<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mussisi Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/mussisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/mussisi/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Aug 2025 02:47:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Mussisi Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/mussisi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini 6 Musisi Indonesia yang Bolehkan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Royalti</title>
		<link>https://jakpos.id/ini-6-musisi-indonesia-yang-bolehkan-lagunya-diputar-di-kafe-tanpa-royalti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 02:47:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Mussisi]]></category>
		<category><![CDATA[Royalti]]></category>
		<category><![CDATA[Royalti Musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=90669</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dengan kebijakan tersebut, para pelaku usaha kafe dan restoran bisa memutar musik tanpa terbebani membayar  biaya royalti</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ini-6-musisi-indonesia-yang-bolehkan-lagunya-diputar-di-kafe-tanpa-royalti/">Ini 6 Musisi Indonesia yang Bolehkan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Royalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Dengan kebijakan tersebut, para pelaku usaha kafe dan restoran bisa memutar musik tanpa terbebani membayar  biaya royalti</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://jakpos.id/go/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Sejumlah musisi Indonesia membebaskan lagu-lagu ciptaan dari kewajiban royalti, meski hal tersebut artinya melepas salah satu sumber pendapatan mereka.</p>
<p>Disebutkan. langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan bagi pelaku usaha kecil, terutama kafe dan restoran.</p>
<p>Dengan kebijakan tersebut, para pelaku usaha kafe dan restoran bisa memutar musik tanpa terbebani membayar  biaya tambahan.</p>
<p><strong>Berikut daftar musisi yang membebaskan royalti:</strong></p>
<h2>Rhoma Irama</h2>
<p>Memperbolehkan penyanyi membawakan seluruh lagunya tanpa biaya royalti, sebagaimana disampaikan melalui kanal YouTube miliknya.</p>
<h3>Charly Van Houten (Setia Band)</h3>
<p>Selain membebaskan royalti, ia memberikan hadiah berupa uang tunai atau merchandise bagi yang memutar lagunya di tempat umum.</p>
<h3>Thomas Ramdhan (Bassis GIGI)</h3>
<p>Memberi izin gratis kepada musisi kafe dengan honor di bawah Rp5 juta per acara, dengan catatan tidak digunakan untuk keperluan komersial seperti iklan.</p>
<h3>Ahmad Dhani (Dewa 19)</h3>
<p>Mengizinkan lagu-lagu Dewa 19, terutama versi bersama Virzha dan Ello, diputar di kafe atau restoran tanpa membayar royalti. Pelaku usaha cukup mengirim pesan langsung untuk mendapatkan izin.</p>
<h4>Sam Sianata</h4>
<p>Menggratiskan tiga lagu ciptaannya untuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan kuliner, terutama di Bali dan Manado.</p>
<h5>Juicy ‘Luicy’ (Uan Kaisar)</h5>
<p>Menyatakan karyanya bebas diputar di ruang publik dan menyarankan alternatif musik bebas royalti untuk pelaku usaha.</p>
<h3>Kewajiban Rolyalti</h3>
<p>Meski sejumlah musisi memberi izin, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menegaskan bahwa kewajiban royalti tetap berlaku sesuai Undang-Undang Hak Cipta.</p>
<p>Aturan ini khususnya diterapkan jika lagu diputar di ruang publik untuk kepentingan komersial, sehingga penggunaan musik tetap harus melalui prosedur resmi.</p>
<p>Langkah LMKN ini hadir di tengah perdebatan panjang mengenai mekanisme royalti di Indonesia.</p>
<p>Sejumlah musisi, seperti Ariel (Noah), Armand Maulana (GIGI), Dewi Gita, dan Nadin Amizah, bahkan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk meninjau aturan tersebut agar lebih adil dan transparan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ini-6-musisi-indonesia-yang-bolehkan-lagunya-diputar-di-kafe-tanpa-royalti/">Ini 6 Musisi Indonesia yang Bolehkan Lagunya Diputar di Kafe Tanpa Royalti</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/bacaini.id/wp-content/uploads/2025/08/royalti-lagu1.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
