Perkembangan teknologi dan informasi saat ini sudah tak terbendungkan lagi, seperti seni desain grafis yang menjadi sebuah kebutuhan dan memiliki peran penting untuk beragam industri digital di Indonesia. Untuk menjadi seorang desainer, sangat dibutuhkan pemahaman, pola pikir, dan tujuan ilmu itu sendiri. Bahkan anda harus mengetahui Hal Penting Desain Grafis agar mampu menciptakan suatu karya seni unik, menarik dan profesional.
Di era modern ini semua bidang dalam kehidupan membutuhkan desain grafis. Manfaat desain grafis dapat kita rasakan secara nyata di kehidupan sehari-hari. Desain grafis sendiri sangat lekat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain gafis memudahkan dalam bertukar informasi, membuat suatu informasi menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Karena itulah desain grafis menjadi salah satu bidang yang diminati oleh generasi muda saat ini. Yang diperlukan adalah kreativitas dan tentu saja ilmu-ilmu dasar untuk menggunakan aplikasi desain grafis.
Desain grafis itu sendiri merupakan sebuah desain yang mengekspresikan design dari seseorang (designer) berdasarkan kretivitas yang bersifat bebas. Jenis abstrak desain tersebut lebih mengedepankan pada aspek logika, imajinasi maupun emosional seseorang. Definisi desain grafis berupa sebuah media proses komunikasi yang menggunakan elemen visual, tulisan, bentuk, maupun gambar untuk menciptakan sebuah persepsi dan mengandung pesan tertentu yang akan disampaikan oleh designer tersebut. Desain grafis itu sendiri aspek gambar masih ditafsirkan sebagai hasil abstaksi simbol-simbol dan tergolong komunikasi visual. Desain grafis sering kali diimplementasikan dalam desain komunikasi dan fine art. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif maupun keterampilan visual seperti tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar serta tata letak.
Perlu kita ketahui hal penting sebelum kita memulai membuat design grafis yaitu Elemen grafis. Elemen grafis sendiri adalah aspek fundamental dari komposisi visual. Mereka terkait dengan makna dan ekspresi budaya, sehingga desainer mahir menafsirkannya untuk digunakan dalam kreasi mereka. Meskipun konten itu penting, elemen desain ini memusatkan pesan akhir dari suatu produk. Apa saja tanda-tanda yang Anda perhatikan ketika Anda berjalan melalui pusat perbelanjaan? Pastinya, mereka yang memiliki warna mencolok atau harmonis, mereka yang menggunakan ruang secara cerdas atau yang menunjukkan dinamisme. Elemen grafis meliputi garis, bidang, warna, gelap & terang, texture.
Bidang atau Shape adalah segala bentuk apapun yang memiliki dimensi tinggi dan lebar, yang berupa bentuk geometris seperti, lingkaran, segitiga, segiempat, dan lain-lain. Warna merupakan salah satu elemen utama dalam desain yang memiliki visual menarik perhatian orang. Bila penggunaannya salah, maka kualitas dan juga citra yang dihasilkan pun ikut salah. Untuk itu anda harus mempelajari perpaduan atau kombinasi warna yang tepat sebelum menggunakannya. Unsur keempat desain grafis yaitu mengatur gelap dan terang. Terdapat dua pembagian dalam kategori ini yaitu Low Contrast Value artinya penggunaan warna cenderung kalem, statis dan sederhana. Kedua yaitu High Contrast Value artinya penggunaan warna kontras yang ekstrim sehingga menghasilkan visual yang energik. Tekstur merupakan nilai halus atau kasarnya sebuah permukaan benda dalam desain grafis. Jika menggunakannya, anda bisa membuat unsur tekstur visual yang lebih berkarakter dan mengatur keseimbangan dalam sebuah desain komunikasi visual.
Hubungan elemen desain grafis memungkinkan kita untuk mengevaluasi posisi dan lokasi semua elemen dan objek yang membentuk gambar, hubungan mereka satu sama lain, dan dampak visual yang mereka miliki pada orang yang mengamati dan menghargai desain.
Selain itu, elemen hubungan mensintesis korespondensi yang ada antara bidang desain dan semua bentuk yang membentuk gambar akhir. Dengan demikian, hanya melalui elemen desain interpretasi dapat dimungkinkan berdasarkan apresiasi individu orang.
Dengan adanya poin-poin diatas bukan berarti menjadi desainer grafis merupakan hal yang gampang. Banyak yang harus diperjuangkan. harus terus berlatih untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dari hari ke hari. Banyak-banyaklah melihat referensi, membaca artikel atau buku tentang perkembangan desain yang mungkin akan sangat membantu kamu untuk meningkatkan hard skill maupun soft skill.
Syafiqoh Allathifah Husna