BBM Batal Naik, Pembelian Dibatasi

Pembatasan tidak berlaku bagi kendaraan umum untuk orang dan barang

DEPOKPOS – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah memastikan belum akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Rabu (1/4).

Pemerintah menjamin harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax tidak akan naik pada esok (1/4) hari. Hal itu dilakukan di tengah gempuran kenaikan harga minyak global imbas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Bacaan Lainnya

“Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” kata Pras dalam keterangannya, Selasa (31/3).

Pras menyebut ketersediaan stok BBM nasional RI aman.

“Tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian,” ucap dia.

Informasi harga BBM yang dijual oleh PT Pertamina (Persero) bisa dilihat melalui situs resmi www.pertamina.com.

Pembelian Dibatasi Maksimal 50 Liter

Pemerintah juga telah memberlakukan pembatasan pembelian BBM subsidi, pertalite dan solar, 50 liter per kendaraan per hari mulai Rabu (1/4).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan langkah itu diambil untuk memastikan distribusi BBM lebih adil.

“Untuk memastikan distribusi BBM yang lebih adil dan merata, pembelian BBM subsidi dilakukan melalui penggunaan barcode MyPertamina dengan batas wajar 50 liter per kendaraan per hari,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa (31/3).

Namun, pembatasan itu tidak berlaku bagi kendaraan umum untuk orang dan barang.

“Pengaturan ini mulai berlaku per 1 April 2026,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong agar masyarakat bijak saat membeli BBM. Menurut dia, satu mobil pribadi cukup diisi 50 liter per hari.

“Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter Itu tanki sudah penuh satu hari. Kita akan mendorong ke sana,” kata Bahlil.

Menurut dia, di tengah lonjakan harga minyak dunia, pemerintah membutuhkan kerja sama dengan masyarakat. Salah satunya, warga bisa mendukung dengan mengisi BBM secara bijak

Pos terkait