<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>wisata kucing Arsip - JAKPOS</title>
	<atom:link href="https://jakpos.id/tag/wisata-kucing/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jakpos.id/tag/wisata-kucing/</link>
	<description>Medianya Orang Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Aug 2018 09:34:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://jakpos.id/go/wp-content/uploads/2025/01/cropped-JPlogo2-2-32x32.png</url>
	<title>wisata kucing Arsip - JAKPOS</title>
	<link>https://jakpos.id/tag/wisata-kucing/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</title>
		<link>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/</link>
					<comments>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 09:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pecinta kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata kucing]]></category>
		<category><![CDATA[wisata muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=19196</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bagi sebagian orang, mengunjungi museum, perpusatakaan, cafe, atau taman adalah sebuah &#8216;pelarian&#8217; bermakna yang bisa&#160;[&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/">6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sebagian orang, mengunjungi museum, perpusatakaan, cafe, atau taman adalah sebuah &#8216;pelarian&#8217; bermakna yang bisa menjadi obat penenang saat merasa jengah dengan suasana kota.</p>
<p>Namun bagi para pecinta binatang, khususnya kucing, mereka akan lebih mencari tempat yang bisa menyalurkan hasrat membelai hewan berbulu ini. Biasanya hewan berkaki empat ini mudah ditemukan di penjuru kota, namun hanya sedikit tempat yang membuat mereka merasa nyaman sehingga memungkinkan untuk didekati.</p>
<p>Mengutip dari CNN, berikut adalah beberapa tempat bersantai untuk para pecinta kucing di seluruh dunia.</p>
<p><strong>1. Kafe kucing, Tokyo &#8211; Jepang</strong></p>
<figure id="attachment_19198" aria-describedby="caption-attachment-19198" style="width: 698px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19198" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533805981/neko21_waxkba.jpg" alt="" width="698" height="463" /><figcaption id="caption-attachment-19198" class="wp-caption-text">Kafe kucing merupaan sebuah kafe yang bertemakan kucing, dimana para pengunjung dapat bercengkrama dan bermain dan bermain bersama kucing di dalam kafe ini. (Foto: jalan2kejepang.com)</figcaption></figure>
<p>Jepang adalah negara yang memiliki tingkat kepemilikan kucing tertinggi di dunia. Sehingga tidak heran jika cukup banyak tempat bersantai yang menjadikan kucing sebagai koleganya.</p>
<p>Ada lebih dari 100 buah cafe kucing di ibu kota negara Jepang ini, beberapa yang terkenal adalah Shimokitazawa, Nekobukuro, Curl Up Café, dan Nyafe Melange. Namun mencari cafe kucing di kota ini bukanlah hal yang sulit.</p>
<p><strong>2. Festival Kucing, Ypres &#8211; Belgia </strong></p>
<figure id="attachment_19199" aria-describedby="caption-attachment-19199" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19199" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806219/img_20120509122233_4fa9ff19b4ca3_cdoyh2.jpg" alt="" width="699" height="468" /><figcaption id="caption-attachment-19199" class="wp-caption-text">Festival kucig di Belgia. (Foto: travel.detik.com)</figcaption></figure>
<p>Festival kucing atau The Kattenstoet, digelar setiap tiga tahun sekali pada hari Senin pekan kedua bulan Mei. Dalam acara ini, para peserta akan larut dalam berbagai acara yang erat kaitannya dengan kucing. Bahkan ada yang berdandan menyerupai kucing.</p>
<p><strong>3. Museum Ernest Hemingway, Florida &#8211; Amerika Serikat</strong></p>
<figure id="attachment_19200" aria-describedby="caption-attachment-19200" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19200" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806503/unelashed-hemingway-house-cats_720_i5mapt.jpg" alt="" width="699" height="466" /><figcaption id="caption-attachment-19200" class="wp-caption-text">Museum Ernest Hemingway, Florida. (Foto: bravotv.com)</figcaption></figure>
<p>Bagi para penggemar kucing sekaligus pemuja karya-karya Hemingway, tempat ini adalah surga yang tidak boleh diabaikan. Di tempat ini tedapat lebih dari 50 kucing dari berbagai jenis, salah satunya adalah jenis kucing terbesar di dunia Maine coon.</p>
<p><strong>4. Teater kucing, Moskow &#8211; Rusia</strong></p>
<figure id="attachment_19201" aria-describedby="caption-attachment-19201" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19201" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806749/teater_kucing_wmkgkr.jpg" alt="" width="699" height="553" /><figcaption id="caption-attachment-19201" class="wp-caption-text">Teater kucing, Moskow &#8211; Rusia. (Foto: lovecatofficial.blogspot.com)</figcaption></figure>
<p>Yuri Kuklachev dan putranya, Dimitri, adalah pendiri tempat ini pada tahun 1990. Mereka pertama kali tampil di tempat ini bersama dengan 120 ekor kucing. dalam tempat ini digelar beragam atraksi yang meibatkan kucing, mulai dari berjalan di atas tali hingga yang melibatkan hewan lain seperti kuda.</p>
<p><strong>5. Museum Kucing, Kuching &#8211; Malaysia</strong></p>
<figure id="attachment_19202" aria-describedby="caption-attachment-19202" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19202" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533806941/1_44_zyin4n.jpg" alt="" width="640" height="427" /><figcaption id="caption-attachment-19202" class="wp-caption-text">Cat Mudeum atau musium kucing yang terletak di Kuching, Malaysia. (Foto: attractionsinmalaysia.com)</figcaption></figure>
<p>Kucing mendapat tempat spesial di beberapa negara, salah satunya Malaysia. Dalam museum kucing yang terdapat di Kuching, terdapat beberapa karya yang berkaitan dengan kucing seperti lukisan. Bahkan terdapat mumi kucing mesir yang berusia seribu tahun.</p>
<p><strong>6. de Poezenboot, Amsterdam &#8211; Belanda</strong></p>
<figure id="attachment_19197" aria-describedby="caption-attachment-19197" style="width: 699px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-post-19196 wp-image-19197" src="https://res.cloudinary.com/de5lnco7h/image/upload/v1533805706/akurat_20170818072958_yG3W30_wblwpv.jpg" alt="" width="699" height="465" /><figcaption id="caption-attachment-19197" class="wp-caption-text">&#8216;de Poezenboot&#8217; (Perahu Kucing). Kapal penyelamat ini berfungsi sebagai tempat yang aman bagi kucing di Amsterdam selama beberapa dekade. (Foto: photovide.com)</figcaption></figure>
<p>Biasanya kucing dan air tidak pernah akur, namun hal ini tidak terjadi di Amsterdam. Pada tahun 1966 seorang legenda lokal bernama Henriette van Weelde, mengadopsi beberapa kucing lokal untuk ditempatkan di rumah perahu miliknya.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, kucing-kucing itu beranak pinak dan menjadikan tempat tersebut sebagai destinasi wisata. Di tempat ini para pengunjung bisa berdonasi untuk kelangsungan hidup sang kucing, hingga mengadopsinya. (Diah Ayu Pitaloka)</p>
<p>Artikel <a href="https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/">6 Negara Ini Miliki Destinasi Wisata Bagi Pecinta Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jakpos.id">JAKPOS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jakpos.id/6-negara-ini-miliki-destinasi-wisata-bagi-pecinta-kucing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
