<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Idul Adha Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/idul-adha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/idul-adha/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jun 2025 04:29:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Idul Adha Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/idul-adha/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanpa Panci Presto, Ini 7 Cara Tradisional Olah Daging jadi Empuk</title>
		<link>https://jakpos.id/tanpa-panci-presto-ini-7-cara-tradisional-olah-daging-jadi-empuk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 04:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Daging]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87602</guid>

					<description><![CDATA[<p>Momen Idul Adha, olahan daging sapi dan kambing bakal jadi menu andalan. Satu tantangan yang sering muncul adalah membuat daging empuk</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/tanpa-panci-presto-ini-7-cara-tradisional-olah-daging-jadi-empuk/">Tanpa Panci Presto, Ini 7 Cara Tradisional Olah Daging jadi Empuk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h4><em>Momen Idul Adha, olahan daging sapi dan kambing bakal jadi menu andalan. Satu tantangan yang sering muncul adalah membuat daging empuk</em></h4>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Umumnya, panci presto jadi solusi cepat dan jitu membuat daging jadi empuk. Masalahnya, tak semua orang memiliki alat panci presto. Lalu, apa solusinya?</p>
<h3>Cara mengolah daging agar tidak alot tanpa panci presto</h3>
<p>Anda tetap bisa membuat daging empuk dan tidak alot tanpa panci presto. Caranya, cukup dengan menggunakan bahan-bahan alami dan teknik sederhana.</p>
<p>Cara-cara di bawah bisa membuat daging tetap empuk, juicy, dan menggugah selera.</p>
<p><strong>1. Pakai jahe</strong></p>
<p>Cara mengolah daging agar tidak alot tanpa panci presto yang pertama adalah dengan menggunakan rempah jahe. Jahe mengandung enzim proteolitik yang dapat memecah protein dan membuat tekstur daging lebih lunak.</p>
<p>Siapkan jahe segar secukupnya lalu parut. Lumuri daging yang sudah dibersihkan dengan jahe parut.</p>
<p>Setelah itu, diamkan selama 30 menit. Bilas daging sebelum dimasak untuk mengurangi rasa pedas.</p>
<p><strong>2. Bungkus dengan daun pepaya</strong></p>
<p>Daun pepaya mengandung enzim papain yang terkenal efektif menguraikan protein dan serat daging.</p>
<p>Cara menggunakannya, cukup remas daun pepaya agar sedikit layu. Bungkus daging bersih dengan daun pepaya. Diamkan selama 10-30 menit. Bilas agar rasa pahit hilang, lalu daging siap dimasak.</p>
<p><strong>3. Gunakan buah-buahan segar</strong></p>
<p>Beberapa buah mengandung enzim alami yang dapat melembutkan daging. Berikut pilihannya:</p>
<p>&#8211; Nanas<br />
Nanas mengandung enzim bromelain yang sangat efektif. Cukup parut nanas segar, balurkan ke daging, diamkan 10-30 menit.</p>
<p>Nanas bisa juga dimasak bersama daging untuk hasil lebih kaya rasa.</p>
<p>Tapi ingat, jangan marinasi terlalu lama, karena bisa membuat daging hancur.</p>
<p>&#8211; Tomat<br />
Asam alami dalam tomat membantu mengempukkan daging secara perlahan.</p>
<p>Caranya, haluskan tomat dan campur dalam bumbu masak. Masak daging bersama bumbu tersebut.</p>
<p>&#8211; Jeruk lemon<br />
Kandungan asamnya membantu memutus serat daging.</p>
<p>Cukup peras lemon, balurkan airnya ke daging. Diamkan 30 menit hingga beberapa jam di dalam kulkas sebelum dimasak.</p>
<p><strong>4. Potong daging melawan arah serat</strong></p>
<p>Cara memotong juga berpengaruh pada keempukan daging.</p>
<p>Potong daging berlawanan arah serat untuk memutus struktur otot. Cara ini membuat daging jadi lebih cepat empuk saat dimasak.</p>
<p><strong>5. Taburi garam krosok</strong></p>
<p>Garam krosok atau coarse salt bisa menarik air keluar dari daging, membantu proses pelunakan, dan menjaga kelembapan daging.</p>
<p>Taburkan garam di permukaan daging. Diamkan selama satu jam hingga semalaman. Bilas dan keringkan sebelum dimasak.</p>
<p><strong>6. Marinasi dengan larutan asam</strong></p>
<p>Larutan asam seperti lemon, jeruk nipis, cuka, atau wine bisa memecah jaringan otot daging. Anda juga bisa menggunakan jus nanas atau kiwi, bahkan cuka.</p>
<p>Rendam daging di dalam larutan asam di atas selama 30 menit saja.</p>
<p><strong>7. Baking soda</strong></p>
<p>Baking soda bisa meningkatkan pH daging dan membuat serat ototnya mengendur.</p>
<p>Caranya, campurkan 1 sdt baking soda dalam segelas air dan tuang ke wadah berisi daging. Diamkan 15-20 menit, lalu bilas hingga bersih sebelum memasak.</p>
<p>Itulah beberapa cara tradisional mengolah daging agar tidak alot tanpa panci presto. Mudah bukan?</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/tanpa-panci-presto-ini-7-cara-tradisional-olah-daging-jadi-empuk/">Tanpa Panci Presto, Ini 7 Cara Tradisional Olah Daging jadi Empuk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/cdn.rri.co.id/berita/1/images/1688166957063-044249500_1625623403-shutterstock_1835802010/1688166957063-044249500_1625623403-shutterstock_1835802010.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Astra Salurkan Hewan Kurban ke 29 Provinsi, Dukung Peternak Lokal dan Kelestarian Lingkungan</title>
		<link>https://jakpos.id/astra-salurkan-hewan-kurban-ke-29-provinsi-dukung-peternak-lokal-dan-kelestarian-lingkungan/</link>
					<comments>https://jakpos.id/astra-salurkan-hewan-kurban-ke-29-provinsi-dukung-peternak-lokal-dan-kelestarian-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 12:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Astra]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Penyaluran Kurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=87401</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Astra melalui Yayasan Astra, kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di seluruh Indonesia&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/astra-salurkan-hewan-kurban-ke-29-provinsi-dukung-peternak-lokal-dan-kelestarian-lingkungan/">Astra Salurkan Hewan Kurban ke 29 Provinsi, Dukung Peternak Lokal dan Kelestarian Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jakpos.id/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Astra melalui Yayasan Astra, kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di seluruh Indonesia sebagai wujud nyata semangat kepedulian sosial serta menebar kebermanfaatan yang berkelanjutan melalui program Kurban Astra, Maksimal Manfaatnya. Jumlah hewan kurban pada tahun ini meliputi 493 ekor sapi dan 1826 ekor kambing yang didistribusikan ke 29 provinsi di Indonesia.</p>
<p>Pengadaan hewan kurban tersebut dilakukan oleh Yayasan Astra yang berfokus pada kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yaitu Yayasan Amaliah Astra yang merupakan salah satu dari sembilan Yayasan di bawah naungan Astra. Yayasan Astra-Yayasan Amaliah Astra berkolaborasi dengan peternak kecil lokal, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat serta merupakan wujud komitmen Astra dalam mendukung kesejahteraan peternak serta membangun ketahanan ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Seremoni penyerahan hewan kurban secara simbolis dilaksanakan pada Senin (2/6) di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ir. H. Juaini, MM. beserta perwakilan dari Astra.</p>
<p>“Melalui program Kurban Astra, Maksimal Manfaat, kami berharap momen Iduladha tidak hanya menjadi sarana berbagi namun juga memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan rasa syukur serta dapat dirasakan secara luas, baik oleh masyarakat penerima maupun para peternak yang terlibat dalam proses penyediaannya,” ujar Ketua Pengurus Yayasan Astra-Yayasan Amaliah Astra Riza Deliansyah.</p>
<p>Proses pemotongan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan yang memenuhi syariat Islam, prosedur kesehatan, dan regulasi yang berlaku. Selanjutnya, daging kurban didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah mulai tanggal 6-8 Juni 2025.</p>
<p>Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, Astra juga mengupayakan penggunaan bahan alami seperti bambu sebagai pembungkus daging kurban yang diharapkan dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong perilaku ramah lingkungan di masyarakat.</p>
<p>Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, Astra terus berupaya memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan dengan filosofi Catur Dharma yang menjadi fondasi perjalanan perusahaan selama ini.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/astra-salurkan-hewan-kurban-ke-29-provinsi-dukung-peternak-lokal-dan-kelestarian-lingkungan/">Astra Salurkan Hewan Kurban ke 29 Provinsi, Dukung Peternak Lokal dan Kelestarian Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/astra-salurkan-hewan-kurban-ke-29-provinsi-dukung-peternak-lokal-dan-kelestarian-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/bogorpos.id/go/wp-content/uploads/2025/06/Gambar-WhatsApp-2025-06-03-pukul-19.16.05_fa95305f-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 2025</title>
		<link>https://jakpos.id/hari-ini-kemenag-gelar-sidang-isbat-penentuan-idul-adha-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 01:06:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemantauan hilal awal Zulhijah akan dilakukan di 114 titik di seluruh Indonesia</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/hari-ini-kemenag-gelar-sidang-isbat-penentuan-idul-adha-2025/">Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Pemantauan hilal awal Zulhijah akan dilakukan di 114 titik di seluruh Indonesia</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang Isbat penentuan awal Zulhijah 1446 H, hari ini, Selasa (27/5) mulai pukul 16.00 WIB. Arab Saudi juga menentukan Idul Adha hari ini.</p>
<p>Pemantauan hilal awal Zulhijah akan dilakukan di 114 titik di seluruh Indonesia.</p>
<p>&#8220;Pemantauan hilal awal Zulhijah akan dilakukan di 114 titik di seluruh Indonesia pada 27 Mei mendatang,&#8221; ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Sidang Isbat di Jakarta, Rabu (21/5).</p>
<p>Berdasarkan hasil perhitungan Tim Hisab Rukyat Kemenag, posisi hilal pada saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas ufuk, yakni antara 0° 44,15’ (nol derajat empat puluh empat koma lima belas menit) hingga 3° 12,29’ (tiga derajat dua belas koma dua puluh sembilan menit).</p>
<p>Sementara sudut elongasi berkisar antara 5° 50,64’ (lima derajat lima puluh koma enam puluh empat menit) hingga 7° 6,27’ (tujuh derajat enam koma dua puluh tujuh menit).</p>
<p>“Kondisi tersebut telah memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yang menjadi acuan utama dalam penetapan awal bulan Hijriah di kawasan Asia Tenggara,” kata dia.</p>
<p>Seperti biasa, Arsad mengatakan rangkaian sidang Isbat diawali dengan seminar posisi hilal yang menghadirkan para ahli astronomi dan pakar ilmu falak dari organisasi masyarakat Islam.</p>
<p>Kemudian setelah salat magrib, sidang isbat dilaksanakan secara tertutup. Di saat yang sama, Kemenag akan menerima laporan hasil rukyatulhilal dari seluruh titik pemantauan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/hari-ini-kemenag-gelar-sidang-isbat-penentuan-idul-adha-2025/">Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Adha 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/fahum.umsu.ac.id/blog/wp-content/uploads/2025/04/lebaran-idul-adha-2025-kapan-ini-jadwal-versi-pemerintah-muhammadiyah-yang-harus-kamu-tahu.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Lapak Hewan Qurban di Depok Lewati Pengawasan Ketat</title>
		<link>https://jakpos.id/lapak-hewan-qurban-di-depok-lewati-pengawasan-ketat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 06:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Hewan Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=86790</guid>

					<description><![CDATA[<p>Selain vaksinasi, pihaknya juga telah menyelesaikan sosialisasi protokol kesehatan hewan kurban di 11 kecamatan DEPOK&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/lapak-hewan-qurban-di-depok-lewati-pengawasan-ketat/">Lapak Hewan Qurban di Depok Lewati Pengawasan Ketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Selain vaksinasi, pihaknya juga telah menyelesaikan sosialisasi protokol kesehatan hewan kurban di 11 kecamatan</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Depok mulai melakukan pengawasan terhadap lapak-lapak penjual hewan qurban menjelang hari raya Idul Adha.</p>
<p>Kegiatan ini akan dimulai pekan ini guna memastikan hewan kurban memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan syariat.</p>
<p>Kepala DKP3 Kota Depok, Widyati Riyandari, mengatakan bahwa pihaknya per Jumat 16 April telah melakukan vaksinasi terhadap 942 ekor ternak.</p>
<p>“Sebanyak 795 sapi, 61 kambing, dan 86 domba telah menerima vaksinasi. Seluruhnya divaksin di peternakan yang berada di wilayah Depok,” ujar Widyati kepada awak media, Senin (19/5).</p>
<p>Selain vaksinasi, pihaknya juga telah menyelesaikan sosialisasi protokol kesehatan hewan kurban di 11 kecamatan.</p>
<p>Sosialisasi juga mencakup protokol penyelenggaraan pemotongan hewan kurban yang diatur dalam Peraturan Wali Kota Depok Nomor 41 Tahun 2024 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pemotongan Hewan Qurban.</p>
<p>“Setiap hewan yang masuk ke Kota Depok wajib disertai bukti vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pemantauan distribusi hewan dilakukan melalui aplikasi iSIKHNAS. Untuk lalu lintas antarprovinsi, verifikasi dilakukan oleh pejabat otoritas veteriner provinsi.</p>
<p>&#8220;Sementara itu, lalu lintas antarkabupaten atau kota ditangani oleh petugas dari DKP3 setempat,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/lapak-hewan-qurban-di-depok-lewati-pengawasan-ketat/">Lapak Hewan Qurban di Depok Lewati Pengawasan Ketat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/www.megasyariah.co.id/bms-new/edukasi-tips/kurban_adalah.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Lewat Program Qurbanmu, LazisMu Ajak Umat untuk Bahagiakan Sesama</title>
		<link>https://jakpos.id/luncurkan-qurbanmu-lazismu-targetkan-himpun-rp-695-m-di-idul-adha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 11:19:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[LazisMu]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[zakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=86448</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) meluncurkan program bertajuk "Qurbanmu: Bahagiakan Sesama."</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/luncurkan-qurbanmu-lazismu-targetkan-himpun-rp-695-m-di-idul-adha/">Lewat Program Qurbanmu, LazisMu Ajak Umat untuk Bahagiakan Sesama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Menyambut Idul Adha 1446 H/2025 M, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (LazisMu) meluncurkan program bertajuk &#8220;Qurbanmu: Bahagiakan Sesama.&#8221;</p>
<p>Ketua Badan Pengurus LazisMu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan penghimpunan kurban senilai lebih dari Rp 69,5 miliar pada tahun ini. Seluruh amanah dari pekurban itu akan disalurkan ke berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.</p>
<p>Ia melanjutkan, kurban bukanlah sekadar ritual tahunan. Ibadah ini berdampak sosial nyata di tengah masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, LazisMu menghadirkan QurbanMu sebagai sebuah program inovatif yang menghubungkan antara pekurban dan para penerima manfaat.</p>
<p>&#8220;Di dalamnya, ada inovasi berupa RendangMu, produk kemasan daging kurban tahan lama yang dapat menjangkau penerima manfaat secara lebih tepat sasaran,” ujar Rais dalam acara peluncuran program QurbanMu di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (8/5/2025).</p>
<p>Direktur Utama LazisMu Pusat, Ibnu Tsani mengatakan, pelaksanaan kurban via LazisMu terjamin aman, sesuai syariat, dan profesional. Selain itu, pihaknya juga menerapkan prinsip ramah lingkungan sehingga menggunakan kemasan dari anyaman bambu (besek), alih-alih kantong plastik, dalam distribusi daging kurban.</p>
<p>“LazisMu juga diaudit secara syariah dan oleh kantor akuntan publik, serta meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian pada tahun 2023,” ucap Ibnu.</p>
<p>Ia menambahkan, penyaluran hewan kurban tak hanya difokuskan di dalam negeri, tetapi juga menjangkau hingga luar negeri, termasuk Palestina. Distribusi ini mendayagunakan jaringan pimpinan cabang istimewa Muhammadiyah/&#8217;Aisyiyah di mancanegara.</p>
<p>Pada tahun ini, LazisMu menargetkan nilai penghimpunan kurban sebesar Rp 69.538.012.822 dari 1.277 kantor layanan yang tersebar di 34 provinsi. Adapun para penerima manfaat yang menjadi sasaran distribusinya mencakup berbagai pihak. Itu mulai dari penyintas bencana alam; panti asuhan; masyarakat di kawasan rawan stunting; wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T); serta kantong-kantong kemiskinan di perkotaan dan perdesaan.</p>
<p>Untuk memudahkan masyarakat, Lazismu juga memperbanyak saluran donasi dan metode pembayaran. “Kami membuka banyak rekening pembayaran sebagai bentuk optimalisasi layanan kurban,” kata Ibnu.</p>
<p>Di tempat yang sama, Ketua Panitia Program QurbanMu Aditya Rizki menjelaskan, program ini mencakup tiga jenis aspek, yaitu kurban kemasan, kurban daging segar (fresh meat), dan sedekah daging.</p>
<p>Kurban kemasan berupa rendang kaleng 200 gram dari hasil penyembelihan sapi kurban. Adapun program fresh meat membagikan daging segar langsung kepada penerima.</p>
<p>Sementara itu, program sedekah daging ditujukan bagi masyarakat yang ingin berbagi namun belum mampu berkurban secara utuh. “Tujuannya adalah memfasilitasi semangat masyarakat dalam membantu sesama melalui syiar kurban,” jelas Aditya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/luncurkan-qurbanmu-lazismu-targetkan-himpun-rp-695-m-di-idul-adha/">Lewat Program Qurbanmu, LazisMu Ajak Umat untuk Bahagiakan Sesama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/muhammadiyah.or.id/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-08-at-16.35.29.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>PNM Salurkan Hewan Kurban di Daerah Tertinggal</title>
		<link>https://jakpos.id/pnm-salurkan-hewan-kurban-di-daerah-tertinggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 01:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69896</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, PT Permodalan Nasional Madani&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pnm-salurkan-hewan-kurban-di-daerah-tertinggal/">PNM Salurkan Hewan Kurban di Daerah Tertinggal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, PT Permodalan Nasional Madani atau PNM menyalurkan hewan kurban di berbagai titik 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) di Indonesia.</p>
<p>Lokasi penyaluran tersebut di antaranya berada di Aceh, Palembang, Lampung, Garut, Serang, Banjarmasin, Purwokerto, Solo, Mataram, dan Makassar.</p>
<p>Diakui oleh Direktur Utama PNM Arief Mulyadi pemilihan lokasi kurban pada tahun ini sengaja difokuskan bagi mereka yang sulit secara akses dan memiliki kondisi khusus dengan angka stunting paling tinggi.</p>
<p>&#8220;Momentum kurban tahun ini selain bernilai ibadah di Hari Raya Idul Adha juga sebagai bentuk komitmen PNM mendukung program zero stunting di Indonesia,&#8221; ujar Arief.</p>
<p>Kurban tahun ini juga menjadi wujud syukur perusahaan yang telah 25 tahun dipercaya mengabdi untuk negeri, khususnya dalam memberdayakan ultra mikro Indonesia. Momentum Idul Adha sekaligus kesempatan bagi PNM untuk berbagi di daerah 3T yang di dalamnya juga terdapat nasabah binaan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).</p>
<p>“Penyerahan hewan kurban di daerah 3T melalui masjid terdekat dari unit setempat dengan tampilan yang paling sederhana secara bangunan. Karena biasanya semakin besar dan bagus suatu masjid, yang berkurban di sana juga semakin banyak. Jadi kami imbau untuk pilih yang sesederhana mungkin,” tambah Arief.</p>
<p>Arief turut menyampaikan rasa terima kasih kepada nasabah PNM Mekaar yang sudah mempercayakan PNM dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada perempuan pelaku usaha (UMi) untuk menjalani usaha. Tidak hanya itu, Ia juga mengapresiasi Account Officer (AO) yang telah berjuang keras memberi pendampingan hingga pelosok negeri.</p>
<p>“Saya berharap, kurban dari PNM dapat terus menumbuhkan asa pejuang ultra mikro baik itu nasabah maupun teman-teman AO yang setiap hari berkorban melalui jalur yang sulitnya luar biasa,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pnm-salurkan-hewan-kurban-di-daerah-tertinggal/">PNM Salurkan Hewan Kurban di Daerah Tertinggal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/img.antaranews.com/cache/1200x800/2024/06/17/pnm-kurban.jpg.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
