita mudah melupakan segala hal yang buruk dan menyakitkan. Bila kita gampang mengingat yang baik dan indah. Romantisme puasa itu hanya ada saat kita membuang jauh-jauh yang jelek dan mengingat sesering mungkin yang baik.</p>
<p>Karena romantisme puasa adalah bukti adanya ketenangan spiritual. Kesyahduan syahrul adzim, syahrul mubarak. Sungguh, sebuah jiwa yang tenang itu hanya datang dari kehidupan yang tenang. Marhaban Yaa Ramadhan, ciamikk !!</p>
<p><em><strong>Ditulis oleh Syarifudin Yunus, Dosen Unindra</strong></em></p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/romantisme-puasa-sahur-tempe-buka-ikan-asin/">Romantisme Puasa; Sahur Tempe Buka Ikan Asin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/romantisme-puasa-sahur-tempe-buka-ikan-asin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Melongok Sekolah Sungai Ciliwung di Kampung Sawah</title>
		<link>https://jakpos.id/melongok-sekolah-sungai-ciliwung-di-kampung-sawah/</link>
					<comments>https://jakpos.id/melongok-sekolah-sungai-ciliwung-di-kampung-sawah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 07:09:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=18226</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ciliwung merupakan salah satu sungai terpenting yang mengaliri Ibu Kota. sayang karena buruknya ulah manusia&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/melongok-sekolah-sungai-ciliwung-di-kampung-sawah/">Melongok Sekolah Sungai Ciliwung di Kampung Sawah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-post-18226 wp-image-18227" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1526022376/image2_gbz7rv.jpg" width="702" height="395" />Ciliwung merupakan salah satu sungai terpenting yang mengaliri Ibu Kota. sayang karena buruknya ulah manusia sepanjang aliran sungai dipenuhi dengan kotoran sampah. Namun berkat Usman Firdaus sebagian kawasan sungai ciliwung mulai membaik, bersama relawan Masyarakat Peduli Ciliwung atau biasa disebut Mat Peci, sungai ini kini lebih terawat.</p>
<p>Adanya program-program dari Mat Peci yang diberikan untuk melestarikan sungai ciliwung dirasa sebagaian besar masyarakat cukup baik. Sehingga orang tua dapat mengajak anak untuk peduli dan cinta dengan lingkungan, terutama dalam menjaga serta melestarikan ikan di sungai demi mengaja ekosistem.</p>
<p>Wajah-wajah bersemangat dan antusias terlihat dari raut wajah anak sekolah alam sungai ciliwung Kampung Sawah, Depok. Ketika ada arahan dari guru mereka. Para pelajar tidak sabar ingin segera melalukan kegitan yang sudah dijadwalkan oleh guru di sekolah. Rasa cinta terhadap lingkungan diperlihatkan dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih dibantaran sungai ciliwung.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter wp-post-18226 wp-image-18228" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1526022421/image1_1_zfmnci.jpg" width="702" height="395" />Sebelum beraksi anak-anak diberi peralatan seperti sarung tangan dan kantong plastik untuk membawa sampah yang mereka kumpulkan. Tidak lupa para orang tua ikut serta untuk mendampingi sang buah hati. Selain bersih-bersih anak sekolah alam sungai ciliwung juga melaksanakan kegiatan konservasi alam seperti menanam pohon guna mencegah terjadinya banjir dan juga menebar bibit ikan agar tetap berlangsunganya ekosistem.</p>
<p>Selain memiliki program yang baik, Mat Peci juga memiliki fasilitas seperti saung, mushola, tempat wudhu, dan rumah baca. Komunitas Mat Peci juga membuat fasilitas track jogging yang bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk berolahraga.</p>
<p>Menrut Tika selaku sekretaris Mat Peci kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mengubah dari yang kurang baik menjadi baik agar sungai dapat terus bermanfaat untuk semua karena dalam melakukan kegiatan harus ada manfaatnya.</p>
<p>Dalam kegiatan ini masyarakan bantaran sungai khususnya daerah Kampung Sawah, Depok tidak dipungut biaya apabila ingin mengikuti kegiatan sekolah ini. Selain itu juga sekolah sungai ciliwung tidak memberi batasan umur. Sehingga siapa saja yang ingin ikut serta dalam menjaga lingkungan khususnya sungai bisa langsung datang ke sekolah ciliwing yang berada di Kampung Sawah, Depok.[Desi Kurnia Damayanti]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/melongok-sekolah-sungai-ciliwung-di-kampung-sawah/">Melongok Sekolah Sungai Ciliwung di Kampung Sawah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/melongok-sekolah-sungai-ciliwung-di-kampung-sawah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nur, Tukang Sapu yang Mengejar Gelar Sarjana</title>
		<link>https://jakpos.id/nur-tukang-sapu-yang-mengejar-gelar-sarjana/</link>
					<comments>https://jakpos.id/nur-tukang-sapu-yang-mengejar-gelar-sarjana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 May 2018 05:06:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=18084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak jalan menuju Roma, banyak langkan menuju cita-cita. Bekerja sebagai tukang sapu jalanan tak menghentikan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/nur-tukang-sapu-yang-mengejar-gelar-sarjana/">Nur, Tukang Sapu yang Mengejar Gelar Sarjana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_18085" aria-describedby="caption-attachment-18085" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-18084 wp-image-18085" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1525582780/DSC09420_i6r4ts.jpg" alt="" width="700" height="468" /><figcaption id="caption-attachment-18085" class="wp-caption-text">Nurhayati dengan aktifitasnya. (Foto: Andini)</figcaption></figure>
<p>Banyak jalan menuju Roma, banyak langkan menuju cita-cita. Bekerja sebagai tukang sapu jalanan tak menghentikan langkahnya dalam mengejar impiannya mengeyam pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana.</p>
<p>Dia adalah Nurhayati. Pekerjaannya menjadi tukang sapu jalanan. Mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) ini mementingkan masa depannya dan tidak ingin memberatkan orang tuanya tentang biaya kuliah yang ia jalani. Memiliki gelar sarjana adalah cita-citanya yang kini sedang ia kejar.</p>
<p>Nurhayati tetap semangat menjalani aktivitasnya menjadi tukang sapu jalanan dari pagi hingga sore hari. Di balik tugasnya sebagai petugas kebersihan, ia tidak lupa dengan pendidikannya. Bagi Nurhayati bangku pendidikan merupakan hal yang penting, ia percaya bahwa pendidikan S1 yang kini dijalaninya dapat berdampak positif bagi kehidupannya dimasa depan.</p>
<p>Meskipun penghasilannya terbilang pas-pasan, namun Nurhayati masih mampu membiayai dirinya dan kelarganya. Ia menabung sebagian dari penghasilannya untuk membayar kuliah. Jika tabungannya dirasa kurang, maka Nurhayati membuka usaha kecil-kecilan seperti berjualan nasi uduk di sekitar rumahnya.</p>
<p>Baginya, kebahagiaan orang tuanya adalah hal yang selalu ia utamakan. Ketika lulus menjadi seorang sarjana, Nurhayati ingin bekerja di tempat yang diinginkannya. Ia juga ingin mengangkat derajat orang tuanya dan menjadi panutan yang baik bagi adik-adiknya kelak.</p>
<p>Orang tuanya tiada henti memberikan dukungan kepada anaknya untuk melanjutkan pendidikan. Inilah yang membuat Nurhayati tetap semangat dalam menjalankan kewajibannya.</p>
<p>“Saya tidak peduli dengan pendapat orang lain mengenai saya yang berprofesi sebagai petugas kebersihan. Memang terkadang saya pun lelah, tetapi berkat doa dan semangat dari kedua orang tua saya, saya dapat melaluinya,” ujar Nurhayati.</p>
<p>Di zaman sekarang ini, tidak banyak perempuan seusianya yang dengan ikhlas dan mau melanjutkan pendidikan dengan keterbatasan biaya, demi untuk menggapai mimpi menjadi seorang sarjana. Nurhayati berharap, semoga setiap usaha yang ia kerahkan dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Ia juga berharap adik-adiknya dapat mengikuti dirinya yang pantang menyerah dan tetap berusaha dalam menggapai mimpi. [Andini Tita M/PNJ]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/nur-tukang-sapu-yang-mengejar-gelar-sarjana/">Nur, Tukang Sapu yang Mengejar Gelar Sarjana</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/nur-tukang-sapu-yang-mengejar-gelar-sarjana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dirgahayu Kota Depok &#8220;Cerdas dan Berbudaya&#8221;</title>
		<link>https://jakpos.id/dirgahayu-kota-depok-cerdas-dan-berbudaya/</link>
					<comments>https://jakpos.id/dirgahayu-kota-depok-cerdas-dan-berbudaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2018 16:16:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=17858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kota Depok atau yang dikenal sebagai Kota Belimbing merayakan hari jadinya yang ke-19 dengan beragam&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dirgahayu-kota-depok-cerdas-dan-berbudaya/">Dirgahayu Kota Depok &#8220;Cerdas dan Berbudaya&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depokpos.com/arsip/2018/03/35-pasang-pelajar-jadi-duta-gizi-kota-depok/logo-depok-6-1-1-595x577_vnxmdy/" rel="attachment wp-att-17234"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-17858 wp-image-17234 alignright" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1521176535/logo-depok-6-1-1-595x577_vnxmdy.jpg" alt="" width="350" height="396" /></a>Kota Depok atau yang dikenal sebagai Kota Belimbing merayakan hari jadinya yang ke-19 dengan beragam kesenian dan budaya yang dikemas dalam suatu acara pesta rakyat. Dengan mengusung tema “Cerdas dan Berbudaya”.</p>
<p>Acara ini diikuti oleh berbagai kalangan dari setiap kecamatan di Kota Depok, pesertanya mulai dari masyarakat biasa, pelajar, mahasiswa, komunitas, LSM hingga Walikota dan Wakil Walikota berserta jajarannya yang bertindak sebagai penyelenggara. Pemerintah Kota Depok menggelar acara pesta rakyat ini di Balai Kota Depok.</p>
<p>Peserta yang mengikuti acara pesta rakyat ini mengenakan atribut-atribut yang didominasi oleh unsur budaya. Meski Kota Depok lebih lekat dengan kebudayaan Betawi, bukan berarti hanya menampilkan budaya Betawi saja, banyak juga masyarakat yang memakai atribut budaya dari daerah lain, seperti Minang, Batak, Jawa, dan Bali.</p>
<p>Tidak hanya mengunakan atribut kebudayaan saja, dalam acara pesta rakyat ini juga menampilkan kesenian musik tradisional dan modern seperti permainan Angklung, pertunjukan gambang kromong, dan marching band. Tari-tarian daerah yang dibawakan oleh sanggar-sanggar dari Kota Depok juga ikut meramaikan acara ini.</p>
<p>Bazar kuliner juga menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini, karena 10.000 ribu porsi makanan disediakan secara gratis untuk mereka yang memiliki KTP Depok. Makanan yang disediakan juga beragam dan merupakan makanan khas daerah seperti toge goreng, laksa Betawi, es selendang mayang dan kerak telor. Masyarakat dapat menikmati makanan sambil menikmati hiburan-hiburan yang telah disediakan.</p>
<p>“Acara ini bagus, semoga ditahun yang akan datang lebih bagus lagi, harapan saya semoga seniman-seniman Betawi lebih diperhatikan lagi dan semoga Kota Depok kedepanya lebih maju”, Ujar Rico Tampati salah satu peserta yang merupakan seniman Betawi.</p>
<p>Di usia yang terbilang belia, Kota Depok sudah menjadi salah satu kota tujuan, baik untuk pendidikan, karir dan tempat tinggal. Pembangunan yang dilandasi dengan visi unggul, nyaman, dan religius gencar dilakukan untuk menjadi Kota Depok “Cerdas dan Berbudaya”. [Muhammad Fikri Sahara/PNJ]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dirgahayu-kota-depok-cerdas-dan-berbudaya/">Dirgahayu Kota Depok &#8220;Cerdas dan Berbudaya&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/dirgahayu-kota-depok-cerdas-dan-berbudaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendidikan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus</title>
		<link>https://jakpos.id/pendidikan-karakter-pada-anak-berkebutuhan-khusus/</link>
					<comments>https://jakpos.id/pendidikan-karakter-pada-anak-berkebutuhan-khusus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2018 03:15:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=17595</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekolah merupakan tempat untuk mengenyam pendidikan bagi semua orang, namun pada kenyataannya tidak semua orang&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pendidikan-karakter-pada-anak-berkebutuhan-khusus/">Pendidikan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_17596" aria-describedby="caption-attachment-17596" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-17595 wp-image-17596" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1524453204/058769400_1500345668-Memilih-Sekolah-untuk-Anak-Berkebutuhan-Khusus_ajrd0d.jpg" alt="" width="640" height="360" /><figcaption id="caption-attachment-17596" class="wp-caption-text">Ilustrasi. (Istimewa)</figcaption></figure>
<p>Sekolah merupakan tempat untuk mengenyam pendidikan bagi semua orang, namun pada kenyataannya tidak semua orang dapat mengenyam pendidikan formal seperti apa yang diharapkan. Hal ini terjadi karena ada beberapa perlakuan yang membedakan, dalam hal ini adalah para anak berkebutuhan khusus (ABK). Anak anak berkebutuhan khusus seringkali ditolak untuk masuk kesekolah dimana anak anak normal bersekolah.</p>
<p>Pada dasarnya anak ABK sama seperti anak normal lainnya yang membutuhkan perhatian dan pendidikan yang layak. Hanya saja, ada beberapa kelebihan-kelebihan yang membedakan mereka. Anak ABK tidak selalu anak yang lamban dalam belajar, akan tetapi juga anak yang kecepatan menyerap ilmu yang diberikan guru lebih cepat diserap daripada anak normal lainnya. Anak ABK tidak selalu anak yang kekurangan secara fisik akan tetapi anak yang fisiknya normal dengan kekurangan yang ada. Anak tersebut bisa saja mengalami <strong>disleksia</strong> (kesulitan membaca dan menulis), susah konsentrasi dan hiperaktif.</p>
<p>Secara psikologis, pendidikan moral sangatlah tepat diberikan pada anak berusia 6-12 tahun. Moralitas anak baik untuk tingkat pertama perkembangan moral anak-anak. Pada tahap ini, anak mengikuti semua tahapan yang telah diberikan, dengan tujuan dapat mengambil hati orang lain dan kelompok. Pada tingkat kedua perkembangan moral anak, kohlberg menyebutnya dalam moralitas konvensional atau moralitas pada aturan-aturan. Yang dimaksudkan disini anak menyesuaikan diri pada peraturan-peraturan yang ada dalam kelompok dan disepakati bersama oleh kelompok tersebut.</p>
<p>Penggunaan sumber belajar juga dapat digunakan pada anak berkebutuhan khusus (ABK) agar lebih efisien dalam mengurangi rasa takut dan dapat membangun persahabatan, menghargai orang lain dan saling pengertian, lebih efektif bagi anak-anak mengembangkan rasa percaya diri dalam menghadapi kehidupan orang dewasa didunia kerja yang beraneka ragam setelah selesai sekolah. Memudahkan anak berkebutuhan khusus untuk mengenal lingkungan sosial dan toleransi yang dapat mengurangi rasa sakit akibat penolakan, sesuai dengan filosofi pancasila dan bhineka tunggal ika dan sesuai perundang-undangan nasional dan internasional.</p>
<p><strong>Nilai-nilai pendidikan karakter yang perlu diberikan untuk ABK</strong></p>
<p>1. Nilai agama</p>
<p>Agama merupakan salah satu cara untuk mengenal Tuhan. Dengan mempelajari agama, maka seseorang akan mengetahui apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Tuhan.</p>
<p>2. Nilai budaya</p>
<p>Tidak dapat dipungkiri, seseorang selalu membutuhkan orang lain, sehingga manusia perlu mempelajari kebudayaan-kebudayaan yang ada di daerahnya untuk dapat berinteraksi. “Nilai-nilai budaya, seperti kejujuran dan kesetiakawanan inilah yang akan dibangun dalam diri para pelajar agar sesuai dengan pendidikan karakter”.</p>
<p>3. Nilai moral Pancasila</p>
<p>Nilai moral pancasila perlu dimasukkan karena bangsa Indonesia memiliki pancasila sebagai dasar negara. Salah satu fungsi dari pancasila sendiri adalah sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, hal ini berarti bahwa segala aktifitas dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia harus menceminkan nilai-nilai dalam pancasila. Akhir-akhir ini moral bangsa Indonesia dikatakan sudah banyak yang menyimpang. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penyimpangan moral yang terjadi di berbagai daerah, misalnya korupsi merajalela, pembunuhan hingga mutilasi, dan lain-lain. Hal ini sangat memprihatinkan, sehingga perlu menanamkan lagi pendidikan karakter kepada siswa khususnya ABK agar dapat mengembalikan moral bangsa Indonesia sesuai dengan nilai-nilai pancasila.</p>
<p><strong>Cara memasukan nilai-nilai pendidikan karakter untuk ABK pada pendidikan inklusif</strong></p>
<p>1. Nilai agama</p>
<p>Siswa ABK diajak beribadah sesuai keyakinan masing-masing, menjaga hubungan antara sesama manusia, mencontoh perilaku orang yang baik, membedakan baik dan buruk, membedakan perbuatan yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan oleh agama, dan lain-lain. Pada kegiatan sekolah, penyisipan nilai agama contohnya ketika di kelas, siswa diajak berdoa sebelum belajar, dan berdoa setelah selesai belajar, siswa diajak merayakan hari besar agamanya, dan lain-lain. Sedangkan untuk menyisipkan nilai agama pada setiap matapelajaran, contohnya saja pelajaran IPA, ketika guru menerangkan materi lingkungan, siswa disinggung bahwa lingkungan itu diciptakan oleh Tuhan, maka dari itu manusia tidak boleh merusak lingkungan karena akan dihukum oleh Tuhan.</p>
<p>2. Nilai budaya</p>
<p>Menyisipkan nilai budaya di sekolah untuk ABK dalam kegiatan sekolah misalnya ABK dilatih untuk dapat bersikap disiplin, datang sekolah tepat waktu, diadakan kantin kejujuran, dan lain-lain. Sedangkan untuk menyisipkan nilai budaya pada mata pelajaran, contohnya pada pelajaran matematika, siswa dituntut untuk kreatif dalam mengerjakan tugas matematika. Cara untuk memecahkan masalah dalam matematika sangat banyak sehingga butuh kreatifitas siswa untuk mengerjakannya.</p>
<p>3. Nilai Moral Pancasila</p>
<p>ABK dididik untuk dapat bertingkah laku yang mencerminkan nilai-nilai pancasila, dari sila pertama hingga sila ke lima. Pada kegiatan sekolah, misalnya ABK mengikuti kerja bakti pada hari Sabtu. ABK dididik agar dapat bergotong royong, saling bahu membahu sesama teman. Hal ini sesuai dengan pengamalan Pancasila sila ke empat. Nilai-nilai yang disisipkan pada mata pelajaran, misalnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, pendidik mengajak siswa berdiskusi untuk memecahkan masalah sehingga siswa memiliki berbagai pendapat yang bisa dikemukakan. <strong>[Annisa Fitri]</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pendidikan-karakter-pada-anak-berkebutuhan-khusus/">Pendidikan Karakter pada Anak Berkebutuhan Khusus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/pendidikan-karakter-pada-anak-berkebutuhan-khusus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Bakulan Nusantara 2018 Digelar 3 Hari di D&#8217;Kandang Amazing Farm</title>
		<link>https://jakpos.id/festival-bakulan-nusantara-2018-digelar-3-hari-di-dkandang-amazing-farm/</link>
					<comments>https://jakpos.id/festival-bakulan-nusantara-2018-digelar-3-hari-di-dkandang-amazing-farm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2018 10:30:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=17166</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan Festival Bakulan Nusantara 2018 di D’kandang Amazing&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/festival-bakulan-nusantara-2018-digelar-3-hari-di-dkandang-amazing-farm/">Festival Bakulan Nusantara 2018 Digelar 3 Hari di D&#8217;Kandang Amazing Farm</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_17167" aria-describedby="caption-attachment-17167" style="width: 595px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-17166 wp-image-17167" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1520677699/festival-bakulan10-1-595x458_pqv6xp.jpg" alt="" width="595" height="458" /><figcaption id="caption-attachment-17167" class="wp-caption-text">Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memotong kue dongkal pada Festival Bakulan Nusantara 2018 di D’kandang Amazing Farm, Kelurahan Pasir Putih, Sawangan pada Jumat (09/03/2018) (Foto : Diskominfo)</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Wali Kota Depok, Mohammad Idris meresmikan Festival Bakulan Nusantara 2018 di D’kandang Amazing Farm pada Jumat (09/03/2018). Acara yang baru pertama diadakan di Depok ini dibesut oleh Keponesia dan D’kandang Amazing Farm untuk memperkenalkan aneka kuliner khas nusantara.</p>
<p>Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pemerintah selalu mendukung berbagai kegiatan ekonomi kreatif seperti festival kuliner ini. Sebab, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam meningkatkan ekonomi di masyarakat.</p>
<p>“Festival Bakulan Nusantara ini bisa disempurnakan lagi nantinya untuk memperkenalkan makanan khas dari Sabang hingga Merauke. Untuk makanan khas di Depok ada makanan khas wajik, uli bakar,” ujar Idris saat melihat aneka kuliner di festival Bakulan Nusantara seperti dilansir situs resmi Pemkot Depok, depok.go.id.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia Festival Bakulan Nusantara 2018, Adhi Pramono menuturkan, festival kuliner ini digelar selama tiga hari mulai 9 hingga 11 Maret 2018. Selain kuliner, acara tersebut akan diisi sejumlah lomba foto dan vlog serta hiburan di hari terakhir.</p>
<p>“Kami mengajak sekitar 25 pelaku usaha. Dalam kegiatan ini mereka diberikan wadah untuk berdagang dan mempromosikan makanan khas nusantara,” ujarnya.</p>
<p>Dirinya menambahkan, dengan diadakannya Festival Bakulan Nusantara 2018, pihaknya ingin mewadahi para pelaku usaha. Karena itu, ke depan pihaknya akan melakukan road show ke kota lainnya.</p>
<p>“Terima kasih atas dukungan bapak Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Kami akan terus menyukseskan program pemerintah yaitu mendukung UMKM yang ada di Kota Depok,” tandasnya. []</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/festival-bakulan-nusantara-2018-digelar-3-hari-di-dkandang-amazing-farm/">Festival Bakulan Nusantara 2018 Digelar 3 Hari di D&#8217;Kandang Amazing Farm</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/festival-bakulan-nusantara-2018-digelar-3-hari-di-dkandang-amazing-farm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Potensi Generasi Millenial</title>
		<link>https://jakpos.id/maksimalkan-potensi-generasi-millenial/</link>
					<comments>https://jakpos.id/maksimalkan-potensi-generasi-millenial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jan 2018 03:53:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=16668</guid>

					<description><![CDATA[<p>Belakangan ini, generasi millenial menjadi topik perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat. Pembincangan ini tidak hanya mencakup sisi teknologi saja, tetapi juga mencakup sisi pendidikan, moral, dan budaya. Namun, Siapakah sebenarnya generasi millenial itu?</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/maksimalkan-potensi-generasi-millenial/">Maksimalkan Potensi Generasi Millenial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_16670" aria-describedby="caption-attachment-16670" style="width: 720px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-16668 wp-image-16670" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1516420288/720x340xgenerasi-muda-720x340.jpg.pagespeed.ic_.GAkpCha9jS_qmhe9l.jpg" alt="" width="720" height="340" /><figcaption id="caption-attachment-16670" class="wp-caption-text">Ilustrasi. (Istimewa)</figcaption></figure>
<p>Belakangan ini, generasi millenial menjadi topik perbincangan yang hangat di kalangan masyarakat. Pembincangan ini tidak hanya mencakup sisi teknologi saja, tetapi juga mencakup sisi pendidikan, moral, dan budaya. Namun, Siapakah sebenarnya generasi millenial itu?</p>
<p>Generasi millenial adalah generasi yang lahir setelah tahun 1980 sampai 2000. Millenial sendiri sangatlah spesial karena generasi ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal ini dapat terlihat dari mahirnya generasi millenial terhadap teknologi, pola pikir yang kritis, tingginya rasa kemandirian, jiwa berwirausaha yang membara, lebih mengutamakan pendidikan, memiliki inovasi-inovasi yang cemerlang, serta karya nyata dalam kehidupan.</p>
<p>Namun kini, masih banyak generasi millenial yang kurang memanfaatkan potensi dirinya secara efektif, sehingga memberikan dampak buruk tersendiri kepada mereka. Nyatanya kini banyak generasi millenial yang memanfaatkan kemajuan teknologi hanya untuk sekedar berselfie ria, aktif di sosmed tanpa memberikan keuntungan apa-apa bagi dirinya, lebih cenderung permisif karena terlalu terbuka terhadap perubahan, berkurangnya social skill sebagai akibat dari perkembangan teknologi, dan menjadi kurang menghargai suatu proses karena generasi milenial kini ingin semua hal yang serba instant.</p>
<p>Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan untuk memaksimalkan potensi kita sebagai generasi milenial:</p>
<p>1. Memiliki fashion yang jelas.</p>
<p>Hal ini sangatlah penting agar kita bisa mengenali diri kita dengan baik sehingga kita menjadi tahu apa yang harus di lakukan untuk menggapai cita-cita kita. So, segeralah temukan apa fashion kita dan berkaryalah dengan fashion kita tersebut!, karena hasilnya akan luar biasa dan membuat kita merasa “lebih hidup”. Ketika kita tau apa passion kita, setiap hari kita bakal selalu berusaha untuk mengasah kemampuan diri kita. Kita nggak akan bosen untuk terus belajar supaya kita bisa mewujudkan cita-cita kita yang berhubungan sama passion.</p>
<p>2. Totalitas dalam melakukan segala sesuatu</p>
<p>Totalitas adalah mereka yang mengerjakan suatu pekerjaan dengan memberikan segalanya baik harta tenaga pemikiran secara keseluruhan. Jika kita mengerjakan suatu hal dengan setengah hati, maka akan rawan untuk gagal sebab setiap langkah yang kita ambil tidak akan optimal, kita akan mengerjakan hanya seingatnya saja, asal-asalan, tanpa keterampilan yang memadai, dan tidak fokus.</p>
<p>Totalitas artinya hati, pikiran, dan tindakan Anda benar-benar tercurah untuk meraih mimpi Anda.</p>
<p>3. Mempunyai integritas, komitmen, dan disiplin yang tinggi</p>
<p>Integritas, Komitmen, dan disiplin yang tinggi adalah hal yang tidak boleh hilang dalam diri generasi millenials. Karena ketiganya menunjukkan siapa diri kita yang sesungguhnya, karakter sejati kita, dan tanpa adanya ketiga hal tersebut, mustahil anak-anak muda generasi millenial dapat menghasilkan karya-karya yang luar biasa.</p>
<p>Mari kita sama-sama lakukan hal-hal tersebut agar kita bisa menjadi generasi milenial yang berdaya dan memberdayakan orang lain. Mari kita buat dunia tercengang dengan karya-karya kita.</p>
<p>Rahmawati Nur Ma&#8217;rufah &#8211; Mahasiswi STEI Sebi</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/maksimalkan-potensi-generasi-millenial/">Maksimalkan Potensi Generasi Millenial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/maksimalkan-potensi-generasi-millenial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penerapan Smart Classroom dan Humanisme</title>
		<link>https://jakpos.id/penerapan-smart-classroom-dan-humanisme/</link>
					<comments>https://jakpos.id/penerapan-smart-classroom-dan-humanisme/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Nov 2017 12:01:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[smart classroom]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=15721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Konsep pendidikan dengan Smart Classroom, bisa jadi alternatif dalam pembelajaran dengan dukungan teknologi. Jika bisa dikemas dengan baik, maka inilah keistimewaan era pendidikan di abad ke-21.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/penerapan-smart-classroom-dan-humanisme/">Penerapan Smart Classroom dan Humanisme</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-15721 wp-image-15723 aligncenter" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1511179173/smart_class_uvinps.jpg" width="700" height="424" /></strong></em></p>
<p><em><strong>Oleh: Faizin, Mahasiswa S-2 Uhamka Jakarta</strong></em></p>
<p>Teknologi telah mengubah cara hidup manusia. Lalu, bagaimana dampakya terhadap dunia pendidikan? Nah, konsep pendidikan dengan Smart Classroom, bisa jadi alternatif dalam pembelajaran dengan dukungan teknologi. Jika bisa dikemas dengan baik, maka inilah keistimewaan era pendidikan di abad ke-21.</p>
<p>Perkawinan antara Pendidikan dan teknologi, tengah popular saat ini. Sebagai contoh, hampir setiap sekolah memiliki website sekolah sebagai ajang ‘kompetisi’ antarsekolah. Ketika masyarakat akan menyekolahkan putra-putrinya, hal pertama yang dilakukan adalah mencari informasi sekolah melalui internet terlebih dahulu tanpa harus ke sekolah langsung. Bahkan website sudah menjadi keharusan bagi sekolah.</p>
<p>Ada semacam pandangan bahwa sebuah lembaaga pendidikan akan terlihat prestise jika ber-website. Bahkan dan menjadi acara promosi bila sekolah tersebut sekolah swasta.Website dijadikan sebuah media pembelajaran. Semisal, guru memberikan tugas sekolah melalui website sekolah dan diharuskan mengirimkan jawaban melalui surat elektronik (email).</p>
<p>Namun, ahir-akhir ini ada fenomena yang lebih menarik untuk dibahas tidak sekedar website tapi penerapan smart classroom di dunia pendidikan. Smart Classroom, yang memadukan teknologi ini, memang menjadi keistimewaan bagi para pelajar di abad ke-21.</p>
<p><strong>Apa itu smart classroom?</strong></p>
<p>Smart classroom merupakan konsep yang memadukan teknologi digital dan pendidikan.Bisa juga disebut sebagai konsep pendidikan dengan metode digital. Siswa belajar memanfaatkan teknologi, device/tablet, di dalam kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>Penerapan smart classroom diharapkan menjadi pendukung dalam meningkatkan daya serap pada proses KBM. Smart classroom menggunakan semua konten interaktif seperti video atau presentasi dan metode yang menarik secara visual dalam pengajaran. Ini menarik para siswa yang sudah susah payah dengan metode mengajar tradisional dalam kelas. Hal tersebut disebabkan karena indera penglihatan dan pendengaran mereka terlibat dan itu membantu mereka untuk mengingat informasi dengan lebih cepat dan efektif.</p>
<p>Dengan Smart classroom ini siswa diberikan contoh-contoh nyata secara cepat dengan akses internet sesuai dengan materi pelajaran. Proses pembelajaran pada umumnya lebih mudah dilakukan jika melalui media audio visual. Bayangkan saja, betapa menguntungkannya bagi para siswa untuk memahami banyak materi dengan penuh penggambaran visual di kelas dibandingkan dengan membaca berhalaman-halaman buku teks.</p>
<p>Selain itu, dengan smart classroom rasa ingin tahu siswa akan hal-hal baru meningkat pesat. Juga, dapat mengembangkan proses berfikir kreatif siswa sehingga pemahaman pelajaran senantiasa lebih luas. Maka sisi baiknya dapat memberikan imbas percepatan proses berpikir siswa ke arah yang lebih dinamis. Secara tidak langsung kemandirian proses belajar tersebut akan didapatkan oleh siswa.</p>
<p>Jika, ditinjau dari manfaatnya, penerapan smart classroom sebenarnya tidak terbatas.Memang, mengadopsi konsep baru adalah keputusan yang sulit.Namun, teknologi ini dapat menciptakan sebuah terobosan pada dunia pendidikan. Jika tidak mencobanya, maka tidak akan tahu sejauh mana teknologi canggih dapat mengoptimalkan proses belajar mengajar. Jadi, yang penting untuk saat ini adalah mencobanya.</p>
<p>Salah satu alasan dibalik naiknya popularitas smart classroom adalah fakta bahwa konsep belajar ini sangat cocok untuk semua jenis siswa. Penggunaan teknologi modern dapat memudahkan proses belajar. Sebuah kelas yang berisi siswa dengan berbagai berbedaan kemampuan pembelajaran dan pemahamanakan terbantu dengan baik. Selain itu, metode pembelajaran ini menumbuhkan lebih banyak interaksi antara siswa dengan guru.</p>
<p>Dengan software yang terdapat di smart classroom, guru dapat mengontrol apa yang sedang dikerjakan siswa di device-nya, dapat menampilkan layar guru di semua device siswa. Selain itu, dapat dilakukan tes atau ujian secara online. Apalagi dengan software yang ada akan mudah diterapkan di semua mata pelajaran.</p>
<p><strong>Guru yang profesional</strong></p>
<p>Pengaplikasian smart classroom memungkinkan tejadinya proses pembelajaran yang dinamis, dimana kini tak ada lagi batasan waktu dan tempat dalam belajar. Interaksi antara guru dan siswa dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Adanya dukungan penyediaan aplikasi pembelajaran memungkinkan proses kegiatan belajar mengajar lebih variatif dan inovatif.</p>
<p>Hanya saja apakah para guru sudah memiki kemampuan seperti yang diharapkan dalam penerapan smart classroom? Ini pertanyaan yang membutuhkan jawaban secara detail.</p>
<p>Guru pada abad 21 dan abad selanjutnya ditantang untuk melakukan akselerasi terhadap perkembangan informasi dan komunikasi. Pembelajaran di kelas dan pengelolaan kelas, pada abad ini harus disesuaikan dengan standar kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.</p>
<p>Guru yang mampu menghadapi tantangan tersebut adalah guru yang profesional yang memiliki kualifikasi akademik dan memiliki kompetensi-kompetensi antara lain kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial yang berkualitas.</p>
<p>Guru profesional harus memiliki kemampuan sebagai pendidik, terlebih pula guru tersebut harus sesuai dengan lulusan pendidikannya yang linier dengan apa yang di ajarkannya, itu merupakan harga mati.Selanjutnya guru profesional juga harus memiliki tiga kemampuan dalam melaksanakan tugasnya yakni kecerdasan Intelektual, kecerdasan Emosional, dan kecerdasan Spiritual.</p>
<p>Sebagai modal utama guru mengajar ialah harus menguasai apa yang di ajarkannya, agar transfer ilmu pengetahuan dapat terlaksana dengan baik, antara apa yang disampaikan oleh guru dan penerimaan pemahaman pelajaran pada siswa.Pun, guru profesioanl harus berkecerdasan emosional, ini sebagai pengontrol psikis siswa, pengontrol rasa peserta didik.Tentu juga untuk mengontrol guru itu sendiri saat memberikan pengajaran.</p>
<p>Berkaitan dengan smart classroom, terdapat hasil penelitian menunjukkan , Earle (2002) beberapa hambatan terhadap integrasi teknologi di dalam kelas antara lain faktor ekstrinsik bagi guru seperti akses, waktu, dukungan, sumber daya, dan pelatihan. Sedangkan faktor kekuatan yang bersifat intrinsik seperti sikap, kepercayaan, praktik, dan resistensi.</p>
<p>Merujuk hasi penelitian di atas, perlu adanya langkah yang komprehensif dari pemangku yang berkepentingan dalam pendidikan abad ke-21, khususnya profesionalisme guru. Guru yang melek teknologi dan mengaplikannya dalm proses belajar mengajar. Guru yang canggihdalam teknologi yang menghasilkan prestasi pembelajaran yang memuaskan.</p>
<p><strong>Sentuhan Humanis</strong></p>
<p>Beberapa unsur pengembangan prestasi siswa memerlukan teknologi. Siswa perlu kehadiran teknologi sebagai pendukung belajar mereka, proses kreatif akan timbul, kemampuan mengolah informasi lebih cepat. Tetapi, proses tersebut harus tetap di dampingi oleh seorang guru. Karena kita butuh akan pentingnya emosi, perasaan, komunikasi terbuka, dan nilai-nilai yang dimiliki oleh setiap siswa dalam pemenuhan prestasi tersebut.</p>
<p>Sesuai dengan teori humanisme Maslow, yang lebih mengurusi sisi perkembangan kepribadian siswa. Pedidikan tidak hanya terfokus pada perkembangan intelegensi semata.Tetapi ada nilai humanis yang perlu ditumbuhkembangkan. Antara lain terdapat pengembangan emosi positif dalam domain afektif.</p>
<p>Teknologi bagi humanis ialah kawan tanpa ketergantungan. Siswa harus mampu memberi petunjuk kepada dirinya sendiri dalam belajar, sehingga mereka mengetahui apa yang dipelajarinya serta mengukur seberapa besar ia dapat memahaminya. Pembelajaran bernafas humanis ini melingkupi pembentukan kepribadian, hati nurani, perubahan sikap, dan analisis terhadap fenomena sosial.</p>
<p>Indikator dari keberhasilan aplikasi humanis yang harus berdampingan dengan teknologi yakni siswa merasa senang, bersemangat, berinisiatif dalam belajar dan terjadi perubahan pola pikir, perilaku dan sikap. Diwarnai teknologi, siswa diharapkan dapat mengolah pribadinya sendiri secara bertanggung jawab tanpa mengurangi hak-hak orang lain atau melanggar aturan, norma, disiplin dan beretika.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/penerapan-smart-classroom-dan-humanisme/">Penerapan Smart Classroom dan Humanisme</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/penerapan-smart-classroom-dan-humanisme/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
