DEPOKPOS – Tetaplah tegar walau dunia terus membuatmu rapuh, dan tetaplah utuh walaupun takdir meminta untuk runtuh.
Apa sebenarnya makna hidup? Menurut ahli bernama Naisan, “Makna hidup adalah motivasi, tujuan, dan harapan yang harus dimiliki semua individu yang hidup di dunia ini.”
Pada dasarnya, setiap manusia memiliki peran di dunianya masing-masing. Entah sebagai tokoh utama dalam hidupnya sendiri, atau hanya sebagai tokoh pendukung dalam kisah orang lain.
Namun bagaimana jika seseorang memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya? Jika hidup adalah tentang harapan dan tujuan, maka depresi dapat dimaknai sebagai bentuk kelelahan dalam kesunyian untuk terus bertahan hidup. Bisa jadi karena arah tujuan hidup yang mulai hilang, atau harapan yang terkikis oleh kerasnya takdir.
Dalam menjalani hidup, penting bagi setiap individu untuk memiliki sesuatu yang bisa menjadi jembatan antara kendali dan kebebasan dalam hidup, meskipun itu adalah hal-hal kecil sekalipun.
Kadang, yang kita butuhkan hanyalah waktu sejenak untuk beristirahat, sebelum kembali menghadapi hidup yang penuh dengan teka-teki dari Sang Pemberi Hidup.
Peduli terhadap kondisi mental maupun fisik diri sendiri adalah bentuk nyata dari usaha untuk tetap bertahan di dunia yang seringkali menipu seperti fatamorgana.
Menangkanlah hidup ini, bukan demi dikenal atau disanjung banyak orang, tetapi agar bisa terus bertahan hingga akhir usia yang telah ditakdirkan. Rasa lelah pasti ada, luka pun tak bisa dihindari. Tapi yakinlah, setiap ujian pasti ada akhirnya.
Jadi, tetaplah hidup di dunia yang penuh ujian dan ilusi ini hingga saatnya tiba untuk benar-benar pulang.
Peluk jauh dari diri yang asing.
Putri Hermawan
Mahasiswi Universitas Pamulang
Prodi S1 Akuntansi