Pasar Murah BUMDes Karang Tengah Disambut Antusias Warga, Paket Ayam dan Minyak Rp50 Ribu

Pasar Murah BUMDes Karang Tengah Disambut Antusias Warga, Paket Ayam dan Minyak Rp50 Ribu

TANGERANG, jakpos.id – Pemerintah Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, kembali menghadirkan program pro-rakyat melalui kegiatan Gerakan Pasar Murah BUMDes Bina Mandiri. Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah desa dalam membantu kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi desa berbasis usaha mandiri.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor Desa Karang Tengah itu dipimpin langsung oleh Kepala Desa Karang Tengah, H. Koswara, S.IP. Dalam program pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli paket kebutuhan pangan berupa 1 ekor ayam hasil panen peternakan BUMDes Bina Mandiri ditambah 1 liter minyak goreng dengan harga hanya Rp50.000.

Program ini merupakan hasil pengelolaan usaha peternakan yang dijalankan oleh BUMDes Bina Mandiri Desa Karang Tengah. Hasil panen yang diperoleh kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui pasar murah agar manfaat ekonomi desa dapat dirasakan langsung oleh warga.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai kegiatan pasar murah sangat membantu kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah harga kebutuhan pokok yang masih cukup tinggi di pasaran.

Salah seorang warga Desa Karang Tengah mengaku senang dengan adanya program tersebut karena harga yang diberikan jauh lebih terjangkau dibanding harga normal di pasar.

Gerakan Pasar Murah BUMDes Bina Mandiri di Desa Karang Tengah, Warga Dapat Ayam dan Minyak Goreng Rp50 Ribu

“Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Harga Rp50 ribu sudah dapat ayam dan minyak goreng. Program seperti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar salah satu warga.

Selain membantu kebutuhan pangan warga, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan BUMDes Bina Mandiri mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Kepala Desa Karang Tengah, H. Koswara, S.IP mengatakan bahwa keberadaan BUMDes harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, hasil usaha desa tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus kembali dirasakan oleh warga melalui program-program yang membantu kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami ke depan, BUMDes Bina Mandiri bisa terus berkembang dan hasil usahanya semakin besar sehingga manfaatnya juga semakin luas dirasakan masyarakat. Pemerintah desa akan terus menghadirkan program yang berpihak kepada warga dan memperkuat kemandirian ekonomi desa,” ujar H. Koswara, S.IP.

Melalui kegiatan Gerakan Pasar Murah BUMDes Bina Mandiri tersebut, Pemerintah Desa Karang Tengah berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat dapat terus terjaga, sekaligus menjadi contoh pengelolaan BUMDes yang produktif, mandiri, dan bermanfaat bagi kesejahteraan warga.(rosid)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *