<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Operasi Katarak Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/operasi-katarak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/operasi-katarak/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Sep 2025 02:13:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Operasi Katarak Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/operasi-katarak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apakah Operasi Katarak bisa Pakai BPJS?</title>
		<link>https://jakpos.id/apakah-operasi-katarak-bisa-pakai-bpjs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 02:13:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Katarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Biaya operasi katarak bisa ditanggung BPJS dengan syarat tertentu</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/apakah-operasi-katarak-bisa-pakai-bpjs/">Apakah Operasi Katarak bisa Pakai BPJS?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Biaya operasi katarak bisa ditanggung BPJS dengan syarat tertentu</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://jakpos.id/go/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Merujuk Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2020, pasal 3 Ayat 1, operasi katarak termasuk tindakan yang ditanggung BPJS Kesehatan.</p>
<p>Namun, biaya operasi katarak bisa ditanggung BPJS dengan syarat peserta memenuhi persyaratan dan prosedur yang ditetapkan. Beberapa indikasi medis tersebut sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Penurunan tajam penglihatan dengan visus kurang dari 6/18.</li>
<li>Ditemukan kondisi lain, seperti glaukoma fakomorfik, glaukoma fakolitik, dislokasi lensa dan anisometropia.</li>
<li>Visualisasi fundus pada mata yang masih memiliki potensi penglihatan dibutuhkan, sementara katarak menyulitkan visualisasi tersebut.</li>
<li>Katarak traumatika dan komplikata.</li>
<li>Katarak pada bayi dan anak.</li>
</ul>
<h4>Pelayanan operasi katarak melalui tindakan:</h4>
<ul>
<li>Phacoemulsification</li>
<li>Small Incision Cataract Surgery (SICS)</li>
<li>Extra Capsular Cataract Extraction (ECCE), atau</li>
<li>Intra Capsular Cataract Extraction (ICCE)</li>
</ul>
<h3>Syarat dan cara operasi katarak menggunakan BPJS Kesehatan</h3>
<p>Berikut syarat dan cara mengurus operasi katarak memakai BPJS Kesehatan.</p>
<p><strong>1. Syarat umum peserta</strong><br />
Anda harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan minimal 6 bulan. Selain itu, status keanggotaan BPJS harus aktif dan tidak memiliki tunggakan iuran.</p>
<p><strong>2. Pemeriksaan awal di FKTP</strong><br />
Untuk bisa operasi katarak dengan BPJS, peserta perlu datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terlebih dulu.</p>
<p>Nantinya dokter umum akan memeriksa kondisi mata, kemudian memberi rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) jika memang indikasi mengharuskan Anda melalui pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.</p>
<p><strong>3. Pemeriksaan lanjutan di FKRTL</strong><br />
Setelah mendapatkan rujukan, peserta bisa mendatangi FKRTL. Di FKRTL peserta diperiksa oleh dokter spesialis mata yang akan melakukan pemeriksaan detail.</p>
<p>Jika kondisi pasien memenuhi kriteria dalam hal ini perlu tindakan medis, operasi katarak akan dijadwalkan.</p>
<p><strong>4. Indikasi medis operasi katarak</strong><br />
Indikasi medis operasi katarak dilakukan bila pasien mengalami:</p>
<ul>
<li>Ketajaman penglihatan (visus) kurang dari 6/18,</li>
<li>Komplikasi seperti glaukoma fakomorfik, glaukoma fakolitik, dislokasi lensa, atau anisometropia, dan<br />
katarak traumatik atau katarak pada anak.</li>
</ul>
<p><strong>5. Pelayanan setelah operasi katarak</strong><br />
Setelah operasi, pasien berhak atas pelayanan rawat inap atau rawat jalan berdasarkan indikasi dokter. Bukan itu saja, biaya obat, kontrol pascaoperasi, hingga pemeriksaan lanjutan pun ditanggung oleh BPJS Kesehatan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/apakah-operasi-katarak-bisa-pakai-bpjs/">Apakah Operasi Katarak bisa Pakai BPJS?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/res.cloudinary.com/dk0z4ums3/image/upload/v1612168343/attached_image/operasi-katarak-ini-yang-harus-anda-ketahui.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
