<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPIJ Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/ppij/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/ppij/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 02:14:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>PPIJ Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/ppij/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PPIJ Gelar JIEF 2025, Angkat Tema Berakar Iman, Bertumbuh Inovasi</title>
		<link>https://jakpos.id/ppij-gelar-jief-2025-angkat-tema-berakar-iman-bertumbuh-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 02:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=91325</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menggelar Jakarta Islamic Education Fair (JIEF)&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ppij-gelar-jief-2025-angkat-tema-berakar-iman-bertumbuh-inovasi/">PPIJ Gelar JIEF 2025, Angkat Tema Berakar Iman, Bertumbuh Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) menggelar Jakarta Islamic Education Fair (JIEF) 2025 pada 2–3 September di Convention Hall Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara. Acara bertema “Pendidikan Berakar Iman, Bertumbuh Inovasi” ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.</p>
<p>Dalam sambutannya, Kepala Pusat PPIJ KH Muhyiddin Ishaq menegaskan pentingnya pendidikan agama sebagai benteng pencegahan kerusuhan sosial. Ia menilai Pameran Pendidikan Islam yang digelar Divisi Pengkajian dan Pendidikan PPIJ menjadi momentum mendorong prioritas pada pembinaan iman dan akhlak.</p>
<p>“Supaya peristiwa (kerusuhan) seperti kemarin tidak terjadi lagi,” ujar Kiai Muhyiddin, Selasa (2/9/2025).</p>
<p>Kiai Muhyiddin juga menyoroti kontribusi pesantren dan madrasah yang telah lama mencerdaskan bangsa, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Namun, ia menyayangkan masih adanya perlakuan tidak adil terhadap lembaga pendidikan keagamaan serta kesenjangan anggaran dengan sekolah negeri.</p>
<p>Karena itu, ia meminta agar melalui forum JIEF 2025 dapat dirumuskan langkah agar pendidikan keagamaan tidak dipandang sebelah mata baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.</p>
<p>Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan PPIJ, H. Rasyidi H.Y, menjelaskan JIEF 2025 diramaikan berbagai kegiatan, mulai dari pameran pendidikan, seminar nasional, workshop, kompetisi robotic, bazaar kuliner Islami, hingga pentas seni dakwah.</p>
<p>Sejumlah lembaga pendidikan turut serta, di antaranya Madrasah Istiqlal, Pesantren Sulaimaniyah, Universitas Mercu Buana, Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta, Universitas Sahid, Universitas Al Azhar Indonesia, Universitas Islam Jakarta dan lain sebagainya.</p>
<p>Tokoh pendidikan yang hadir antara lain Ir. Moch. Abduh, Ms.Ed., Ph.D (Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan), Prof. Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng (Rektor Universitas Mercu Buana), dan Dr. H. Adib, M.Ag (Kepala Kanwil Kemenag DKI).</p>
<p>Selain itu, hadir pula Deva Rachman, istri almarhum Syekh Ali Jaber, pendongeng Kak Nia, grup nasyid VocaFarabi, Teater ITACI, serta Sanggar Tari 36 yang menampilkan karya seni Islami.</p>
<p>Acara ini terbuka untuk umum dan digelar tanpa dipungut biaya.*</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ppij-gelar-jief-2025-angkat-tema-berakar-iman-bertumbuh-inovasi/">PPIJ Gelar JIEF 2025, Angkat Tema Berakar Iman, Bertumbuh Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/nasionalnews.id/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250902-WA0271.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Dakwah Modern, PPIJ dan Masjid Sejuta Pemuda Gelar JIC Digital School</title>
		<link>https://jakpos.id/perkuat-dakwah-modern-ppij-dan-masjid-sejuta-pemuda-gelar-jic-digital-school/</link>
					<comments>https://jakpos.id/perkuat-dakwah-modern-ppij-dan-masjid-sejuta-pemuda-gelar-jic-digital-school/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 00:38:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[JIC]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=87447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Personal Branding yang Positif bagi Personal, Komunitas, dan Lembaga melalui&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/perkuat-dakwah-modern-ppij-dan-masjid-sejuta-pemuda-gelar-jic-digital-school/">Perkuat Dakwah Modern, PPIJ dan Masjid Sejuta Pemuda Gelar JIC Digital School</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Personal Branding yang Positif bagi Personal, Komunitas, dan Lembaga melalui Media Sosial.”</em></h3>
</blockquote>
<p><strong><a href="https://jakpos.id/">JAKPOS</a>, SUKABUMI</strong> &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau Jakarta Islamic Centre (JIC) sukses menyelenggarakan JIC Digital School selama tiga hari, dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2025 di Masjid Sejuta Pemuda, Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Personal Branding yang Positif bagi Personal, Komunitas, dan Lembaga melalui Media Sosial.”</p>
<p>Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Pusat PPIJ, Dr. KH. Didi Supandi, Lc., MA., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya gerakan dakwah digital yang beretika, cerdas, dan berkelanjutan. Kiai Didi juga menyoroti tantangan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah arus deras informasi digital.</p>
<p>“Media sosial adalah ladang dakwah, jika kita tak pandai mengolahnya, kita bisa terhanyut oleh arusnya. Tapi jika kita cerdas, ia bisa menjadi alat perubahan,” ungkap Kiai Didi Supandi dalam sambutannya.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta dari berbagai elemen strategis, di antaranya komunitas pemuda dan penggerak masjid, mahasiswa dan aktivis kampus, konten kreator Muslim muda, hingga para pegiat dakwah digital. Para peserta datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Bekasi, Sukabumi, Purwakarta, Medan, Yogyakarta, Malang, dan kota-kota lainnya.</p>
<p>Didukung penuh oleh Pengurus Masjid Sejuta Pemuda, JIC Digital School menghadirkan narasumber profesional yang telah lama berkecimpung dalam dunia dakwah digital dan media sosial. Materi disampaikan secara tematik, interaktif, dan aplikatif, mulai dari strategi membangun personal branding Islami hingga praktik membuat konten digital yang berdampak.</p>
<p>Menariknya, dalam setiap sesi, peserta ditantang untuk membuat video pendek bertema inspiratif yang langsung dinilai oleh para pemateri. Ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus unjuk kreativitas peserta dalam menerjemahkan nilai-nilai dakwah dalam format digital yang relevan dan menarik.</p>
<p>JIC Digital School 2025 membuktikan bahwa media sosial tidak sekadar ruang hiburan, melainkan arena dakwah modern yang bisa dioptimalkan dengan etika, kreativitas, dan visi keumatan. Harapannya, para peserta dapat menjadi pionir perubahan yang mampu membawa nilai Islam ke tengah masyarakat digital dengan cara yang bijak dan bermartabat.*</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/perkuat-dakwah-modern-ppij-dan-masjid-sejuta-pemuda-gelar-jic-digital-school/">Perkuat Dakwah Modern, PPIJ dan Masjid Sejuta Pemuda Gelar JIC Digital School</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/perkuat-dakwah-modern-ppij-dan-masjid-sejuta-pemuda-gelar-jic-digital-school/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/dmshe0vyl/images/v1750811412/Gambar-WhatsApp-2025-06-25-pukul-04.03.37_ed127f76-FILEminimizer/Gambar-WhatsApp-2025-06-25-pukul-04.03.37_ed127f76-FILEminimizer.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</title>
		<link>https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/</link>
					<comments>https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 02:40:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Center]]></category>
		<category><![CDATA[JIC]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jakpos.id/?p=83810</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/">Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre menggelar peringatan Nuzulul Quran 1446 Hijriah yang mengusung tema &#8216;Malam Penuh Iman Dengan Al-Quran&#8217;.</p>
<p>Panitia peringatan Nuzulul Quran mengatakan, tema tersebut sengaja diangkat sebagai pengingat bahwa Al-Quran adalah wahyu illahi yang harus diimani dan dijadikan sumber ajaran serta pedoman hidup bagi kehidupan manusia.</p>
<p>&#8220;Karena di dalamnya terdapat keterangan baik yang tersirat maupun yang tersurat yang menetapkan aturan-aturan serta petunjuk yang dapat diterapkan pada sendi-sendi kehidupan manusia,&#8221; kata DR Agus Handoko, M.Phill, Ahad (16/3/2025)</p>
<p>&#8220;Al-quran sebagai mukzijat Nabi Muhammad sampai akhir zaman adalah sumber kekuatan yang mampu merubah peradaban dunia, karenanya peran pusat pengkajian dan pengembangan islam menjadi signifikan untuk terus menerus menjadikan kultur membaca tumbuh di tengah-tengah masyarakat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ustaz Agus berharap peringatan Nuzulul Quran bukan hanya kegiatan seremonial saja, akan tetapi dirinya berharap kegiatan yang digagasnya ini menumbuhkan semangat masyarakat untuk membumikan Al-Quran denga istiqomah membaca dan mengamalkannya.</p>
<p>Sementara itu Kasubdiv Informasi dan Komunikasi PPIJ, Ustaz Paimun Karim mengatakan, dalam rangka mengambil momentum malam istimewa Nuzulul Quran, PPIJ meluncurkan dua produk inovasi yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum JIC Water.</p>
<p>&#8220;Mengambil momentum malam Nuzulul Quran ini, kami meluncurkan dua inovasi terbaru dari kami yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum kemasan yang kita beri nama JIC Water,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Semoga aplikasi mobile ini bisa mempermudah masyarakat, terutama kaum muslimin dalam menambah khazanah keilmuannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Peringatan Nuzulul Quran ini menghadirkan Imam Tarawih asal Yaman, Syekh Muhammad Tahbib Abu Khalid dan penceramah KH Muhammad Tamrin, MM (Komisi E DPRD DKI Jakarta). Acara yang berlansung di Gedung Convention Hall Jakarta Islamic Centre ini dibuka dengan rangkaian acara yang di antaranya, Simakan Al-Quran, Khotmil Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran Tuna Netra, dan acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada jamaah yang hadir.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/">Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/islamic-center.or.id/wp-content/uploads/2025/03/nuzulul-quran1-e1742135519785.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</title>
		<link>https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 02:35:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Islamic Centre]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=84452</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru-2/">Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau dikenal dengan Jakarta Islamic Centre menggelar peringatan Nuzulul Quran 1446 Hijriah yang mengusung tema &#8216;Malam Penuh Iman Dengan Al-Quran&#8217;.</p>
<p>Panitia peringatan Nuzulul Quran mengatakan, tema tersebut sengaja diangkat sebagai pengingat bahwa Al-Quran adalah wahyu illahi yang harus diimani dan dijadikan sumber ajaran serta pedoman hidup bagi kehidupan manusia.</p>
<p>&#8220;Karena di dalamnya terdapat keterangan baik yang tersirat maupun yang tersurat yang menetapkan aturan-aturan serta petunjuk yang dapat diterapkan pada sendi-sendi kehidupan manusia,&#8221; kata DR Agus Handoko, M.Phill, Ahad (16/3/2025)</p>
<p>&#8220;Al-quran sebagai mukzijat Nabi Muhammad sampai akhir zaman adalah sumber kekuatan yang mampu merubah peradaban dunia, karenanya peran pusat pengkajian dan pengembangan islam menjadi signifikan untuk terus menerus menjadikan kultur membaca tumbuh di tengah-tengah masyarakat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ustaz Agus berharap peringatan Nuzulul Quran bukan hanya kegiatan seremonial saja, akan tetapi dirinya berharap kegiatan yang digagasnya ini menumbuhkan semangat masyarakat untuk membumikan Al-Quran denga istiqomah membaca dan mengamalkannya.</p>
<p>Sementara itu Kasubdiv Informasi dan Komunikasi PPIJ, Ustaz Paimun Karim mengatakan, dalam rangka mengambil momentum malam istimewa Nuzulul Quran, PPIJ meluncurkan dua produk inovasi yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum JIC Water.</p>
<p>&#8220;Mengambil momentum malam Nuzulul Quran ini, kami meluncurkan dua inovasi terbaru dari kami yaitu Aplikasi Mobile Takhrij Hadis Durattun Nasihin dengan teknologi Artificial intelligence (AI) dan air minum kemasan yang kita beri nama JIC Water,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Semoga aplikasi mobile ini bisa mempermudah masyarakat, terutama kaum muslimin dalam menambah khazanah keilmuannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Peringatan Nuzulul Quran ini menghadirkan Imam Tarawih asal Yaman, Syekh Muhammad Tahbib Abu Khalid dan penceramah KH Muhammad Tamrin, MM (Komisi E DPRD DKI Jakarta). Acara yang berlansung di Gedung Convention Hall Jakarta Islamic Centre ini dibuka dengan rangkaian acara yang di antaranya, Simakan Al-Quran, Khotmil Quran, Musabaqoh Tilawatil Quran Tuna Netra, dan acara ditutup dengan pembagian doorprize kepada jamaah yang hadir.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/momentum-nuzulul-quran-ppij-luncurkan-dua-inovasi-terbaru-2/">Momentum Nuzulul Qur&#8217;an, PPIJ Luncurkan Dua Inovasi Terbaru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/islamic-center.or.id/wp-content/uploads/2025/03/nuzulul-quran1-e1742135519785.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>PPIJ Ajak Anak Yatim Wisata di Taman Safari</title>
		<link>https://jakpos.id/ppij-ajak-anak-yatim-wisata-di-taman-safari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 09:25:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<category><![CDATA[Yatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=77656</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Dalam rangka berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ppij-ajak-anak-yatim-wisata-di-taman-safari/">PPIJ Ajak Anak Yatim Wisata di Taman Safari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dalam rangka berbagi kebahagiaan kepada anak yatim, Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) atau yang dikenal juga dengan nama Jakarta Islamic Centre (JIC), mengajak puluhan anak yatim dari berbagai wilayah di DKI Jakarta berwisata ke Taman Safari Indonesia, Bogor, Jawa barat, Rabu (23/10).</p>
<p>Hanny Fitria selaku ketua panitia mengatakan, Kegiatan Wisata Anak Yatim ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak-anak yatim sekaligus memberikan pengalaman yang edukatif dan rekreatif.</p>
<p>&#8220;Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan mereka kebahagiaan melalui interaksi langsung dengan berbagai satwa, sekaligus meningkatkan wawasan dan cinta lingkungan,&#8221; kata Hanny.</p>
<p>“Bagi kami anak yatim itu Istimewa, karena mereka jarang di ajak jalan jalan, mereka itu sudah lama tidak berekreasi sehingga mereka antusias mengikuti ini, seperti contoh kami wawancara ke anak dan orangtuanya mereka sangat bersyukur anaknya bisa ikut acara ini,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hanny berharap kegiatan yang akan diadakan pada setiap tahunnya nanti dapat memberikan kebahagiaan dan membangkitkan optimisme kepada anak-anak yatim.</p>
<p>“Harapannya program dapat memberikan kebahagiaan dan membangkit lagi semangat mereka untuk kehidupan selanjutnya. Biasanya anak anak yatim itu dirinya merasa tidak diperhatikan, InsyaAllah Jakarta Islamic Centre senantiasan berusaha untuk memberikan perhatian lebih kepada mereka,” Ujar Hanny</p>
<p>Senada dengan hal tersebut Dr. Edy Sukardi Kepala Divisi Sosial Budaya Ekonomi Syariah PPIJ mengatakan, hadirnya program Wisata Anak Yatim bukan hanya jalan-jalan semata, akan tetapi kata Kiai Edi, PPIJ ingin memuliakan mereka dengan berwisata sekaligus pembekalan ruhaniyah.</p>
<p>“Kepada yatim piatu, tugas kita bukan sekedar memberi santunan dan kebutuhan fisik saja, tetapi kita berkewajiban juga memberikan kegembiraan secara rohani, salah satu bentuk kegembiraan dalam bentuk rekreasi menikmati keindahan alam dan keunikan ciptaan Tuhan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Rekreasi menambah kekuatan iman mereka, makin dekat kepada Tuhan dan makin bertambah iman melalui mencermati segala ciptaan Allah swt,&#8221; tambah Kiai Edi.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini semoga dapat memberikan manfaat dan dapat memberikan kegembiraan kepada mereka. Inilah makna wisata yang diselenggarakan JIC untuk para yatim piatu dan kaum duafa,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/ppij-ajak-anak-yatim-wisata-di-taman-safari/">PPIJ Ajak Anak Yatim Wisata di Taman Safari</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcScRdNVuOQsyxHwqzabxSCHcBCKKK6j-05gomEbon95cn9WFZha--dQ8bI&#038;s=10&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PPIJ Launching JICare</title>
		<link>https://jakpos.id/gelar-santunan-yatim-dan-dhuafa-ppij-launching-jicare/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 00:07:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74694</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Menggelar Santunan Yatim dan Dhuafa yang mengusung tema &#8220;Berjuta Senyum Kebahagiaan Untuk Indonesia&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gelar-santunan-yatim-dan-dhuafa-ppij-launching-jicare/">Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PPIJ Launching JICare</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Menggelar Santunan Yatim dan Dhuafa yang mengusung tema &#8220;Berjuta Senyum Kebahagiaan Untuk Indonesia Merdeka&#8221;, Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) memberikan santunan kepada 500 anak yatim dan dhuafa se-DKI Jakarta, acara yang bertempat di Convention Hall Jakarta Islamic Centre ini sekaligus melaunching web JICare.id.</p>
<p>Mewakili Kepala Pusat PPIJ Hanny Fitriah mengatakan, santunan yatim adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terkhusus masyarakat yang ada di wilayah DKI Jakarta.</p>
<p>Hanny yang juga Kepala Subdivisi Ziswaf PPIJ ini menjelaskan bahwa agenda santunan kali ini diselenggarakan pada bulan Agustus dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79.</p>
<p>&#8220;Arti kemerdekaan Indonesia bagi anak yatim adalah juga kemerdekaan dari stigmanya selama ini orang yang dianggap lemah karena tidak memiliki orang tua, merdeka dari tidak optimis, anak yatim harus kuat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kita harus optimis, harus tegak berdiri untuk meraih masa depan yang gemilang dan Allah yang nanti akan memberikan jalanNya,&#8221; tambah Hanny.</p>
<p>Sementara itu perwakilan PJ Ketua PKK DKI Jakarta Dian Siti Nuraini merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan santunan yatim dan dhuafa yang dilaksanakan oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ).</p>
<p>&#8220;Saya berterimakasih dan merasa bersyukur kepada segenap pengurus PPIJ yang sudah berupaya dan sudah memberikan kepada anak-anak kita semua,&#8221; kata Dian di Convention Hall Jakarta Islamic Centre.</p>
<p>&#8220;Kalian adalah anak-anak hebat, kalian tidak sendirian, kita disini bersama pengurus PPIJ insyaAllah akan terus memberikan perhatian kepada kalian,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&#8220;Kalian tinggal belajar, kalian tinggal berbakti kepada orang tua yang selama ini mendampingi, sampai kalian menjadi orang-orang hebat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untuk memudahkan para dermawan berpartisipasi dalam kegiatan sosial sekaligus memudahkan dalam menyalurakan zakat, infaq, dan shodaqoh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta, menyediakan web jicare.id.</p>
<p>Layanan JICare meliputi, infaq pengadaan karpet masjid JIC, zakat penghasilan, prasarana masjid, khitanan anak sholeh, santunan yatim dan dhuafa, beasiswa sekolah, dan infaq umum.*</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gelar-santunan-yatim-dan-dhuafa-ppij-launching-jicare/">Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PPIJ Launching JICare</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/islamic-center.or.id/wp-content/uploads/2024/08/DSC01376-696x465.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Gebyar Difabel PPIJ, Berkarya Berikan Kontribusi dan Inspirasi</title>
		<link>https://jakpos.id/gebyar-difabel-ppij-berkarya-berikan-kontribusi-dan-inspirasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jul 2024 13:12:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[PPIJ]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71975</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) mengadakan kegiatan Gebyar Difabel, pada 10-11&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gebyar-difabel-ppij-berkarya-berikan-kontribusi-dan-inspirasi/">Gebyar Difabel PPIJ, Berkarya Berikan Kontribusi dan Inspirasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) mengadakan kegiatan Gebyar Difabel, pada 10-11 Juli 2024. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara Hut ke-497 DKI Jakarta tersebut bertema “Mata Hati Kedua, Menembus Batas Cakrawala”. Pembukaan Gebyar Difabel digelar pada Rabu (10/7/2024) di Convention Hall JIC (Jakarta Islamic Center).</p>
<p>Ragam kegiatan mengisi Gebyar Difabel itu. Di antaranya adalah expo produk difabel dan bazar kuliner, hafidz difabel award, talk show, workshop dan training pemberdayaan kaum difabel, nobar bioskop berbisik, pentas ekspresi seni, membatik, aneka lomba, pergelaran musikalisasi puisi, dan launching café difabis JIC.</p>
<p>Sementara itu Kepala Divisi Sosial, Budaya dan Ekonomi Syariah DKI Jakarta, Dr Edi Sukardi, mengatakan, gelaran Gebyar Difabel ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan PPIJ terhadap Pemprov DKI Jakarta. Hal itu sekaligus menunjukkan perhatian Pemprov DKI Jakarta yang begitu tinggi terhadap para penyintas difabel.</p>
<p>“Kami sebagai kepanjangan tangan dari Pemprov DKI Jakarta, Provinsi yang meraih penghargaan sebagai Provinsi Ramah Disabilitas. Untuk itu, PPIJ senantiasa men-support dan melakukan upaya-upaya untuk membuat program-program yang beriringan dengan Pemerintah DKI Jakarta dan dalam hal ini adalah digelarnya acara Gebyar Difabel,” urai Kiai Edi dalam sambutannya.</p>
<p>Istilah “difabel” pertama kali dicetuskan dalam konferensi disabilitas di Singapura. Istilah itu lantas menggantikan istilah “disabilitas”. Hal itu dituturkan Kepala Pusat PPIJ, Dr. Didi Supandi, MA.</p>
<p>“Difabel itu diambil dari kata differently abled yang diartikan perbedaan kebisaan atau kemampuan. Jadi, semua orang itu memiliki kemampuan ataupun keterampilan yang berbeda-beda,” kata Didi.</p>
<p>Didi melanjutkan, namun kendati kemampuan atau keterampilannya berbeda, tidak ada alangan untuk tetap berkarya. “Istilah differently abled, kemampuan yang berbeda-beda, itu tidak mengurangi teman-teman di sini untuk berkarya, memberikan konstribusi, dan memberikan inspirasi,” tambahnya.</p>
<p>Pria yang biasa dipanggil Kiai Didi itu lebih lanjut mengatakan, Islam sangat mengapresiasi dan memuliakan kaum disabilitas. Bahkan, menurut dia, Islam tidak menggolongkan kaum difabel ini ke dalam kelompok mustadh&#8217;afin, orang-orang yang lemah.</p>
<p>“Surah Abasa adalah bentuk apresiasi Islam terhadap kaum difabel, yang mana Rasulullah ditegur oleh Allah SWT karena Rasulullah saat itu agak berpaling ketika menerima kedatangan sahabat tuna netra, Abdullah bin Umi Maktum,” jelas Kiai Didi.</p>
<p>Bahkan kata Kiai Didi, mengutip Surat Al-Hujurat ayat 13, Islam melarang keras menghina, memandang sebelah mata kepada saudara kita kaum difabel. “Al Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13 menyatakan bahwa, kemuliaan anak manusia itu bukan pada fisiknya, bukan pada warna kulitnya, bukan suku atau bangsanya, akan tetapi pada ketakwaannya,” ucap Kiai Didi yang juga alumni International Islamic University Malaysia itu.</p>
<p>Sementara itu, mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Herman, S.Ag, M.Si dari Biro Dikmental DKI Jakarta, di dalam sambutan yang sekaligus membuka acara Gebyar Difabel itu, menyatakan, ia mengapresiasi digelarnya kegiatan Gebyar Difabel oleh PPIJ. “Atas nama pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya mengapresiasi acara yang luar biasa ini. Mudah-mudahan acara seperti ini setiap tahun bisa diadakan,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut Herman mengatakan, dirinya mendapat inspirasi dari kegiatan “Gebyar Difabel” yang baru pertama kali digelar oleh PPIJ itu. Dirinya merasa terharu mendengar pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh seorang disabilitas netra yang begitu menjiwai dan merdu.</p>
<p>“Saya berfikir ini tidak ada salahnya kalau kita bina dan untuk memotivasi kita adakan MTQ khusus difabel tingkat Provinsi,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/gebyar-difabel-ppij-berkarya-berikan-kontribusi-dan-inspirasi/">Gebyar Difabel PPIJ, Berkarya Berikan Kontribusi dan Inspirasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/do6bpzgvl/images/c_scale,w_456,h_253,dpr_2/f_webp,q_auto/v1720676617/Screenshot_20240711-123940_copy_720x399/Screenshot_20240711-123940_copy_720x399.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
