<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pasar Cisalak Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/pasar-cisalak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/pasar-cisalak/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 May 2016 03:24:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Pasar Cisalak Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/pasar-cisalak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Meski Sepi Sebagian Pedagang Pasar Cisalak Tetap Pilih Bertahan</title>
		<link>https://jakpos.id/meski-sepi-sebagian-pedagang-pasar-cisalak-tetap-pilih-bertahan/</link>
					<comments>https://jakpos.id/meski-sepi-sebagian-pedagang-pasar-cisalak-tetap-pilih-bertahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 May 2016 03:24:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Cisalak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5812</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK &#8211; Ada perbedaan yang sangat mencolok dengan suasana Pasar Cisalak yang terletak di Jalan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/meski-sepi-sebagian-pedagang-pasar-cisalak-tetap-pilih-bertahan/">Meski Sepi Sebagian Pedagang Pasar Cisalak Tetap Pilih Bertahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5813" aria-describedby="caption-attachment-5813" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_20160511_100712-640x384.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-post-5812 wp-image-5813" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/IMG_20160511_100712-640x384.jpg" alt="Suasana Pasar Cisalak yang lebih sepi. (Foto: Fitriana)" width="640" height="384" /></a><figcaption id="caption-attachment-5813" class="wp-caption-text">Suasana Pasar Cisalak yang lebih sepi. (Foto: Fitriana)</figcaption></figure>
<p>DEPOK &#8211; Ada perbedaan yang sangat mencolok dengan suasana Pasar Cisalak yang terletak di Jalan Raya Bogor. Suasana pasar yang biasa padat pembeli hingga tumpah ke jalanan ini, kini tampak sepi akibat banyaknya pedagang yang direlokasi. Namun, walau tampak sepi, masih ada saja para pedagang yang memilih menetap dan menolak relokasi.</p>
<p>Pasar Cisalak merupakan pasar tradisional yang sudah ada selama bertahun-tahun dalam memenuhi kebutuhan banyak pembeli di sekitar kawasannya. Pasar Cisalak menjadi salah satu pasar yang sangat digandrungi pembeli karena lokasinya yang strategis, harganya murah karena bisa tawar-menawar, serta lengkapnya berbagai macam kebutuhan, seperti sayur-sayuran, daging ayam, ikan, cabai, buah-buahan, dan pakaian.</p>
<p>Pasar yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, tepatnya di Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok kini sedang dalam rekontruksi lanjutan. Berkurangnya banyak pedagang yang berjualan akibat harus direlokasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang terletak di Radar Auri, menjadi faktor utama menurun drastisnya jumlah pembeli yang mencapi 50%.</p>
<p>Tak hanya itu, lokasi pasar yang terbagi menjadi dua juga sangat berdampak pada penghasilan para pedagang. “Ya berkuranglah, kan dibagi dua, pasti berkurang. Kan penunggunya juga separo-separo, ya omsetnya tetep berkurang, separo-separo,” ujar Pak Wardoyo, salah satu penjual pakaian, belum lama ini.</p>
<p>Namun, walau harus rela menanggung kerugian, para pedagang yang tersisa memilih menetap dan tak ingin direlokasi. “Enggak ah, enak di sini. Tempatnya juga legaan di sini. Rame di sini, di sana saya jualan sepi, pembeli cuma 10%. Di sana kalau nyariin langganan yang suka beli, udah mumet, acak-acakan. Di sana tempatnya juga sempit banget kaya sela-sela jalan ini,” ungkap Bu Bagas, salah satu pedagang sayur.</p>
<p>Walaupun pasar semakin lama kian sepi, suasana pasar tradisional yang masih melekat pada Pasar Cisalak seakan tak ikut mati. Masih terdengar suara riuh dari para pedagang yang saling berlomba menawarkan dagangannya, berlangsungnya tawar-menawar antara pedagang dan pembeli, bau khasnya yang menyengat hidung, kumuh, dan jalanannya yang becek adalah ciri khas pasar tradisional yang masih melekat padanya.</p>
<p>Di sekitar pasar yang beroperasi dari pukul 2.00 dini hari hingga pukul 2.00 siang ini, sering kali terlihat banyak motor, truk, dan mobil boks pengangkut barang yang berlalu-lalang. Terkadang juga sering kali terdengar suara bising yang berasal dari pembangunan. Walapun demikian, hal tersebut tetap tak menjadi penghalang berlangsungnya proses tawar-menawar yang terjadi di Pasar Cisalak. “Saya sendiri lebih suka belanja di sini daripada di tempat lain, walau begini keadaannya,” ujar Bu Rina, salah satu pembeli.</p>
<p>Meskipun pedagang yang menetap menolak untuk direlokasi, namun mereka sangat mendukung dan terus berharap untuk cepat dipindahkan ke gedung yang sedang dibangun. Mereka berharap, Pasar Cisalak dapat menyediakan fasilitas yang layak dan dapat memberi kenyamanan bagi para pembelinya.</p>
<p><strong>Fitriana Monica Sari</strong><br />
<strong>Politeknik Negeri Jakarta</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/meski-sepi-sebagian-pedagang-pasar-cisalak-tetap-pilih-bertahan/">Meski Sepi Sebagian Pedagang Pasar Cisalak Tetap Pilih Bertahan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/meski-sepi-sebagian-pedagang-pasar-cisalak-tetap-pilih-bertahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dampak Relokasi Pasar Cisalak</title>
		<link>https://jakpos.id/dampak-relokasi-pasar-cisalak/</link>
					<comments>https://jakpos.id/dampak-relokasi-pasar-cisalak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2016 12:24:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Cisalak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.depokpos.com/?p=5693</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padatnya lalu lintas di jalan raya Bogor, kini berbanding terbalik dengan kondisi Pasar Cisalak yang&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dampak-relokasi-pasar-cisalak/">Dampak Relokasi Pasar Cisalak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5694" aria-describedby="caption-attachment-5694" style="width: 600px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/Untitled.jpg"><img decoding="async" class="size-full wp-post-5693 wp-image-5694" src="http://www.depokpos.com/go/file/uploads/2016/05/Untitled.jpg" alt="Suasana dua lokasi terpisah di Pasar Cisalak lama dan baru. (foto )" width="600" height="288" /></a><figcaption id="caption-attachment-5694" class="wp-caption-text">Suasana dua lokasi terpisah di Pasar Cisalak lama dan baru. (foto Syintia)</figcaption></figure>
<p>Padatnya lalu lintas di jalan raya Bogor, kini berbanding terbalik dengan kondisi Pasar Cisalak yang tidak begitu ramai seperti sedia kala. Pembangunan tersebut berstandar nasional Indonesia membuat pedagang di sana terbagi di dua tempat yang berbeda.</p>
<p>Beberapa bulan terakhir Pasar Cisalak direlokasikan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Radar Auri, tetapi sebagian pedagang yang tidak terkena relokasi tetap berjualan di Pasar Cisalak bagian depan jalan raya Bogor.<br />
Lokasi yang menjadi dua itu membuat pengunjung pasar kebingungan, maka dari itu kondisinya mulai tidak ramai seperti biasanya. Dari segi pendapatan ikut menurun, tak hanya penjual sayur-sayuran tetapi jasa antar menggunakan sepeda motor (ojek) di depan jalan raya Bogor pun terkena imbasnya.</p>
<p>“Iya, sekarang pasar ada dua, di Radar Auri sama di sini. Semenjak ada pembongkaran pasar <em>mah</em> jadi sepi. Pendapatan menurun 30% lah, yang tadinya Rp.100.000 perhari jadi Rp.70.000-an,” ungkap Pak Uwo yang berusia 40 tahun sebagai tukang ojek di Pasar Cisalak.</p>
<p>Pasar yang berlokasi di jalan raya Bogor tepatnya di Cisalak Pasar, kecamatan Cimanggis, kota Depok kini sedang dalam rekonstruksi lanjutan. Pembangunan yang menghabiskan biaya Rp.122.067.614.000,00 dengan sumber dana dari APBD TA 2016. Pembangunan dilaksanakan oleh PT. Brantas Abipraya (Persero), menghabiskan waktu selama 280 hari sejak akhir Desember 2015 dan rencananya akan selesai akhir 2016 ini.</p>
<p>Pembangunan yang dikerjakan itu rencananya untuk tempat kios pakaian, kios sepatu, alat-alat rumah tangga, pedagang daging, sayuran, alat-alat sekolah, dan lain-lain. Pembangunan diharapkan segera selesai dan nyaman untuk jual beli. Sehingga lebih banyak lagi pengunjung yang datang ke Pasar Cisalak.</p>
<p>“Semoga Pasar Cisalak <em>rame</em> lagi, bangunannya bagus, dan pasarnya jadi lebih nyaman <em>trus</em> pembelinya banyak,” ujar Pak Makmur selaku warga Cisalak Pasar yang tiap hari bekerja dekat Pasar Cisalak.</p>
<p>Pasar Cisalak tak asing lagi bagi sebagian besar warga Depok, karena lokasi pasar yang berdekatan dengan rumah-rumah penduduknya . Pasar yang dahulu sangat becek saat hujan turun, pasar yang baunya khas dihidung para pembelinya, pasar yang kumuh tapi pasar yang mulia untuk bertransaksi halal antara si penjual dan pembeli.<br />
Semoga dengan adanya pembangunan bersandar nasional Indonesia, Pasar Cisalak mampu menyejahterakan para penjualnya dan memberikan fasilitas yang memadai untuk para pengunjung yang datang.</p>
<p><strong>Syintia Febriyanti</strong><br />
<strong>Mahasiswi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dampak-relokasi-pasar-cisalak/">Dampak Relokasi Pasar Cisalak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/dampak-relokasi-pasar-cisalak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
