<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampung Teknologi Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/kampung-teknologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/kampung-teknologi/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 May 2016 02:44:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Kampung Teknologi Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/kampung-teknologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</title>
		<link>https://jakpos.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/</link>
					<comments>https://jakpos.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 May 2016 02:44:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[KTF]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[UKM Belimbing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5554</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dunia bisnis menjadi tanpa batasan, siapapun bisa&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/">UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5199.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-post-5554 wp-image-5555" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5199.jpg" alt="IMG_5199" width="600" height="400" /></a></p>
<p>DEPOK &#8211; Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dunia bisnis menjadi tanpa batasan, siapapun bisa membeli dan menjual produk dari dan negara negara manapun di wilayah ASEAN. Sudah saatnya pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Depok memasarkan lewat cara online sehingga produknya semakin mudah dijangkau, tak sebatas lokal tapi juga diharapkan bisa mendunia.</p>
<p>Demikian ditegaskan Harijanto, pendiri Kampung Teknologi Foundation (KTF) kepada depokpos, Rabu (4/5). Ditegaskan salah satu program utama KTF adalah pelatihan-pelatihan dengan sasaran pelaku UKM di Kota Depok khususnya, dari situlah kemudian lahir komunitas UKM Belimbing yang berada dibawah naungan KTF ini.</p>
<p>“Kami mempunyai program kerja mengangkat UKM di Depok untuk go online. Mereka harus mempunyai target market global, berjualan tak hanya manual atau offline,” kata pria yang akrab disapa Adjie ini.</p>
<p>Adjie mengatakan, ide pertama kali memang awalnya dari program pelatihan untuk UKM yang diselenggarakan oleh KTF, dari situlah kemudian para peserta yang mengikuti pelattihan tersebut bergabung dan mendirikan wadah UKM Belimbing ini.</p>
<figure id="attachment_5556" aria-describedby="caption-attachment-5556" style="width: 533px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/13162201_1616016008718546_1607427774_n.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-post-5554 wp-image-5556" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/13162201_1616016008718546_1607427774_n.jpg" alt="Suasana pelatihan di UKM Belimbing." width="533" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-5556" class="wp-caption-text">Suasana pelatihan di UKM Belimbing.</figcaption></figure>
<p>Selanjutnya Adjie mendaftarkan UKM Belimbing ke program UKM Digital milik telkom dan lalu disetujui dengan KTF sebagai pusat pelatihan untuk angggota UKM Belimbing ini. Pelatihan yang dilakukan di KTF sendiri lebih menitik beratkan kepada digital marketing atau pemasaran secara online.</p>
<p>Diakuinya, beberapa pelaku UKM memang sudah sepuh dan biasanya tak mengerti teknologi digital bahkan ketika diundang melakukan pelatihan mereka menolak dengan alasan gaptek.</p>
<p>&#8220;Padahal walaupun kita<em> nggak</em> menuntut bisa, paling <em>nggak bussiness owner</em> itu tahu dasar-dasarnya, yang melakukan marketing online nanti bisa anak atau kerabatnya,&#8221; ujar Adjie.</p>
<p>Kendala lainnya adalah pada masalah waktu, dikatakan kebanyakan pelaku UKM sudah terkuras waktunya dibagian produksi sehingga sangat perlu penyesuaian waktu yang efisien untuk para pelaku UKM ini.</p>
<p>&#8220;Biasanya kita menyesuaikan waktunya, jika minggu ini ada yang tak bisa (hadir) diharapkan minggu berikutnya bisa,&#8221; tambahnya</p>
<p>Adjie menambahkan, untuk peserta pelatihan tak tertutup hanya untuk UKM Belimbing saja, namun juga untuk pelaku UKM dari kelompok komunitas lainnnya.</p>
<p>&#8220;Justru peserta training marketing online ini lebih banyak dari komunitas UKM lain, kita juga banyak menerima undangan dari luar Depok untuk mengisi pelatihan. Terakhir itu kemarin kita di undang Pemprov Banten,&#8221; pungkasnya. (san)</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/">UKM Belimbing: Saatnya Pelaku UKM Go Online!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/ukm-belimbing-saatnya-pelaku-ukm-go-online/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Kampung Teknologi di Depok, Seperti Apa?</title>
		<link>https://jakpos.id/ada-kampung-teknologi-di-depok-seperti-apa/</link>
					<comments>https://jakpos.id/ada-kampung-teknologi-di-depok-seperti-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 May 2016 11:54:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[KTF]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5519</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Kampung Teknologi Foundation (KTF) pertama kali dibentuk pada 12 Oktober 2009, yang memiliki&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ada-kampung-teknologi-di-depok-seperti-apa/">Ada Kampung Teknologi di Depok, Seperti Apa?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5530" aria-describedby="caption-attachment-5530" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5188.jpg"><img decoding="async" class="wp-post-5519 wp-image-5530 size-full" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_5188.jpg" alt="IMG_5188" width="600" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-5530" class="wp-caption-text">Salah satu sudut ruangan Mini Lab Komputer milik KTF.</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Kampung Teknologi Foundation (KTF) pertama kali dibentuk pada 12 Oktober 2009, yang memiliki visi mengurangi kesenjangan teknologi digital bagi masyarakat Indonesia. Di KTF, anak-anak dapat mengerjakan tugas sekolah tanpa harus ke warnet atau rental komputer karena tidak semua rumah memiliki komputer ataupun koneksi internet dan printer.</p>
<p>Demikian dijelaskan Harijanto saat depokpos berkesempatan menyambangi Kampung Teknologi Foundation yang beralamat di Kampung Areman RT 01/05 Jalan Kamboja No 17C, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Selasa (3/5).</p>
<p>&#8220;Sarana komputer dan lainnya yang dimiliki KTF biasa digunakan oleh masyarakat secara gratis,&#8221; tegas pria yang akrab disapa Mas Adjie ini.</p>
<p>Pada perkembangannya, KTF juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial secara gratis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Tentunya, hal ini didukung penuh oleh para donatur dan kerjasama baik dari kalangan korporasi maupun swadaya masyarakat.</p>
<figure id="attachment_5531" aria-describedby="caption-attachment-5531" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/image_7.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-5519 wp-image-5531" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/image_7.jpeg" alt="Adjie saat memberikan pengarahan kepada anak-anak pengguna sarana gratis yang disediakan KTF." width="600" height="338" /></a><figcaption id="caption-attachment-5531" class="wp-caption-text">Adjie saat memberikan pengarahan kepada anak-anak pengguna sarana gratis yang disediakan KTF.</figcaption></figure>
<p>Adjie menambahkan bahwa saat ini bahkan anak-anak saja mengerjakan tugas sekolah sudah menggunakan komputer dan internet, apalagi pelaku bisnis. Di era yang serba digital, pelaku bisnis harus siap dengan pasar digital, salah satunya dengan memberdayakan pemasaran online.</p>
<p>&#8220;Program KTF adalah membuat training-training untuk mahasiswa, pelajar, masyarakat dan para pelaku UKM, inilah yang kemudian melatarbelakangi lahirnya UKM Belimbing sebagai wadah pelaku UKM memasarkan produk mereka secara online,&#8221; tutur Adjie.</p>
<p>Di Kampung Teknologi ini, masyarakat dari segala usia bisa mampir dan menggunakan sarana komputer dan internet secara gratis. Adjie menjelaskan biasanya pada sore hari banyak anak-anak dan pemuda usia pelajar yang datang dan menggunakan fasilitas gratis tersebut.</p>
<p>&#8220;Biasanya agak sore banyak anak-anak sekolah yang kesini, dari mana saja. Kebanyakan mereka mengerjakan tugas sekolah,&#8221; tutur Adjie.</p>
<figure id="attachment_5532" aria-describedby="caption-attachment-5532" style="width: 533px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/image_6.jpeg"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-post-5519 wp-image-5532" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/image_6.jpeg" alt="Setiap harinya, KTF banyak dikunjungi warga terutama dari kalangan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah mereka." width="533" height="400" /></a><figcaption id="caption-attachment-5532" class="wp-caption-text">Setiap harinya, KTF banyak dikunjungi warga terutama dari kalangan pelajar untuk mengerjakan tugas sekolah mereka.</figcaption></figure>
<p>Adjie sendiri mengakui dirinya sudah diminta untuk mendirikan KTF dibeberapa wilayah lainnya.</p>
<p>“Banyak permintaan untuk kami mendirikan KTF di tempat lain, dan itu memang sudah kami wacanakan. Namun kami ingin memastikan di sini berhasil dulu. Dalam arti, meskipun non profit, bisa disokong oleh bisnis supaya tetap berjalan,” tutup penggagas UKM Belimbing ini. (san)</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ada-kampung-teknologi-di-depok-seperti-apa/">Ada Kampung Teknologi di Depok, Seperti Apa?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/ada-kampung-teknologi-di-depok-seperti-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
