Kemenangan Hakiki: Terbebas dari Penjajahan dan Aturan yang Salahi Syariat

DEPOKPOS – Kemenangan Idul Fitri yang hakiki adalah hari raya ketika umat Islam terbebas dari penjajahan fisik maupun aturan yang menyalahi syariat.

Hal itu dinyatakan Mubalighah Kota Depok, Ustadzah Uswatun Hasanah dalam acara Liqo Syawal dan Halal Bihalal, Menyempurnakan Taman Takwa, Menjemput Nashrullah, Ahad (12/4/2026) di Depok.

Bacaan Lainnya

Kemenangan hakiki tersebut, menurut Uswatun, mensyaratkan dua kemenangan sekaligus.

Pertama, kemenangan internal yakni menundukkan hawa nafsu salah satunya dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Puasa kita, melatih diri menjadi pribadi bertakwa sebenar-benarnya,” ungkapnya di hadapan 52 peserta.

Kedua, kemenangan eksternal yakni meraih nashrullah (pertolongan Allah). Untuk itu, jelasnya, kaum Muslim harus berjuang mencabut akar kezaliman sistemik dan menolak pada koalisi Barat (Ahzab).

“Keberanian kita bersuara, menasihati penguasa, dan menolak hegemoni asin adalah jalan mengundang nashrullah,” tegasnya.

Karena, jelasnya, siapa saja yang menolong agama-Nya, pasti Allah menolong-Nya.

Sebaliknya, sebut Uswatun, siapa saja yang menzalimi umat Islam dan menentang agama-Nya, Allah pasti menyiksanya dengan azab yang pedih.

“Rezim penjajah dan penyokongnya pada akhirnya akan binasa,” pungkas Uswatun. [Siti Aisyah]

Pos terkait