<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pertamina Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/pertamina/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/pertamina/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 00:17:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>Pertamina Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/pertamina/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dorong Transisi Energi, PGE dan PLN Bersinergi Percepat Pengembangan Panas Bumi Sulawesi dan Sumatra</title>
		<link>https://jakpos.id/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra/</link>
					<comments>https://jakpos.id/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2026 00:17:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=92570</guid>

					<description><![CDATA[<p>PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terus memperkuat sinergi pengembangan panas bumi dalam mendorong transisi energi nasional</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra/">Dorong Transisi Energi, PGE dan PLN Bersinergi Percepat Pengembangan Panas Bumi Sulawesi dan Sumatra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TOMOHON</strong> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) terus memperkuat sinergi pengembangan panas bumi dalam mendorong transisi energi nasional. Sinergi ditandai dengan kunjungan PT PLN (Persero) ke PGE Area Lahendong di Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (12/02/2026). Dalam kunjungan ini, kedua BUMN membahas optimalisasi pembangkit eksisting, pengembangan proyek greenfield dan brownfield, serta kemitraan strategis antara keduanya.</p>
<p>Executive Vice President (EVP) Manajemen Panas Bumi (MPB) PT PLN (Persero) John Y.S. Rembet didampingi oleh Vice President PLTP IPP dan Kemitraan PT PLN (Persero) Dicky Saputra, Manager of Geothermal Energy PT PLN (Persero) Galih K. Wardoyo, Manager Procurement Planning of Geothermal IPP PT PLN (Persero) Yodha Y. Nusiaputra, dan Executive Officer EVP PT PLN (Persero) Adithya Yunanto bertemu langsung dengan Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lahendong, milik PGE.</p>
<p>Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho menjelaskan kunjungan dari PLN ini menjadi wujud kemitraan dari kedua pihak dalam mengembangkan potensi panas bumi di Sulawesi dan Sumatra.</p>
<p>“Kunjungan ini menjadi sarana untuk memastikan operasional panas bumi berjalan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, mengingat PLN merupakan offtaker utama energi panas bumi yang diproduksi oleh PGE,” kata Andi Joko di Tomohon, Senin (16/02/2026).</p>
<p>Dalam pertemuan ini, dibahas juga dokumen teknis proyek PLTP Lahendong unit 7 dan 8, Perjanjian Jual Beli Uap (PJBU) untuk PLTP Kotamobagu Unit I, II, III, dan IV, juga pengembangan WKP Sungai Penuh.</p>
<p>Andi Joko juga menjelaskan bahwa PLTP Lahendong yang mulai beroperasi pada 2001 telah menjadi salah satu tulang punggung sistem kelistrikan, menyuplai listrik untuk memenuhi hingga 24 persen kebutuhan listrik di wilayah Sulawesi Utara.</p>
<p>Ia berharap, sinergi yang solid akan memungkinkan PGE terus menjalankan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional, mendorong percepatan transisi energi bersih, serta berkontribusi aktif terhadap pencapaian target penurunan emisi karbon nasional.</p>
<p>“Kami juga ingin memastikan peran dalam mendukung target Net Zero Emission melalui pengembangan energi bersih berbasis panas bumi,” ujarnya.</p>
<p>Hingga saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang panas bumi sebesar 1.932 MW, sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi terpasang nasional, dengan hasil dari pembangkitan listrik berbasis panas bumi mencapai 4.827 gigawatt hour (GWh) pada 2024, memasok listrik bersih bagi lebih dari 2 juta rumah tangga.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra/">Dorong Transisi Energi, PGE dan PLN Bersinergi Percepat Pengembangan Panas Bumi Sulawesi dan Sumatra</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/is3.cloudhost.id/jakarta/images/image-article/2026-02/17/dorong-transisi-energi-pge-dan-pln-bersinergi-percepat-pengembangan-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatra-6993a64be2d65.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</title>
		<link>https://jakpos.id/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/</link>
					<comments>https://jakpos.id/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 12:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=92529</guid>

					<description><![CDATA[<p>CILEGON &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat perannya sebagai world leading&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/">Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILEGON</strong> &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat perannya sebagai world leading geothermal producer company melalui dukungan pada inisiatif Green Terminal Tanjung Sekong. Dukungan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off ESG Initiative Green Terminal Tanjung Sekong di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten (11/02/2026). Keterlibatan ini menegaskan kontribusi PGE dalam menghadirkan solusi energi rendah emisi berbasis panas bumi untuk mendukung keberlanjutan operasional infrastruktur energi strategis nasional.</p>
<p>Acara Kick Off ESG Initiative, Green Terminal Tanjung Sekong dihadiri oleh jajaran pimpinan Pertamina Group, antara lain Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono, Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal Bayu Prostiyono, Direktur Operasi PT Pertamina Energy Terminal Rangga Raditya, Direktur Perencanaan Bisnis PT Pertamina International Shipping Eka Suhendra, Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan, Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani, Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho, serta jajaran manajemen dan perwira Pertamina Group.</p>
<p>Dalam inisiatif ini, PGE berkontribusi melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi yang bersumber dari Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Ulubelu, Lampung. Green hydrogen tersebut dikembangkan sebagai bagian dari pilot project dan diarahkan untuk mendukung sistem pembangkit listrik rendah karbon di Terminal Tanjung Sekong, dengan target peningkatan porsi pemanfaatan listrik rendah karbon hingga mencapai sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik operasional terminal secara bertahap.</p>
<p>Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani menyampaikan bahwa keterlibatan PGE dalam inisiatif ini merupakan langkah konkret integrasi energi panas bumi ke dalam rantai nilai hilir sektor energi.</p>
<p>“PGE memiliki peran strategis dalam mendukung transisi energi melalui pemanfaatan panas bumi sebagai sumber energi bersih yang andal dan berkelanjutan. Melalui pengembangan green hydrogen berbasis panas bumi, kami mendorong pemanfaatan end-to-end panas bumi tidak hanya untuk penyediaan listrik, tetapi juga untuk menciptakan nilai tambah dan mendukung penerapan energi rendah karbon pada fasilitas energi strategis,” ujar Ahmad Yani.</p>
<p>Integrasi panas bumi ke dalam ekosistem operasional terminal ini menjadi bagian dari sinergi lintas entitas di lingkungan Pertamina Group dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta menurunkan emisi yang berasal dari penggunaan listrik untuk kegiatan operasional terminal. Inisiatif ini juga mencerminkan pengembangan model pemanfaatan energi terbarukan yang dapat diterapkan pada fasilitas energi strategis lainnya.</p>
<p>Terminal LPG Tanjung Sekong merupakan salah satu terminal LPG terbesar di Indonesia yang dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET). Dengan kapasitas penyimpanan mencapai 98.000 metrik ton (MT) dan kemampuan melayani kapal hingga 65.000 deadweight tonnage (DWT), terminal ini memasok sekitar 35–40 persen kebutuhan LPG nasional dan berperan vital dalam menjaga stabilitas pasokan energi rumah tangga.</p>
<p>Melalui dukungan terhadap Green Terminal Tanjung Sekong, PGE menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pemanfaatan panas bumi secara end-to-end, termasuk inovasi produk turunan seperti green hydrogen, guna mendukung agenda transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission 2060.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/">Perkuat Peran sebagai World Leading Geothermal Producer Company, PGE Dukung Proyek Green Terminal Tanjung Sekong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/perkuat-peran-sebagai-world-leading-geothermal-producer-company-pge-dukung-proyek-green-terminal-tanjung-sekong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/cdn0-production-images-kly.akamaized.net/eaP0TPKzKRWuMP88NGULO5SpMxk=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501328/original/034957800_1770893957-Foto_1_-_Kick_Off_ESG_Initiative_Green_Terminal_Tanjung_Sekong.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pertamina Hadirkan Teknologi Modern AEM untuk Produksi Hidrogen Hijau</title>
		<link>https://jakpos.id/pertamina-hadirkan-teknologi-modern-aem-untuk-produksi-hidrogen-hijau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 05:42:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91525</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memulai babak baru dalam pengembangan energi bersih&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pertamina-hadirkan-teknologi-modern-aem-untuk-produksi-hidrogen-hijau/">Pertamina Hadirkan Teknologi Modern AEM untuk Produksi Hidrogen Hijau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://jakpos.id/go/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memulai babak baru dalam pengembangan energi bersih di Indonesia dengan peresmian Pilot Project Green Hydrogen (Hidrogen Hijau) Ulubelu di Kabupaten Tanggamus, Lampung, Selasa (9/9).</p>
<p>Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga sekitar 100 kilogram (kg) hidrogen hijau per hari dengan tingkat efisiensi 82-88 persen menggunakan teknologi elektrolisis membran modern (Anion Exchange Membrane/AEM) yang lebih ramah lingkungan, hemat energi, dan efisien dibandingkan teknologi konvensional.</p>
<p>Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Julfi Hadi mengatakan bahwa proyek ini merupakan batu loncatan strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi bersih global.</p>
<p>&#8220;Melalui proyek ini, PGE menggabungkan panas bumi dengan teknologi elektrolisis modern untuk menghasilkan green hydrogen yang efisien dan berkelanjutan. Kami ingin menjadikan Ulubelu sebagai pusat inovasi yang bisa direplikasi di wilayah panas bumi lain, sekaligus membuka peluang pemanfaatan untuk transportasi rendah karbon dan industri,&#8221; kata Julfi.</p>
<p>Seluruh visi itu menjadi mungkin karena fasilitas ini tidak hanya mendukung transisi energi, tetapi juga akan mendorong hilirisasi produk turunan.</p>
<p>&#8220;Groundbreaking ini adalah pijakan awal PGE untuk membangun rantai bisnis hijau yang lebih luas. Ke depan, peta jalan kami mencakup pengembangan green ammonia dan green methanol sebagai solusi energi dan bahan baku industri masa depan,&#8221; kata Julfi.</p>
<p>Melalui langkah ini, PGE menegaskan transformasi bisnis menuju beyond electricity dan beyond business, yakni dengan menjadikan panas bumi sebagai fondasi rantai pasok energi bersih, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.</p>
<p>Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, pilot project green Hydrogen menunjukkan peran strategis Pertamina Group dalam mendukung agenda nasional menuju transisi energi.</p>
<p>&#8220;PGE bagian dari Pertamina Group menjadi pionir dalam menghadirkan inovasi energi bersih berbasis panas bumi. Proyek Green Hydrogen Ulubelu ini bagian kontribusi penting dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan pemerintah,&#8221; tutur Fadjar.</p>
<p>Dengan groundbreaking proyek Ulubelu, PGE menandai langkah awal pembangunan ekosistem green hydrogen nasional. Proyek Ulubelu bukan hanya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi bersih global, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi nyata menuju target Net Zero Emission 2060.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pertamina-hadirkan-teknologi-modern-aem-untuk-produksi-hidrogen-hijau/">Pertamina Hadirkan Teknologi Modern AEM untuk Produksi Hidrogen Hijau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/akcdn.detik.net.id/visual/2025/09/10/pertamina-1757480122618_169.jpeg?w=650&#038;q=90&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Pertamina Bawa Tari Topeng Indramayu Tampil di Osaka World Expo 2025</title>
		<link>https://jakpos.id/pertamina-bawa-tari-topeng-indramayu-tampil-di-osaka-world-expo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 10:07:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Osaka World Expo]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91291</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS – Persembahan Tari Topeng Juntinyuat dari Indramayu berhasil memukau penonton pada Cultural Performance Stage&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pertamina-bawa-tari-topeng-indramayu-tampil-di-osaka-world-expo/">Pertamina Bawa Tari Topeng Indramayu Tampil di Osaka World Expo 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>– Persembahan Tari Topeng Juntinyuat dari Indramayu berhasil memukau penonton pada Cultural Performance Stage di Osaka World Expo, 28–29 Agustus lalu. Penampilan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga membawa misi budaya untuk memperkenalkan warisan asli Indonesia kepada dunia melalui ajang berskala internasional.</p>
<p>Ratusan pengunjung World Expo Osaka tampak terhibur dan antusias menirukan gerakan para penari topeng. Mereka terpukau oleh keluwesan tarian, keindahan kostum yang unik, serta alunan gamelan tradisional yang berpadu harmonis. Suasana tersebut membuat penonton larut dalam pertunjukan dan menikmati setiap momennya.</p>
<p>“Saya sangat terhibur menyaksikan penampilan Tari Topeng dari Indonesia. Gerakannya gemulai, kostumnya cantik, dan penari terlihat begitu berbeda ketika menggunakan topeng. Indonesia ternyata memiliki banyak budaya yang menarik dan indah,” ujar Keiko, salah satu pengunjung asal Osaka yang rela menunggu 30 menit demi menonton Cultural Performance di Pavilion Pertamina Indonesia.</p>
<h3>Dari Lokal Bangkit Hingga Mendunia</h3>
<p>Kehadiran Tari Topeng Juntinyuat di Osaka bukanlah perjalanan yang singkat. Kesenian ini sempat “tertidur” dan kurang diminati generasi muda. Namun demikian, sejak 2023 melalui Program Jaga Budaya, sebagai salah satu program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Gas bersama Sanggar Seni Cipta Budi dan masyarakat Desa Juntinyuat mulai membangkitkan kembali semangat para pegiat seni.</p>
<p>Corporate Secretary Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur menyampaikan bahwa Pertamina Gas mendukung penuh pelestarian budaya tersebut dengan memberikan fasilitas gamelan, memperbaiki ruang latihan tari, hingga membuka akses panggung pada berbagai penampilan lokal</p>
<p>&#8220;Lebih dari itu, Pertamina Gas juga menggandeng sekolah-sekolah sekitar agar Tari Topeng Juntinyuat dijadikan ekstrakurikuler resmi, sehingga generasi muda dapat mengenal dan melestarikannya sejak dini.&#8221; ungkap Sulthani.</p>
<p>Hasilnya nyata, kesenian yang dulunya nyaris hilang kini kembali hidup. Penari-penari muda Juntinyuat telah berhasil meraih penghargaan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan kini bahkan dipercaya tampil di ajang internasional di Pavilion Pertamina pada Cultural Performance Stage Osaka World Expo.</p>
<p>Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Sirkular</p>
<p>Komitmen CSR Pertamina Gas tidak hanya sebatas melestarikan budaya, tetapi juga mengintegrasikan kearifan lokal untuk mitigasi iklim. Bersama masyarakat Juntinyuat, perusahaan menanam mangrove sepanjang 240 meter dan memasang geotube babat rumput sebagai penahan abrasi. Langkah ini melindungi pesisir yang kian terancam gelombang laut, sekaligus menjaga keberlangsungan ruang hidup masyarakat.</p>
<p>“Fokus utama kami adalah menjaga warisan Tari Topeng serta kuliner khas Indramayu. Program Jaga Budaya kemudian kami kembangkan menjadi program kewirausahaan sosial yang memberdayakan kelompok rentan melalui nilai-nilai budaya,” jelas Sulthani.</p>
<p>Ia menegaskan, “Melalui program Jaga Budaya, Pertamina Gas berkomitmen untuk terus menghidupkan kearifan lokal, menjaga adat istiadat, melestarikan lingkungan, sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang sirkular bagi masyarakat.”</p>
<p>Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, Pertamina Gas menjalankan program TJSL yang sejalan dengan arahan dan komitmen holding. Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication Pertamina, menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga keberlanjutan budaya dan lingkungan di seluruh wilayah operasional ring 1, dan Pertamina Gas turut mengimplementasikan komitmen tersebut melalui program Jaga Budaya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/pertamina-bawa-tari-topeng-indramayu-tampil-di-osaka-world-expo/">Pertamina Bawa Tari Topeng Indramayu Tampil di Osaka World Expo 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/fokusenergi.com/wp-content/uploads/2025/09/Screenshot_20250902_081747_WhatsApp-648x330.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Stok BBM di Bengkulu Langka, Ini Kata Pertamina</title>
		<link>https://jakpos.id/stok-bbm-di-bengkulu-langka-ini-kata-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 09:51:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BBM Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkulu]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=87190</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; PT Pertamina Patra Niaga mengungkap penyebab BBM di Bengkulu langka. Bahkan, tembus Rp30&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/stok-bbm-di-bengkulu-langka-ini-kata-pertamina/">Stok BBM di Bengkulu Langka, Ini Kata Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; PT Pertamina Patra Niaga mengungkap penyebab BBM di Bengkulu langka. Bahkan, tembus Rp30 ribu per liter di penjual eceran.</p>
<p>Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan hal ini lantaran kapal pengangkut BBM tidak dapat bersandar sejak April lalu karena ada pendangkalan alur masuk dermaga di Pelabuhan Pulau Baai.</p>
<p>&#8220;Stok BBM di Terminal BBM Bengkulu terkendala karena kapal pengangkut suplai BBM tidak bisa merapat ke dermaga dengan adanya pendangkalan alur masuk sehingga terpaksa suplai BBM Bengkulu dialihkan dari wilayah lain,&#8221; ujar Heppy dalam keterangan, Selasa (27/5).</p>
<p>Pertamina Patra Niaga berharap Pelindo dapat segera melakukan pengerukan agar pasokan BBM Bengkulu kembali normal.</p>
<p>&#8220;Kami memahami hal ini berdampak langsung kepada masyarakat yang harus antre untuk mendapatkan BBM. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan situasi ini,&#8221; ujar dia.</p>
<p>Untuk mengatasi kondisi tersebut dan memastikan suplai BBM tetap sampai ke masyarakat Bengkulu, Pertamina Patra Niaga telah mengambil berbagai langkah percepatan dengan melakukan alih suplai BBM dari Terminal BBM Lubuk Linggau, Terminal BBM Teluk Kabung, dan mulai hari ini dari Terminal BBM Panjang, Lampung.</p>
<p>Meski jarak tempuh dari titik suplai alternatif ini mencapai sekitar 26 jam perjalanan pulang-pergi, Pertamina tetap berkomitmen untuk menjaga distribusi BBM tetap berjalan.</p>
<p>Untuk mengamankan pasokan BBM, pihak Pertamina Patra Niaga juga menambah 11 unit Mobil Tangki guna memperkuat armada distribusi BBM serta memperpanjang jam operasional di Terminal BBM Lubuk Linggau, Teluk Kabung, dan Lampung untuk mendukung kelancaran suplai dan meningkatkan pengiriman melalui jalur kereta api, bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).</p>
<p>&#8220;Kami terus berusaha maksimal memastikan pasokan energi ke masyarakat Bengkulu dapat terpenuhi meski dengan tantangan logistik yang berat. Sekali lagi kami berharap pengerukan alur dermaga Pulau Baai dapat segera dilakukan agar kondisi pasokan kembali normal,&#8221; pungkas Heppy.</p>
<p>Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Febrinanda Putra Pratama menyampaikan harga eceran BBM di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu tembus Rp30 ribu per liter.</p>
<p>&#8220;Saat ini, masyarakat Kabupaten Seluma sedang menghadapi persoalan serius, kelangkaan BBM yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Di beberapa wilayah, harga eceran BBM bahkan tembus Rp30.000 per liter, angka yang sangat mencekik bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, hingga pelaku usaha lokal,&#8221; kata dia di Bengkulu, Minggu (25/5) dikutip dari Antara.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/stok-bbm-di-bengkulu-langka-ini-kata-pertamina/">Stok BBM di Bengkulu Langka, Ini Kata Pertamina</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/manajemenppm.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/08/stok-bbm-di-spbu-habis.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</title>
		<link>https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh/</link>
					<comments>https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 07:57:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=86250</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh/">Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan berbagai daerah di Indonesia, dengan Pelatihan Kesiapan Ekspor melalui Pasar Global. Langkah peningkatan kompetensi ini di Jakarta, 21–23 Mei 2025, serta turut berkolaborasi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Kementerian Perdagangan RI.</p>
<p>Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan, program ini menunjukkan kontribusi Pertamina untuk mendorong perekonomian di Tanah Air. UMKM nasional dimotivasi untuk lebih lebih adaptif dan kompetitif, bahkan berani maju ke kancah internasional.</p>
<p>“Pertamina meyakini UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan memperkuat kapasitas ekspor mereka, Pertamina tidak hanya membina pelaku usaha tetapi juga mendorong pertumbuhan <a href="https://majalahekonomi.com/">ekonomi</a> yang berkelanjutan dan inklusif. Ini adalah komitmen kami untuk Indonesia yang lebih kuat di pasar global,” tutur Fadjar.</p>
<p>Mengusung semangat “Dari Lokal ke Global”, pelatihan ini membekali para pelaku UMKM dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis terkait ekspor. Materi yang diberikan meliputi strategi memulai ekspor, prosedur dan dokumen ekspor-impor, hingga teknik negosiasi dan penyusunan kontrak dagang. Selain itu, pengemasan produk yang menarik untuk pasar global, penentuan harga, serta strategi digital marketing dan pencarian buyer internasional. Peserta juga mengikuti simulasi ekspor-impor dan kunjungan lapangan untuk pemahaman yang lebih aplikatif.</p>
<p>Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.</p>
<p>&#8220;Melalui pelatihan ini, Pertamina mendorong UMKM tidak tumbuh di dalam negeri saja, namun juga mampu bersaing dan berkontribusi di pasar global.</p>
<p>Salah satu peserta asal Surakarta, Prianggito dari Gunawan Design, menyampaikan antusiasmenya.</p>
<p>“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang dunia ekspor yang sebelumnya terasa sangat kompleks. Sekarang kami lebih percaya diri untuk menjajaki pasar luar negeri. Terima kasih kepada Pertamina yang selalu konsisten mendampingi UMKM seperti kami agar terus naik kelas,” ungkapnya.</p>
<p>Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Kesepakatan Bersama Antara Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI dengan Pertamina untuk pengembangan ekspor UMKM, yang telah terjalin pada 22 Juni 2023.</p>
<p>Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina untuk melakukan ekspor perdana, sekaligus memperluas pasar dan memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian nasional.</p>
<p>Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social &amp; Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh/">Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.ruangenergi.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-2025-05-23-094419.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</title>
		<link>https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 07:55:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=86959</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh-2/">Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; PT Pertamina (Persero) memfasilitasi 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan berbagai daerah di Indonesia, dengan Pelatihan Kesiapan Ekspor melalui Pasar Global. Langkah peningkatan kompetensi ini di Jakarta, 21–23 Mei 2025, serta turut berkolaborasi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Kementerian Perdagangan RI.</p>
<p>Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan, program ini menunjukkan kontribusi Pertamina untuk mendorong perekonomian di Tanah Air. UMKM nasional dimotivasi untuk lebih lebih adaptif dan kompetitif, bahkan berani maju ke kancah internasional.</p>
<p>“Pertamina meyakini UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan memperkuat kapasitas ekspor mereka, Pertamina tidak hanya membina pelaku usaha tetapi juga mendorong pertumbuhan <a href="https://majalahekonomi.com/">ekonomi</a> yang berkelanjutan dan inklusif. Ini adalah komitmen kami untuk Indonesia yang lebih kuat di pasar global,” tutur Fadjar.</p>
<p>Mengusung semangat “Dari Lokal ke Global”, pelatihan ini membekali para pelaku UMKM dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan praktis terkait ekspor. Materi yang diberikan meliputi strategi memulai ekspor, prosedur dan dokumen ekspor-impor, hingga teknik negosiasi dan penyusunan kontrak dagang. Selain itu, pengemasan produk yang menarik untuk pasar global, penentuan harga, serta strategi digital marketing dan pencarian buyer internasional. Peserta juga mengikuti simulasi ekspor-impor dan kunjungan lapangan untuk pemahaman yang lebih aplikatif.</p>
<p>Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif.</p>
<p>&#8220;Melalui pelatihan ini, Pertamina mendorong UMKM tidak tumbuh di dalam negeri saja, namun juga mampu bersaing dan berkontribusi di pasar global.</p>
<p>Salah satu peserta asal Surakarta, Prianggito dari Gunawan Design, menyampaikan antusiasmenya.</p>
<p>“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang dunia ekspor yang sebelumnya terasa sangat kompleks. Sekarang kami lebih percaya diri untuk menjajaki pasar luar negeri. Terima kasih kepada Pertamina yang selalu konsisten mendampingi UMKM seperti kami agar terus naik kelas,” ungkapnya.</p>
<p>Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Kesepakatan Bersama Antara Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI dengan Pertamina untuk pengembangan ekspor UMKM, yang telah terjalin pada 22 Juni 2023.</p>
<p>Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina untuk melakukan ekspor perdana, sekaligus memperluas pasar dan memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap perekonomian nasional.</p>
<p>Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social &amp; Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/dorong-ekonomi-pertamina-tempa-30-umkm-jadi-eksportir-tangguh-2/">Dorong Ekonomi, Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/www.ruangenergi.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-2025-05-23-094419.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Jual Minyak Jelantah ke Pertamina Dapat 6.000 per Liter, Ini Caranya!</title>
		<link>https://jakpos.id/jual-minyak-jelantah-ke-pertamina-dapat-6-000-per-liter-ini-caranya/</link>
					<comments>https://jakpos.id/jual-minyak-jelantah-ke-pertamina-dapat-6-000-per-liter-ini-caranya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 06:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Jelantah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=340</guid>

					<description><![CDATA[<p>Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, Pertamina melanjutkan program tukar minyak jelantah dapat insentif saldo dan poin</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/jual-minyak-jelantah-ke-pertamina-dapat-6-000-per-liter-ini-caranya/">Jual Minyak Jelantah ke Pertamina Dapat 6.000 per Liter, Ini Caranya!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em><strong>Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, Pertamina melanjutkan program tukar minyak jelantah dapat insentif saldo dan poin</strong></em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://jakpos.id/"><strong>JAKPOS</strong></a> &#8211; PT Pertamina (Persero) berupaya mengelola limbah minyak. Salah satunya, membeli minyak jelantah dari masyarakat.</p>
<p>Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, Pertamina melanjutkan program tukar minyak jelantah dapat insentif saldo dan poin. Kebijakan ini adalah bagian dari komitmen energi berkelanjutan program Green Movement UCO yang telah diluncurkan sejak 21 Desember 2024.</p>
<p>Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan sangat mudah. Masyarakat bisa langsung mendatangi titik pengumpulan yang sudah ditetapkan.</p>
<p>Saat ini sudah ada 6 titik UCOllect Box dan program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina. Jumlah ini akan terus diperluas.</p>
<p>&#8220;Ini akan terus di perluas dan dilanjutkan untuk memudahkan masyarakat ikut berpartisipasi mengelola limbah minyak jelantah hasil konsumsi rumah tangga ini,&#8221; ujar Heppy dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (16/1).</p>
<p>Lanjut Heppy, masyarakat yang menjual atau menukar minyak jelantah ke Pertamina akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin per liter.</p>
<p>&#8220;Ini akan terus di perluas dan dilanjutkan untuk memudahkan masyarakat ikut berpartisipasi mengelola limbah minyak jelantah hasil konsumsi rumah tangga ini,&#8221; ujar Heppy dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (16/1).</p>
<p>Lanjut Heppy, masyarakat yang menjual atau menukar minyak jelantah ke Pertamina akan memperoleh rewards berupa saldo e-wallet sebesar mulai dari Rp6.000 per liter dan akan memperoleh tambahan poin MyPertamina sebanyak 5 poin per liter</p>
<p>Sampai saat ini, Pertamina telah berhasil mengumpulkan 1.162 liter minyak jelantah di 6 titik UCOllect Box dan program pengumpulan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah di sejumlah SPBU dan rumah sakit IHC Pertamina.</p>
<p>Heppy menjelaskan bahwa program pengumpulan minyak jelantah yang dilakukan oleh perusahaan hilir migas telah menjadi tren global dalam mendukung transisi energi bersih.</p>
<p>&#8220;Di Indonesia sendiri, konsumsi minyak goreng di sektor rumah tangga mencapai 2,66 juta ton per tahun sehingga insiasi Green Movement UCO ini adalah upaya kami untuk membawa Indonesia sejalan dengan tren global perusahaan migas yang terbukti efektif mendukung pengelolaan limbah UCO dan membantu mempercepat transisi energi bersih serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil,&#8221; jelas Heppy.</p>
<p>Program Green Movement UCO ini merupakan program pilot project yang akan berlangsung selama setahun kedepan, bekerjasama dengan noovoleum sebagai penyedia UCOllect Box yang telah tersertifikasi internasional sebagai pengumpul minyak jelantah atau UCO.</p>
<p>Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat di Jakarta Pusat<br />
Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta Selatan<br />
SPBU 31.401.01 Dago Bandung<br />
SPBU 31.128.02 MT Haryono Jakarta Selatan<br />
SPBU 31.134.02 Kalimalang Jakarta Timur<br />
SPBU 31.153.01 BSD Tangerang Selatan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/jual-minyak-jelantah-ke-pertamina-dapat-6-000-per-liter-ini-caranya/">Jual Minyak Jelantah ke Pertamina Dapat 6.000 per Liter, Ini Caranya!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/jual-minyak-jelantah-ke-pertamina-dapat-6-000-per-liter-ini-caranya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/akcdn.detik.net.id/visual/2025/01/16/pertamina-patra-niaga-lanjutkan-program-tukar-minyak-jelantah-dapat-insentif-saldo-dan-poin-1_169.jpeg?w=650&#038;q=90&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
