<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ojol Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/ojol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/ojol/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Dec 2025 13:53:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Ojol Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/ojol/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Ojol di Tangerang Ikuti Program Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan</title>
		<link>https://jakpos.id/ratusan-ojol-di-tangerang-ikuti-program-pendaftaran-bpjs-ketenagakerjaan/</link>
					<comments>https://jakpos.id/ratusan-ojol-di-tangerang-ikuti-program-pendaftaran-bpjs-ketenagakerjaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2025 13:53:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=92400</guid>

					<description><![CDATA[<p>TANGERANG &#8211; Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Organisasi Ojek Online (O-2) wilayah&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ratusan-ojol-di-tangerang-ikuti-program-pendaftaran-bpjs-ketenagakerjaan/">Ratusan Ojol di Tangerang Ikuti Program Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGERANG</strong> &#8211; Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang tergabung dalam Organisasi Ojek Online (O-2) wilayah Tangerang mengikuti program pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan ini digelar di Gedung KNPI Kota Tangerang sebagai upaya memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para pengemudi ojol.</p>
<p>Sebanyak 200 pengendara ojol ikut serta dalam deklarasi pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan tersebut.</p>
<p>Program ini bertujuan mengingatkan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang kerap melibatkan pengemudi ojek online di jalan raya.</p>
<p>Ketua Umum Organisasi Ojek Online O-2, Cecep Saripudin, mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang menjalin kemitraan dengan para driver ojol. Menurutnya, selama ini para pengemudi belum sepenuhnya mendapatkan jaminan asuransi dari pihak aplikator.</p>
<p>“Program ini sangat membantu para pengemudi ojol agar memiliki perlindungan jika terjadi kecelakaan saat bekerja,” ujar Cecep.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pengemudi ojol yang terdaftar akan mendapatkan berbagai manfaat jaminan. Di antaranya jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta jaminan hari tua.</p>
<p>“Dengan iuran sebesar Rp16.800 per bulan, para pengemudi ojol sudah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelas Indra.</p>
<p>Melalui program ini, diharapkan para pengemudi ojek online semakin sadar akan pentingnya perlindungan jaminan sosial demi keselamatan dan kesejahteraan mereka saat bekerja.[]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ratusan-ojol-di-tangerang-ikuti-program-pendaftaran-bpjs-ketenagakerjaan/">Ratusan Ojol di Tangerang Ikuti Program Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/ratusan-ojol-di-tangerang-ikuti-program-pendaftaran-bpjs-ketenagakerjaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_346/f_webp,q_auto:low/v1765633719/IMG-20251213-WA0003/IMG-20251213-WA0003.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Ratusan Ojol Kumpul di GOR Otista Jaktim</title>
		<link>https://jakpos.id/bakal-dapat-bpjs-ketenagakerjaan-ratusan-ojol-kumpul-di-gor-otista-jaktim/</link>
					<comments>https://jakpos.id/bakal-dapat-bpjs-ketenagakerjaan-ratusan-ojol-kumpul-di-gor-otista-jaktim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 11:27:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=92249</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Ratusan driver ojek online (Ojol) memadati Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Otista, Kecamatan Jatinegara,&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/bakal-dapat-bpjs-ketenagakerjaan-ratusan-ojol-kumpul-di-gor-otista-jaktim/">Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Ratusan Ojol Kumpul di GOR Otista Jaktim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA</b> &#8211; Ratusan driver ojek online (Ojol) memadati Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Otista, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (30/11/2025).</p>
<p>Mereka datang untuk mengikuti sosialisasi program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.</p>
<p>Ratusan Ojol begitu antusias mengikuti kegiatan tersebut guna mendapatkan pemahaman terkait dengan program yang akan memberikan jaminan.</p>
<p>Wajah mereka terlihat berseri ketika pihak BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan sosial kepada para driver. Sebab, selama ini mereka tidak memiliki jaminan apapun dan ketika terjadi kecelakaan maka harus menanggung secara mandiri.</p>
<p>Kabid Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Indra Gunawan menjelaskan, pihaknya diundang oleh komunitas ojek online (O2) dalam deklarasi bersedia daftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>&#8220;Hari ini jumlah driver Ojol yang hadir ada sekira 500 orang. Target kami ada 5.000 anggota Ojol yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,&#8221; kata Indra di lokasi, Minggu.</p>
<p>Menurut Indra, sesuai dengan amanat undang-undang seluruh pekerja bukan penerima upah khususnya Ojol bisa terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.</p>
<p>Ia mengaku, para Ojol ini cukup membayar Rp 16.800 perbulan, maka sudah mendapat jaminan kecelakaan dan kematian serta hari tua.</p>
<p>&#8220;Jadi akan dikeluarkan juga Kepres, seluruh Ojol waji didaftarkan oleh operatornya ke BPJS Ketenagakerjaan. Syarat pendaftarannya hanya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK),&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pria berkemeja kotak-kotak itu menegaskan, ketika drive Ojol mengalami kecelakaan, maka seluruh biaya perawatan akan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh tanpa ada batasan.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Indra, BPJS Ketenagakerjaan juga berikan jaminan kematian di mana setiap driver ojol yang meninggal dunia karena kecelakaan akan dapat santunan sebesar Rp 70 juta.</p>
<p>&#8220;Kami juga berikan beasiswa (bagi driver ojol yang meninggal dunia) kepada anaknya yang masih bersekolah sampai ke perguruan tinggi untuk dua orang anak, nilainya Rp 174 juta,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online (O2), Cecep Syarifudin mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang telah memberikan jaminan kepada para driver Ojol.</p>
<p>Cecep menyatakan, sebelumnya kegiatan deklarasi serupa juga sudah digelar di Bekasi Jawa Barat dan rencananya akan berlanjut di Depok, Karawang, Tangerang, Surabaya dan Bali.</p>
<p>Ia menyatakan, perisai perlindungan ini sangat ditunggu oleh para driver Ojol sejak lama karena demi mendapatkan jaminan sosial dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Selama ini dari penjelasan kawan-kawan memang tidak ada. Ada asuransi itu pun dipotong dari saldo mereka,&#8221; ucap Cecep.</p>
<p>Pria berkaos putih berharap, pihak aplikator bisa lebih sensitif dengan keselamatan para drivernya meskipun mereka hanya sebagai mitra.</p>
<p>Ia menegaskan, keselamatan para driver seharusnya sudah dijamin oleh pihak aplikator karena mereka bekerja di lapangan memiliki risiko kecelakaan yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Ketika kami mendapatkan kabar ada banyak driver yang tidak bisa dicover oleh aplikasi, itu yang membuat kami untuk bergerak menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan,&#8221; tandasnya. (***)</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/bakal-dapat-bpjs-ketenagakerjaan-ratusan-ojol-kumpul-di-gor-otista-jaktim/">Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan, Ratusan Ojol Kumpul di GOR Otista Jaktim</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/bakal-dapat-bpjs-ketenagakerjaan-ratusan-ojol-kumpul-di-gor-otista-jaktim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_323/f_webp,q_auto:low/v1764500540/IMG-20251130-WA0012_copy_800x450/IMG-20251130-WA0012_copy_800x450.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob jadi Sorotan Media Internasional</title>
		<link>https://jakpos.id/ojol-tewas-dilindas-rantis-brimob-jadi-sorotan-media-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 08:06:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Demo DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91190</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Sejumlah media internasional melaporkan insiden pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan yang tewas&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ojol-tewas-dilindas-rantis-brimob-jadi-sorotan-media-internasional/">Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob jadi Sorotan Media Internasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jakpos.id/go/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Sejumlah media internasional melaporkan insiden pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan yang tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta Pusat pada Kamis (28/8).</p>
<p>Media Singapura The Straits Times dalam artikel berjudul &#8220;Indonesian students vow more protests after one killed in Jakarta demonstration&#8221; mewartakan bahwa mahasiswa di Indonesia berniat berunjuk rasa di Markas Besar Polri pada Jumat (29/8) ini menyusul tewasnya Affan.</p>
<p>&#8220;Para mahasiswa Indonesia menyatakan akan berdemo di Mabes Polri pada 29 Agustus setelah seorang driver meninggal dunia usai ditabrak kendaraan polisi selama bentrokan keras menyusul demonstrasi di luar gedung DPR sehari sebelumnya,&#8221; demikian tulis The Straits Times.</p>
<p>The Straits Times menuliskan bahwa seorang driver ojek online berusia 21 tahun meninggal dunia pada Kamis usai dilindas rantis Brimob ketika polisi mencoba membubarkan massa.</p>
<p>Massa unjuk rasa masih berkumpul hingga malam hari dan polisi memutuskan menembakkan gas air mata serta meriam air.</p>
<p>&#8220;Media lokal melaporkan bahwa korban berusia 21 tahun tersebut sedang mengantar pesanan makanan,&#8221; tulis media Singapura tersebut.</p>
<p>The Straits Times juga menyoroti aksi unjuk rasa sekelompok driver di depan markas polisi Kwitang pasca rantis Brimob melindas Affan. Massa akhirnya berhasil ditenangkan dan dibubarkan oleh militer yang dikerahkan ke lokasi tersebut.</p>
<p>Media Thailand, Bangkok Post, juga menyoroti kasus meninggalnya Affan oleh polisi. Bangkok Post memperingatkan bahwa akan ada lebih banyak demo di Indonesia usai demo pada Kamis menewaskan satu orang.</p>
<p>&#8220;Indonesia bersiap menghadapi lebih banyak demo pada Jumat setelah seorang pengemudi ojek tewas dalam bentrokan antara pedemo dan polisi, sebuah insiden yang telah memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan tentang penanganan perbedaan pendapat oleh Presiden Prabowo Subianto,&#8221; tulis Bangkok Post.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ojol-tewas-dilindas-rantis-brimob-jadi-sorotan-media-internasional/">Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob jadi Sorotan Media Internasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/cdn.murianetwork.com/wp-content/uploads/2025/08/IMAGE_1756400420.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Cerita Driver Ojol di Sukmajaya: Mau Ikut Demo tapi Nafkah Keluarga Lebih Penting</title>
		<link>https://jakpos.id/cerita-driver-ojol-di-sukmajaya-mau-ikut-demo-tapi-nafkah-keluarga-lebih-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 04:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=86828</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagian pengemudi ojol memilih tidak mengenakan atribut resmi, katanya untuk menghindari sweeping dari rekan sejawat yang turut berdemo</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/cerita-driver-ojol-di-sukmajaya-mau-ikut-demo-tapi-nafkah-keluarga-lebih-penting/">Cerita Driver Ojol di Sukmajaya: Mau Ikut Demo tapi Nafkah Keluarga Lebih Penting</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Sebagian pengemudi ojol memilih tidak mengenakan atribut resmi, katanya untuk menghindari sweeping dari rekan sejawat yang turut berdemo.</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Selasa menjelang siang di Depok seiring informasi yang beredar di komunitas ojek online bahwa ada demo besar-besaran siang. Namun, di sekitar SMPN 3 Depok masih ada beberapa drivel ojol yang <em>ngetem</em>.</p>
<p>Beberapa di antaranya menunggu orderan sambil berteduh di bawah bayangan pepohonan. Ada yang diduduk di depan warung, ada juga yang duduk di atas motornya, menunduk memelototi layar ponsel.</p>
<p>Bergeser ke jalan Merdeka, barisan driver ojol juga tampak duduk berjejer sambil memelototi ponselnya, berharap ada orderan yang masuk.</p>
<p>Sebagian pengemudi memilih tidak mengenakan atribut resmi, katanya untuk menghindari sweeping dari rekan sejawat yang turut berdemo.</p>
<p>Di tengah bayang-bayang ancaman sweeping, Edi (54), pengemudi Gojek ini mengaku tetap narik demi kebutuhan rumah tangganya.</p>
<p>&#8220;Bukannya <em>ngga</em> solider, tapi demi nafkah keluarga. Saya punya istri, 5 anak dan 2 cucu yang harus diberi makan. Kalo ngga narik, mereka lapar,&#8221; ujar Tarno lirih.</p>
<p>Dirinya menegaskan bahwa ia sebenarnya ingin ikut aksi demo besar-besaran di Jakarta hari ini, namun kebutuhan keluarganya lebih penting.</p>
<p>&#8220;Kalo <em>ngga</em> narik, keluarga saya lapar,&#8221; ujarnya</p>
<p>Meski dibayangi ancaman <em>sweeping</em> yang akan dilakukan siang ini, Edi tetap memilih bekerja. Namun dirinya menghindari atribut yang mencolok.</p>
<p>“Tetap narik, pakai jaket biasa aja, biar <em>nggak</em> ketahuan bangetlah gitu ibaratnya,” ucapnya.</p>
<p>Baginya, tuntutan yang dibawa para pendemo memang bisa dipahami. Ia juga merasa terdampak kebijakan perusahaan aplikasi, khususnya soal potongan komisi yang makin besar.</p>
<p>“Potongan komisi yang tadinya dari 10% kok tiba-tiba dinaikin tinggi,” kata dia.</p>
<p>Meski begitu, prioritas utamanya hari ini tetap mencari penghasilan. Ia lebih memilih menghindari titik-titik pusat kota yang rawan aksi massa.</p>
<p>Terpantau ojol masih lalu-lalang disekitar Sukmajaya Depok, ada yang menunggu di depan SMPN 3 dan SMPN 4 Depok. Ada pula yang menunggu order di sekitar restoran atau pusat jajanan.</p>
<p>Dilema driver ojol, meskipun ada yang memilih turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi, tidak sedikit pula yang memilih tetap bekerja demi dapur tetap ngebul.</p>
<p>Bagi mereka, risiko sweeping lebih ringan dibandingkan beban kebutuhan hidup.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/cerita-driver-ojol-di-sukmajaya-mau-ikut-demo-tapi-nafkah-keluarga-lebih-penting/">Cerita Driver Ojol di Sukmajaya: Mau Ikut Demo tapi Nafkah Keluarga Lebih Penting</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/assets.pikiran-rakyat.com/crop/202x317:1122x930/720x0/webp/photo/2025/05/17/1761060956.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Demo Ojol 20 Mei, Aplikator Tegaskan Layanan Aplikasi Tetap Normal</title>
		<link>https://jakpos.id/demo-ojol-20-mei-aplikator-tegaskan-layanan-aplikasi-tetap-normal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 22:57:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Ojol]]></category>
		<category><![CDATA[Ojol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=86815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aplikator memastikan layanan aplikasi tetap beroperasi normal pada 20 Mei 2025, meskipun terjadi aksi demonstrasi dari sebagian pengemudi ojek online (ojol) yang menyampaikan aspirasi mereka.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/demo-ojol-20-mei-aplikator-tegaskan-layanan-aplikasi-tetap-normal/">Demo Ojol 20 Mei, Aplikator Tegaskan Layanan Aplikasi Tetap Normal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em><strong>Aplikator memastikan layanan aplikasi tetap beroperasi normal pada 20 Mei 2025, meskipun terjadi aksi demonstrasi dari sebagian pengemudi ojek online (ojol) yang menyampaikan aspirasi mereka.</strong></em></p></blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211;  Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza R. Munusamy mengatakan seluruh kanal komunikasi tetap terbuka bagi mitra pengemudi, dan operasional layanan pada tanggal tersebut akan berlangsung seperti biasa tanpa adanya perubahan signifikan dari sisi teknis.</p>
<p>&#8220;Untuk besok (demo ojol 20 Mei 2025), sama seperti kanal komunikasi selalu terbuka untuk mitra pengemudi kita ke Grab. Untuk besok spesifik operasional usaha Grab akan tetap berlangsung seperti biasa, tidak ada perubahan,&#8221; katanya dalam pertemuan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin.</p>
<p>Tirza menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapan soal dampak bisnis aplikator terhadap rencana sekitar 500 ribu pengemudi ojek online yang akan mematikan aplikasi dan menggelar unjuk rasa serentak.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Tirza menegaskan operasional tetap normal, namun mengimbau pengguna merencanakan perjalanan lebih awal untuk menghindari keterlambatan di wilayah terdampak aksi demonstrasi.</p>
<p>&#8220;Nggak perlu khawatir juga kalau seandainya memang kesulitan dapat driver, sistem kita akan otomatis mengalokasikan ke mitra-mitra pengemudi lainnya karena kita tahu bahwa mitra-mitra pengemudi tetap harus mencari nafkahnya besok juga, jadi kita juga mencoba melindungi mereka,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Government Relations Specialist Maxim Indonesia Muhammad Rafi Assagaf mengimbau agar mitra dari aplikator tersebut tetap menjalankan aktivitasnya pada besok hari (Selasa).</p>
<p>&#8220;Memang kami juga imbau ke driver-driver, kami mohon juga tetap bijaksana, juga bisa datang ke kantor kami kalau misalkan memang ada keluh kesah,&#8221; katanya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Presiden Gojek Catherine Hindra Sutjahyo menyatakan pihaknya terus membuka kanal komunikasi agar para mitra dapat langsung menyampaikan pertanyaan demi menjaga dampak demo tetap terkendali.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya menjaga ekosistem digital transportasi yang melibatkan jutaan mitra, konsumen, dan UMKM, serta berharap komunikasi internal mampu menjawab aspirasi mitra dan menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi.</p>
<p>Direktur Bisnis InDrive Ryan Rwanda mengklaim jika mitra dari aplikator tersebut minim yang terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi karena tidak sebanyak mitra dari aplikator lainnya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya dilakukan pertemuan rutin antara aplikator, pengemudi dan pelanggan untuk mengidentifikasi berbagai isu penting yang selama ini belum tersampaikan dalam ekosistem transportasi digital.</p>
<p>Dudy berharap forum rutin nantinya dapat menjadi sarana menjaring aspirasi secara menyeluruh agar penguatan ekosistem transportasi digital bisa berjalan lebih seimbang, adil dan berkelanjutan untuk semua pihak.</p>
<p>&#8220;Kami ingin ke depan ada semacam gathering atau pertemuan yang sifatnya rutin, baik dengan mitra maupun dengan para customer, maupun juga dengan para pelaku usaha yang lain yang terkait dalam sebuah ekosistem ini,&#8221; kata Menhub.</p>
<p>Sebelumnya, sekitar 500 ribu pengemudi ojek online (ojol) akan mematikan aplikasi dan menggelar unjuk rasa besar-besaran secara serentak pada Selasa, 20 Mei 2025, sebagai bentuk protes terhadap aplikator yang diduga melanggar regulasi.</p>
<p>&#8220;Garda Indonesia sebagai asosiasi pengemudi ojol menyatakan meminta maaf kepada warga masyarakat Jakarta dan aglomerasi Jabodetabek karena pada hari Selasa 20 Mei 2025, Kota Jakarta akan diserbu pengemudi ojek online gabungan roda 2 dan roda 4 dalam rangka aksi unjuk rasa akbar dan reuni aspirasi aksi akbar 205,&#8221; kata Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (15/5).</p>
<p>Regulasi dimaksud yakni Kepmenhub KP Nomor 1001 Tahun 2022, terkait batasan maksimal potongan aplikasi sebesar 20 persen, namun selama ini aplikator diduga melakukan potongan aplikasi sampai 50 persen.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/demo-ojol-20-mei-aplikator-tegaskan-layanan-aplikasi-tetap-normal/">Demo Ojol 20 Mei, Aplikator Tegaskan Layanan Aplikasi Tetap Normal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/cdn1.katadata.co.id/media/images/thumb/2024/08/29/2024_08_29-19_25_13_7e2e1582-6605-11ef-84c6-0242ac120006_960x640_thumb.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
